Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 17 Mei 2026
Trending
  • 182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi
  • Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik
  • Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi
  • Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka
  • Daftar Nama Pejabat di Indonesia, Mulai Presiden Hingga Jaksa Agung
  • Harga Samsung Galaxy S25 Ultra, Layar Unggul Lebih Baik dari iPhone 16 dan Google Pixel 9, Apakah Layak Dibeli?
  • Cara Menggunakan Strategi Dollar Cost Averaging untuk Investasi
  • Dinas Parekraf Cabut Izin Karaoke B-Fashion dan The Seven Usai Temukan Narkoba
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»648 Hunian Dibangun untuk Korban Banjir dan Longsor Sumut
Nasional

648 Hunian Dibangun untuk Korban Banjir dan Longsor Sumut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Sumatera Utara

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah memulai pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para korban bencana hidrometeorologi. Proyek ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, yang bertujuan untuk memberikan tempat tinggal permanen kepada warga yang terdampak.

Wakil Gubernur Sumut, Surya, mengingatkan seluruh pihak untuk memastikan bahwa pembangunan Huntap selesai tepat waktu. Hal ini penting agar masyarakat dapat segera keluar dari pengungsian dan kembali menjalani kehidupan normal.

Pada tahap awal, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun sebanyak 648 unit Huntap. Unit-unit tersebut akan tersebar di empat daerah yang terdampak bencana, yaitu:

  • 200 unit di Kota Sibolga
  • 118 unit di Kabupaten Tapanuli Tengah
  • 103 unit di Kabupaten Tapanuli Utara
  • 227 unit di Kabupaten Tapanuli Selatan

Pembangunan Huntap dilakukan di beberapa lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, antara lain:

  • Kawasan GOR Sibolga
  • Asrama Haji Pinangsori di Tapteng
  • Desa Sibalanga di Taput
  • Kebun Hapesong PTPN IV di Tapsel

Seluruh Huntap ditargetkan rampung dan siap dihuni pada awal tahun 2026. Wakil Gubernur Surya menyampaikan harapan bahwa proyek ini bisa selesai tepat waktu sehingga warga terdampak dapat langsung tinggal di hunian tetap, bukan lagi di pengungsian.

“Kita berharap Huntap ini tepat waktu sehingga bisa langsung dihuni warga kita yang terdampak bencana, jadi mereka tidak tinggal di pengungsian lagi,” ujarnya saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara groundbreaking Huntap di Asrama Haji Pinangsori, Minggu, 21 Desember 2025.

Surya juga mengajak masyarakat terdampak untuk bersabar serta aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, BNPB, swasta, organisasi masyarakat, dan relawan.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa negara hadir secara penuh dalam pemulihan bencana. Ia menyampaikan bahwa Presiden telah mengerahkan semua kekuatan, koordinasi, dan keuangan untuk membantu rakyat. “Mari kita bekerja cepat, lebih cepat dari biasa,” kata Sirait.

Di sisi lain, Mendagri Tito Karnavian memastikan bahwa seluruh rumah yang terdampak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat, akan mendapatkan bantuan. Bahkan, rumah yang rusak berat atau hilang juga akan dibantu dengan dibangunkannya hunian tetap seperti yang saat ini sedang dikerjakan.

Ia menambahkan bahwa pembangunan Huntap di Sumatra mencapai lebih dari 2.600 unit, yang didukung pendanaan non-APBN/APBD melalui kolaborasi berbagai pihak.






Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

17 Mei 2026

Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

182 Orang Tua Laporkan Kekerasan Anak di Jogja, LPSK Sosialisasi Pengajuan Restitusi

17 Mei 2026

Panduan Surabaya: Tempat Healing, Kuliner, dan Spot Foto Terbaik

17 Mei 2026

Jika Menangis Saat Nonton Film, Jiwa Anda Lebih Indah, Ini 7 Alasan Psikologi

17 Mei 2026

Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

17 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?