Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026
  • Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir
  • Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana
  • Plataran Six Series Peace Run 2026: Lari Menjelajahi Keindahan Alam Indonesia
  • Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil
  • Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya
  • Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah
  • Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kasus Santri Wonogiri Tewas Bikin Warga Resah, Minta Ponpes Ditutup
Hukum

Kasus Santri Wonogiri Tewas Bikin Warga Resah, Minta Ponpes Ditutup

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keresahan Warga di Sekitar Ponpes Santri Manjung

Warga yang tinggal di sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri, mengaku khawatir dengan kondisi pengawasan terhadap para santri di ponpes tersebut. Mereka merasa bahwa pengawasan tidak cukup ketat dan berpotensi membahayakan keselamatan santri serta keamanan lingkungan sekitar.

Salah satu warga yang enggan disebut identitasnya mengatakan bahwa ada hal-hal yang mencurigakan terkait kematian salah satu santri di ponpes tersebut. Informasi ini sempat memicu rencana beberapa warga untuk mendatangi ponpes, tetapi rencana tersebut dibatalkan setelah polisi turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Warga sangat resah mengetahui hal itu. Ibu korban adalah warga asli Manjung, saat ini tinggal di Jatiyoso Karanganyar,” ujar warga tersebut, Minggu (21/12/2025).

Penyebab Keresahan Warga

Selain kasus kematian, warga juga sudah lama merasa tidak nyaman dengan pengawasan yang dinilai lemah terhadap santri. Mereka menganggap hal ini bisa merugikan masyarakat sekitar. Santri diberi kebebasan untuk keluar masuk ponpes hingga larut malam, sehingga memicu kekhawatiran tentang tindakan yang tidak terkendali.

Tidak hanya itu, ada laporan dugaan pencurian yang dilakukan oleh santri terhadap warga sekitar. Salah satu contohnya adalah ketika seorang warga kehilangan ikan yang mereka pelihara, dan banyak dari hasil panen tersebut hilang tanpa diketahui penyebabnya.

“Pengawasannya sangat kurang. Contoh lain ada warga yang punya ikan, tapi banyak yang diambil,” ujar warga tersebut.

Harapan Warga Terhadap Ponpes

Peristiwa meninggalnya seorang santri yang dianggap janggal semakin memperkuat rasa khawatir warga. Mereka berpendapat bahwa jika pengawasan dilakukan secara maksimal, insiden seperti ini tidak akan terjadi.

“Warga juga berharap ponpes itu ditutup sementara. Setidaknya sampai proses kasus ini selesai. Kasihan juga santrinya,” tambahnya.

Sebelumnya, penganiayaan terjadi di salah satu kamar pondok pada Sabtu (13/12/2025) menjelang maghrib. Berdasarkan pengakuan para pelaku, tindakan itu dipicu karena korban enggan mandi dan mencuci bajunya sendiri. Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, yaitu dada, kepala, perut, kaki, dan tangan.

Para pelaku mengaku melakukan penganiayaan dengan tangan kosong. Setelah mengalami kekerasan, korban sempat dirawat di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Senin (15/12/2025).

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026

Dampak Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Setelah Viral Pencuri di Restoran, Polri Janjikan Ini

18 Maret 2026

Respons Kapolri Pasca Nabilah Viral, Korban Pencurian Jadi Tersangka

17 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Neymar Tepis Isu Kondisi Fisik Jelang Piala Dunia 2026

18 Maret 2026

Mudik Bareng Daihatsu 2026 Kembali Digelar, Ratusan Peserta Hadir

18 Maret 2026

Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana

18 Maret 2026

Plataran Six Series Peace Run 2026: Lari Menjelajahi Keindahan Alam Indonesia

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?