Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 5 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Lamine Yamal Balas Cemoohan dengan Tiupan Peluit, Mirip Vinicius Junior?
    Olahraga

    Lamine Yamal Balas Cemoohan dengan Tiupan Peluit, Mirip Vinicius Junior?

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 December 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Lamine Yamal, pemain muda Barcelona yang mengundang perhatian dunia, melakukan selebrasi unik yang memicu kontroversi di Liga Spanyol.

    Remaja berusia 18 tahun keturunan Maroko itu mencetak gol penutup bagi Barcelona dalam pertandingan melawan Villarreal. Tim juara bertahan Liga Spanyol berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-0 di Estadio de la Ceramica, Minggu (21/12/2025).

    Yamal menyelesaikan serangkaian kesulitan di depan gawang lawan dengan tembakan akurat menggunakan sisi luar kakinya. Ia menerima umpan pendek dari Frenkie de Jong dan berhasil mencetak gol kedua setelah Raphinha menjalani penalti di babak pertama.

    Setelah mencetak gol, Yamal berlari ke tepi lapangan dan melakukan selebrasi seolah-olah sedang meniup peluit dengan jarinya di hadapan para penggemar Villarreal. Aksi ini dinilai sebagai respons atas cemoohan yang dilontarkan oleh pendukung tuan rumah.

    Yamal menjadi target cemoohan suporter setelah menerima tekel keras dari Ruben Veiga di babak pertama. Veiga menjatuhkan Yamal dari belakang dan langsung menerima kartu merah dari wasit.

    Meskipun Yamal hanya menjalani pemeriksaan singkat oleh tim medis, para penggemar Villarreal mungkin menganggap aksinya berlebihan. Akibatnya, ia menjadi korban siulan dan cemoohan setiap kali menyentuh bola.

    Selebrasi peluit ala Yamal memicu perdebatan di media lokal maupun jagat medsos. Ada yang menganggap bahwa aksi tersebut merupakan provokasi dan mencari musuh karena meledek suporter Villarreal.

    Beberapa pengguna media sosial bahkan memperingatkan Yamal agar berhenti merespons cemoohan lawan dengan meledek mereka kembali. Hal serupa kerap dilakukan oleh Vinicius Junior, winger Real Madrid yang sering melakukan tindakan kontroversial untuk membalas ejekan pendukung lawan.

    “Kalau tetap seperti ini, dia hanya akan menjadi seperti Vinicius,” tulis seorang pengguna di kolom komentar artikel di laman OK Diario.

    “Sombongnya keterlaluan. Dia tak perlu diprovokasi, tidak seperti Vini yang menerima hinaan dan membuat gestur provokatif,” tambah yang lain.

    Beberapa orang juga membandingkan perlakuan berbeda dari fan atau media terhadap gestur provokasi Yamal dengan Vinicius. “Kalau Vinicius yang melakukan itu, Anda harus memanggil tim SWAT,” begitu bunyinya.

    Di sisi lain, ada yang melihat selebrasi Yamal sebagai respons atas serbuan verbal yang diterimanya selama pertandingan. Menurut mereka, perayaan ini bukanlah aksi provokatif.

    “Pelanggaran itu jelas kartu merah,” kata pelatih Barcelona, Hansi Flick, kepada Mundodeportivo.

    “Aksinya (Veiga) sangat kasar kepada Lamine. Setelah itu, jelas bahwa mereka fokus mengincar Lamine.”

    “Dia harus mengatasi tekanan itu, dan mencetak gol adalah jawaban yang tepat,” imbuh Flick.

    Kemenangan Barcelona pekan ini memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Liga Spanyol pada akhir tahun. Blaugrana mengumpulkan 46 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka di atas Real Madrid.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?