Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 21 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Meta siapkan dua AI baru, dirilis tahun depan
Daerah

Meta siapkan dua AI baru, dirilis tahun depan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengembangan Teknologi Kecerdasan Buatan di Meta

Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, tengah mengembangkan sejumlah model kecerdasan buatan (AI) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam memproses gambar dan video. Proyek ini direncanakan akan dirilis pada paruh pertama tahun 2026. Pengembangan tersebut dilakukan oleh laboratorium khusus yang dikenal sebagai “Superintelligence Lab”, yang dipimpin langsung oleh Alexandr Wang, salah satu pendiri Scale AI.

Dalam pengembangan teknologi AI baru ini, Meta telah menyiapkan dua model utama. Pertama, model gambar dan video dengan nama kode “Mango”, serta model berbasis teks yang disebut secara internal sebagai “Avocado”. Nama-nama ini digunakan dalam proses pengembangan internal, sehingga belum diketahui apakah akan digunakan sebagai nama resmi saat dirilis.

Pengungkapan mengenai pengembangan ini terjadi dalam sesi tanya jawab internal perusahaan, yang juga mencakup peta jalan pengembangan AI terbaru Meta. Chris Cox, Chief Product Officer Meta, menjelaskan rencana strategis perusahaan dalam menghadapi perkembangan teknologi AI yang semakin pesat. Salah satu fokus utama adalah pengembangan model berbasis teks yang mampu melakukan coding dengan lebih baik dibandingkan model sebelumnya.

Selain itu, Meta juga sedang mengeksplorasi pengembangan model baru yang mampu memahami informasi visual, serta melakukan penalaran, perencanaan, dan tindakan tanpa perlu dilatih untuk setiap skenario spesifik. Ini merupakan langkah penting dalam upaya memperkuat posisi Meta di pasar AI yang semakin kompetitif.

Persaingan di Industri Kecerdasan Buatan

Di tengah persaingan ketat dengan perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan Google, Meta mulai merasa tertinggal. Untuk mengimbangi hal ini, divisi AI Meta telah melakukan sejumlah restrukturisasi besar, termasuk perubahan kepemimpinan dan perekrutan peneliti dari perusahaan teknologi lain.

Beberapa peneliti yang sempat bergabung dengan Meta Superintelligence Labs dilaporkan telah meninggalkan perusahaan. Hal ini menunjukkan adanya ketidakstabilan di dalam tim pengembangan AI Meta. Selain itu, Yann LeCun, Kepala Peneliti AI Meta, juga mengumumkan pengunduran dirinya bulan lalu untuk mendirikan perusahaan rintisan sendiri.

Hingga saat ini, Meta masih belum memiliki produk AI unggulan yang benar-benar dominan di pasar. Meskipun asisten Meta AI telah diintegrasikan ke dalam jejaring sosial milik Meta yang memiliki miliaran pengguna, penggunaannya masih terbatas pada fitur pencarian aplikasi. Ini menunjukkan bahwa Meta masih perlu meningkatkan inovasi dan daya saing dalam pengembangan teknologi AI.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

18 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?