Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Maret 2026
Trending
  • Fakta Final All England 2026: An Se-young Pecahkan Rekor Susi Susanti, Korea Selatan Menanti Gelar Juara Umum
  • Ramalan Zodiak 12 Hari Senin 9 Maret 2026: Aries Jadi Sorotan, Taurus Fokus Ambisi, Leo Hadapi Dinamika
  • Live dini hari WIB, jadwal balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 GP Brasil 2026
  • 5 Alur Utama Drakor Boyfriend on Demand yang Membuat Penasaran
  • Cara kirim barang via Grab, kini jadi mudah!
  • Pemilik Resto Dihentikan sebagai Tersangka Setelah Dimaafkan Pelanggan
  • Kalender Liturgi Katolik: Pesta St Fransiska Romana 9 Maret 2026
  • Prediksi Skor Atalanta vs Bayern Munich, Statistik dan Head-to-Head di Liga Champions UEFA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Penasihat hukum korban desak Polres TTU tetapkan Maidin Kosepa sebagai tersangka KDRT
Hukum

Penasihat hukum korban desak Polres TTU tetapkan Maidin Kosepa sebagai tersangka KDRT

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penetapan Tersangka KDRT di TTU: Desakan Kuasa Hukum Korban

Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kini menjadi sorotan. Yulianus Bria Nahak, SH.,MH, kuasa hukum korban, menuntut Polres TTU segera menetapkan Maidin Kosepa sebagai tersangka atas tindakan kekerasan terhadap istrinya, Stephanie Ayunityas Membo (32).

Maidin Kosepa adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini sedang bertugas di Kecamatan Biboki Moenleu, TTU. Dalam pernyataannya, Yulianus menyampaikan bahwa pihaknya telah mengunjungi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres TTU untuk mempertanyakan progres penanganan kasus KDRT yang dialami kliennya. Kasus tersebut dilaporkan sejak tanggal 5 Desember 2025 lalu.

Yulianus menjelaskan bahwa pihaknya sudah memenuhi permintaan penyidik untuk menambahkan keterangan saksi. Menurutnya, telah ada lebih dari dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka. “Kita mendesak Polres TTU agar segera menetapkan pelaku Maidin Kosepa sebagai tersangka dan ditahan,” ujarnya.

Pengalaman Trauma Korban

Korban, Stephanie Ayunityas Membo, telah berulang kali mengalami aksi kekerasan dari pelaku. Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka fisik seperti lebam di wajah, leher, dan rasa nyeri pada ulu hati. Selain itu, korban juga mengalami trauma psikologis dan sering mengeluh pusing akibat pukulan di kepala dan ulu hati. “Saat ini, klien kami tidak bisa beraktivitas normal,” kata Yulianus.

Selain luka fisik, korban juga mengungkapkan pengalaman traumatis lainnya. Ia mengatakan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh suaminya tidak hanya sekali, tetapi sudah kelima kalinya. “Awalnya saya tidak berniat melapor karena saya pikir suami saya akan berubah. Ternyata tidak dan kali ini lebih parah. Maka saya pilih untuk lapor polisi saja,” ujar korban dengan nada terbata-bata.

Kekesalan Keluarga Terhadap Penanganan Kasus

Pihak keluarga korban juga menyampaikan kekesalan mereka terhadap lambannya penanganan kasus oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) TTU. BDS, kerabat dekat korban, mengungkapkan kekecewaannya karena hingga saat ini, pelaku belum diproses secara hukum. Ia menegaskan bahwa kasus KDRT harus menjadi atensi penegak hukum agar bisa memberikan efek jera kepada pelaku.

“Anak kami ditinju dan ditendang hingga babak belur dan pingsan bahkan sampai opname di rumah sakit, tapi sampai saat ini, pelaku belum juga diproses hukum. Ini kerja polisi seperti apa. Apakah ada oknum PNS yang kebal hukum sehingga sudah bertindak tidak manusiawi tapi dibiarkan begitu saja?” tanya BDS dengan nada kesal.

BDS juga meminta agar pihak Polres TTU bertindak tegas. Ia meminta agar pelaku segera diamankan guna dimintai pertanggung jawaban secara hukum. Selain itu, ia juga meminta Bupati TTU agar segera memanggil MK untuk dimintai keterangannya dan diberi tindakan tegas sesuai kode etik dan disiplin PNS.

Harapan Kuasa Hukum dan Keluarga

Yulianus Bria Nahak, SH.,MH, sebagai kuasa hukum korban, sangat menyesalkan tindakan KDRT yang dilakukan oleh Maidin Kosepa terhadap isterinya sendiri. Apalagi pelaku saat ini masih berstatus sebagai ASN aktif di Lingkup Pemkab TTU unit kerja Kantor Camat Biboki Moenleu. “Sebagai Kuasa Hukum, kita sangat sesalkan tindak pidana KDRT ini. Apalagi peristiwa kekerasan ini sudah berulang kali dan itu dilakukan di hadapan anak-anak,” tandas Yulianus.

Keluarga korban dan kuasa hukum berharap agar pihak kepolisian segera menetapkan pelaku sebagai tersangka dan menahan pelaku. Mereka juga meminta Bupati TTU untuk segera memanggil pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. “Apa yang sudah dilakukan ini tidak mencerminkan dirinya sebagai PNS yang patut diteladani,” pungkasnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pemilik Resto Dihentikan sebagai Tersangka Setelah Dimaafkan Pelanggan

13 Maret 2026

Piche Kota Indonesia Mangkir dari Panggilan Kasus Rudapaksa Siswi SMA, Tiba-Tiba Sakit

13 Maret 2026

Nasib Zendhy Kusuma yang Menolak Pencurian di Resto Bibi Kelinci, Nabilah Buka Bukti Valid

13 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Fakta Final All England 2026: An Se-young Pecahkan Rekor Susi Susanti, Korea Selatan Menanti Gelar Juara Umum

13 Maret 2026

Ramalan Zodiak 12 Hari Senin 9 Maret 2026: Aries Jadi Sorotan, Taurus Fokus Ambisi, Leo Hadapi Dinamika

13 Maret 2026

Live dini hari WIB, jadwal balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 GP Brasil 2026

13 Maret 2026

5 Alur Utama Drakor Boyfriend on Demand yang Membuat Penasaran

13 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?