Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Jay Idzes Terserang Kutukan
    Olahraga

    Jay Idzes Terserang Kutukan

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 December 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Performa Sassuolo yang Tidak Konsisten di Kandang

    Pertandingan antara Sassuolo melawan Torino di Stadion Mapei menjadi momen penting dalam perjalanan tim asal Italia tersebut. Dalam laga pekan ke-15 Liga Italia 2025-2026 yang digelar pada Minggu (21/12/2025), Jay Idzes, bek Timnas Indonesia yang bermain penuh selama 90 menit, harus menerima kekalahan 0-1 dari Torino. Gol kemenangan Torino dicetak oleh Nikola Vlasic pada menit ke-66 melalui tendangan penalti.

    Hasil ini tentu menjadi langkah mundur bagi Sassuolo setelah sebelumnya sukses menahan AC Milan di San Siro. Pada pertandingan itu, Sassuolo bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol Ismael Kone. Namun, kesuksesan tersebut tidak bisa diulang saat menghadapi Torino.

    Kehilangan Pilar Kunci dan Strategi yang Tidak Optimal

    Sassuolo tampil tanpa skuad lengkap dalam laga ini. Beberapa pemain kunci seperti Andra Pinamonti, Kristian Thorstvedt, dan Domenico Berardi absen. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyatakan bahwa dalam babak pertama, timnya terlalu hati-hati dan tidak sesuai dengan ritme biasanya. Meski demikian, laga tetap berjalan seimbang.

    Pada babak kedua, Sassuolo menciptakan beberapa peluang dan menguasai jalannya pertandingan. Namun, dalam pertandingan yang sangat berimbang, satu momen saja bisa memengaruhi hasil akhir. Grosso menyebut bahwa timnya kurang memiliki kekuatan untuk membalikkan keadaan, terlebih karena keunggulan lawan.

    Kutukan di Stadion Mapei

    Performa Sassuolo di kandang sendiri tampaknya masih belum stabil. Dalam lima laga kandang terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan. Di sisi lain, performa tandang Sassuolo musim ini jauh lebih baik. Dalam delapan laga away, mereka berhasil mengumpulkan 11 poin, termasuk tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

    Jika klasemen Serie A hanya menghitung hasil laga tandang, Sassuolo akan berada di posisi tujuh. Namun, di kandang sendiri, mereka hanya mampu mengumpulkan 10 poin dalam 8 pertandingan. Hal ini menjadikan Sassuolo berada di peringkat 12 dalam klasemen hasil kandang.

    Analisis dan Evaluasi Performa

    Grosso mengatakan bahwa timnya akan menganalisis data ini dengan lebih baik dan berusaha tampil lebih baik. Ia menekankan bahwa timnya bersifat proaktif, tetapi ketika membuka ruang bagi lawan, maka lawan akan lebih mudah menyulitkan mereka. Ia juga menyebut bahwa ada keinginan untuk bermain dan terlibat dalam pertandingan, tetapi sering kali tim melakukan kecerobohan yang membuat performa mereka tidak optimal.

    Kesimpulan

    Meskipun Jay Idzes dan rekan-rekannya telah menunjukkan potensi besar dalam beberapa pertandingan terakhir, konsistensi di kandang masih menjadi tantangan bagi Sassuolo. Performa yang tidak konsisten di Stadion Mapei menjadi salah satu faktor yang menghambat ambisi tim untuk menembus zona empat besar Liga Italia. Dengan evaluasi yang tepat, Sassuolo diharapkan bisa segera bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan-pertandingan mendatang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?