Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
  • Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Pesantren Pegayon Buka Dapur Relawan di Perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah
Politik

Pesantren Pegayon Buka Dapur Relawan di Perbatasan Aceh Utara-Bener Meriah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Akses Kembali Terbuka Setelah Banjir Bandang

Pondok Pesantren Pegayon, yang sebelumnya terisolasi selama sekitar dua minggu akibat banjir bandang, kini mulai kembali terbuka aksesnya. Lokasi pesantren ini berada di Kampung Buntul Saraine, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, dan berbatasan dengan Aceh Utara.

Banjir bandang tersebut menimbulkan dampak cukup parah pada berbagai infrastruktur pesantren. Beberapa fasilitas yang rusak antara lain:

  • Pipa air pesantren
  • Kabel serta tiang listrik swadaya (bukan jaringan PLN)
  • Mushala Muyang Mersah
  • Kolam ikan
  • Kebun kopi, yang merupakan salah satu sumber ekonomi pesantren

Informasi ini disampaikan oleh pimpinan Pesantren Pegayon, Azzam Pegayon, kepada media lokal.

Kepedulian Pesantren dalam Bencana

Meskipun mengalami kerusakan, Pondok Pesantren Pegayon tetap menunjukkan kepedulian dengan ikut ambil bagian dalam mendirikan dapur relawan untuk membantu masyarakat sekitar. Dapur relawan ini bekerja sama dengan Komunitas Dapur Umum/Dapur Kearifan Lokal-Gerakan Perempuan Aceh, yang berada di bawah koordinasi Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen KemenPPPA).

Kolaborasi ini menjadi bentuk tanggap darurat yang dilakukan oleh pesantren sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Fokus Penanganan Bencana di Wilayah Perbatasan

Sementara itu, Camat Nisam Antara, Jatanizar, saat berkunjung ke Pesantren Pegayon menyampaikan bahwa wilayah perbatasan antara Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, dan Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, menjadi fokus utama dalam penanganan bencana.

Jatanizar juga menyebutkan adanya rekomendasi dari Bupati Aceh Utara untuk memberikan bantuan khusus bagi masyarakat Aceh Utara di kawasan perbatasan yang terdampak banjir bandang. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan, di wilayah yang masih sulit dijangkau akibat dampak bencana.

Upaya Pemulihan dan Kesiapan Masyarakat

Selain bantuan logistik, masyarakat setempat juga sedang berupaya memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir. Proses pemulihan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk komunitas lokal dan lembaga pemerintah.

Masyarakat di daerah perbatasan ini juga semakin sadar akan pentingnya kesiapan menghadapi bencana alam. Banyak warga yang mulai membangun sistem perlindungan diri dan saling membantu dalam situasi darurat.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski ada progres dalam pemulihan, tantangan masih terus menghadang. Infrastruktur yang rusak perlu diperbaiki secara bertahap, dan pendidikan serta penghidupan masyarakat harus kembali stabil.

Harapan besar diucapkan oleh para tokoh dan pemimpin setempat agar bantuan dan dukungan dari pihak luar terus mengalir. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan masyarakat bisa bangkit lebih cepat dan lebih tangguh dari bencana yang terjadi.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026

Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?