Film Anak-Anak Terbaik di Indonesia yang Wajib Ditonton
Setelah sukses dengan film Jumbo (2025) yang berhasil mencapai 10 juta penonton, Ryan Adriandhy kembali menghadirkan karya terbaru bertema anak-anak bernama Na Willa. Film ini menjadi salah satu tontonan utama selama libur Lebaran 2026 lalu. Apakah kamu sudah menonton Na Willa? Berbeda dari film Lebaran lainnya, Na Willa cocok ditonton bersama keluarga karena cerita dan karakter utamanya diperankan oleh seorang anak kecil berusia enam tahun. Selain itu, ada beberapa film Indonesia terbaik dengan pemeran utama anak-anak yang wajib kamu tonton. Berikut rekomendasinya!
1. Petualangan Sherina (2000)
Menjadi awal kebangkitan industri perfilman Indonesia pada era 2000-an, Petualangan Sherina berhasil mencuri perhatian hingga menjadi salah satu film anak-anak paling ikonik hingga saat ini. Film ini dibintangi oleh Sherina Munaf dan Derby Romero.
Petualangan Sherina mengikuti kisah seorang anak SD bernama Sherina, yang memiliki teman sekelas bernama Sadam (Derby Romero). Karakter Sadam sering merendahkan orang-orang, membuat Sherina kesal dan membencinya. Puncaknya, mereka kembali dipertemukan di luar lingkungan sekolah, tetapi malah diculik oleh sekelompok orang saat sedang jalan-jalan di sekitar kebun teh. Kejadian ini membawa mereka ke pengalaman baru.
Selama penculikan tersebut, Sherina dan Sadam semakin dekat dan membangun kerja sama yang lebih baik. Mereka juga mengunjungi beberapa tempat ikonik sambil berusaha membebaskan diri dari para penculik yang jahat.
2. Laskar Pelangi (2008)

Masih dari rumah produksi Miles Films, Laskar Pelangi (2008) adalah film adaptasi dari novel yang berhasil menjadi salah satu film anak-anak terbaik yang mengangkat isu dunia pendidikan di Indonesia.
Laskar Pelangi menceritakan tentang Ikal (Zulfanny), seorang anak asal Belitong yang berusaha meraih mimpi dengan masuk ke sekolah dasar swasta yang hampir hancur. Hampir semua siswa di sekolah tersebut berasal dari keluarga menengah ke bawah. Ikal bersama teman-temannya sangat antusias dalam menimba ilmu. Di sana, mereka diajarkan oleh guru inspiratif bernama Bu Muslimah (Cut Mini) yang selalu mengajarkan arti sebuah mimpi.
Di tengah keterbatasan, mereka harus menunjukkan kualitas sekolah mereka dengan cara berlomba melawan sekolah-sekolah besar. Selain itu, mereka juga berjuang untuk mempertahankan sekolah yang nyaris kehilangan izin operasional dari pemerintah.
3. Garuda di Dadaku (2009)

Berhasil menjadi film bertema sepak bola terbaik di Indonesia, Garuda di Dadaku (2009) dibintangi langsung oleh Emir Mahira yang membawanya menjadi nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di Piala Citra.
Garuda di Dadaku menceritakan tentang Bayu (Emir Mahira), seorang anak kelas enam SD yang bermimpi menjadi pemain sepak bola profesional. Mimpi ini muncul karena ayahnya sempat gagal mencapai cita-cita tersebut. Di tengah mimpi yang tinggi, Bayu mendapatkan larangan keras untuk menjadi pesepak bola oleh sang kakek.
Karena memiliki keinginan kuat, Bayu dibantu oleh sahabat baiknya untuk tetap menjalankan mimpi tersebut. Dimulai dari latihan sembunyi-sembunyi, ikut seleksi timnas usia 13 tahun, hingga berani berterus terang kepada sang kakek.
4. Koki-Koki Cilik (2018)

Beralih ke dunia masak, Koki-Koki Cilik (2018) dibawah arahan Ifa Ifansyah. Film ini dibintangi langsung oleh Farras Fatik, aktor cilik yang masih aktif hingga saat ini.
Koki-Koki Cilik menceritakan tentang Bima (Farras Fatik), seorang anak kecil yang bermimpi ikut cooking camp. Ajang memasak bergengsi yang diikuti oleh orang-orang hebat dan tentunya memiliki uang lebih di dunia memasak. Didukung oleh ibu dan tetangga, Bima berhasil mengikuti ajang tersebut. Di sana, dia bertemu banyak pesaing hebat dan belajar dari chef ternama.
Namun, perjuangan Bima harus menghadapi banyak tantangan. Tanpa disengaja, Bima bertemu dengan seorang koki hebat yang hidup menyendiri di tengah hutan. Dia belajar dari chef tersebut agar bisa meraih gelar juara di ajang cooking camp.
5. Na Willa (2026)

Terbaru adalah Na Willa, film yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo. Na Willa menjadikan Luisa Adreena sebagai pemeran utama, yang juga dipasangkan dengan bintang-bintang cilik lainnya.
Dianggap sebagai film terbaik dari Visinema Pictures, Na Willa menceritakan kehidupan sehari-hari yang sederhana dan penuh kehangatan dari gadis 6 tahun bernama Na Willa. Setiap hari, dia menghabiskan waktu bersama ibu dan teman-teman terbaik di satu gang sempit. Kepolosan Na Willa membuat penonton merasa nostalgia akan masa kecil. Hal ini didukung oleh sinematografi, cerita, dan penataan busana.
Kelima film di atas menunjukkan kepiawaian aktor cilik dalam berakting sebagai pemeran utama. Apakah kamu sudah menonton salah satu film di atas? Atau, kamu sudah menonton semuanya, nih?



