Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40
  • Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032
  • Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!
  • Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat
  • Borneo FC vs Persib Bandung: Thom Haye Tak Hadir, Bojan Hodak Beri Respons Menarik
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
  • Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran
  • Yamaha Fazzio Neo Hybrid 2026 Hadir dalam Warna Ungu, Skutik Hibrid Retro yang Kian Populer
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Lamine Yamal Balas Cemoohan dengan Tiupan Peluit, Mirip Vinicius Junior?
Olahraga

Lamine Yamal Balas Cemoohan dengan Tiupan Peluit, Mirip Vinicius Junior?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Lamine Yamal, pemain muda Barcelona yang mengundang perhatian dunia, melakukan selebrasi unik yang memicu kontroversi di Liga Spanyol.

Remaja berusia 18 tahun keturunan Maroko itu mencetak gol penutup bagi Barcelona dalam pertandingan melawan Villarreal. Tim juara bertahan Liga Spanyol berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0 di Estadio de la Ceramica, Minggu (21/12/2025).

Yamal menyelesaikan serangkaian kesulitan di depan gawang lawan dengan tembakan akurat menggunakan sisi luar kakinya. Ia menerima umpan pendek dari Frenkie de Jong dan berhasil mencetak gol kedua setelah Raphinha menjalani penalti di babak pertama.

Setelah mencetak gol, Yamal berlari ke tepi lapangan dan melakukan selebrasi seolah-olah sedang meniup peluit dengan jarinya di hadapan para penggemar Villarreal. Aksi ini dinilai sebagai respons atas cemoohan yang dilontarkan oleh pendukung tuan rumah.

Yamal menjadi target cemoohan suporter setelah menerima tekel keras dari Ruben Veiga di babak pertama. Veiga menjatuhkan Yamal dari belakang dan langsung menerima kartu merah dari wasit.

Meskipun Yamal hanya menjalani pemeriksaan singkat oleh tim medis, para penggemar Villarreal mungkin menganggap aksinya berlebihan. Akibatnya, ia menjadi korban siulan dan cemoohan setiap kali menyentuh bola.

Selebrasi peluit ala Yamal memicu perdebatan di media lokal maupun jagat medsos. Ada yang menganggap bahwa aksi tersebut merupakan provokasi dan mencari musuh karena meledek suporter Villarreal.

Beberapa pengguna media sosial bahkan memperingatkan Yamal agar berhenti merespons cemoohan lawan dengan meledek mereka kembali. Hal serupa kerap dilakukan oleh Vinicius Junior, winger Real Madrid yang sering melakukan tindakan kontroversial untuk membalas ejekan pendukung lawan.

“Kalau tetap seperti ini, dia hanya akan menjadi seperti Vinicius,” tulis seorang pengguna di kolom komentar artikel di laman OK Diario.

“Sombongnya keterlaluan. Dia tak perlu diprovokasi, tidak seperti Vini yang menerima hinaan dan membuat gestur provokatif,” tambah yang lain.

Beberapa orang juga membandingkan perlakuan berbeda dari fan atau media terhadap gestur provokasi Yamal dengan Vinicius. “Kalau Vinicius yang melakukan itu, Anda harus memanggil tim SWAT,” begitu bunyinya.

Di sisi lain, ada yang melihat selebrasi Yamal sebagai respons atas serbuan verbal yang diterimanya selama pertandingan. Menurut mereka, perayaan ini bukanlah aksi provokatif.

“Pelanggaran itu jelas kartu merah,” kata pelatih Barcelona, Hansi Flick, kepada Mundodeportivo.

“Aksinya (Veiga) sangat kasar kepada Lamine. Setelah itu, jelas bahwa mereka fokus mengincar Lamine.”

“Dia harus mengatasi tekanan itu, dan mencetak gol adalah jawaban yang tepat,” imbuh Flick.

Kemenangan Barcelona pekan ini memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Liga Spanyol pada akhir tahun. Blaugrana mengumpulkan 46 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka di atas Real Madrid.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032

19 Maret 2026

Borneo FC vs Persib Bandung: Thom Haye Tak Hadir, Bojan Hodak Beri Respons Menarik

19 Maret 2026

Hasil Super League: Persebaya Kalah Telak di Segiri, Borneo FC Naik ke Posisi Kedua

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40

19 Maret 2026

Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032

19 Maret 2026

Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!

19 Maret 2026

Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?