Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?
  • Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini
  • Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?
  • Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ
  • Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit
  • Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera: Daftar 23 Korban, 2 Tewas Belum Dikenali
  • Jadwal Siaran Langsung Jepang vs Indonesia U17 Piala Asia 2026
  • Pinjaman Online 24 Jam Langsung Cair Tanpa BI Checking: Aman atau Tidak?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Mahasiswa Indonesia di Tunisia Perkenalkan Budaya Nusantara Saat Iftar Internasional
Daerah

Mahasiswa Indonesia di Tunisia Perkenalkan Budaya Nusantara Saat Iftar Internasional

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Mahasiswa Indonesia Tampil sebagai Duta Budaya dalam Acara Iftar Jamii Tuwaliyyin di Tunisia

Sejumlah mahasiswa Indonesia tampil sebagai duta budaya dalam acara Iftar Jamii Tuwaliyyin di Menzah 6, Tunis. Acara ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari lebih 15 negara yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026. Para peserta memperkenalkan identitas budaya masing-masing melalui pakaian tradisional dan pertunjukan seni.

Penampilan Budaya Indonesia yang Mengundang Pujian

Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia membawakan penampilan budaya yang menarik perhatian peserta internasional. Mereka mengenakan batik dan songkok serta membawakan lagu tradisional “Tabola Bale” yang berasal dari wilayah timur Indonesia. Penampilan ini menjadi representasi kekayaan budaya Nusantara yang berhasil menyedot antusiasme para peserta.

Beberapa delegasi asing terlihat antusias menikmati pertunjukan tersebut. Bahkan sebagian dari mereka ikut bertepuk tangan mengikuti irama musik yang dibawakan oleh delegasi Indonesia. Pembawa acara juga menyebut nama Indonesia sebagai salah satu delegasi yang memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.

Interaksi Lintas Budaya

Acara Iftar Jamii Tuwaliyyin tidak hanya menjadi ajang buka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar mahasiswa internasional. Setelah berbuka, peserta saling berbincang dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan akademik maupun sosial selama menempuh pendidikan di Tunisia. Interaksi ini menjadi ruang dialog lintas budaya yang mempertemukan berbagai perspektif dari mahasiswa dengan latar belakang negara yang berbeda.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang disertai jamuan kopi dan teh di dalam ruangan. Berbagai penampilan seni dari delegasi internasional juga turut memeriahkan acara tersebut. Pertunjukan yang ditampilkan beragam, mulai dari balet, musik, hingga penampilan vokal yang mencerminkan kekayaan budaya masing-masing negara.

Representasi Indonesia dalam Forum Internasional

Delegasi Indonesia terdiri dari enam mahasiswa yang aktif dalam kegiatan PPI Tunisia, yakni tiga mahasiswa putra dan tiga mahasiswa putri. Mereka adalah Muhammad Dakhlan Gazali, Anggun Dahlia Alia Murohimah, Sultan Maulana Malik Ibrahim, Mohammad Galih Kurniawan, Keysya Atsila Aqib, dan Radina Hasna Maritza. Kehadiran mereka menjadi representasi Indonesia dalam forum mahasiswa internasional yang mempertemukan beragam latar belakang budaya, bahasa, dan kebangsaan.

Muhammad Dakhlan Gazali, mahasiswa Universitas Ez-Zitouna Tunisia sekaligus anggota PPI Tunisia, menyampaikan kebanggaannya dapat mewakili Indonesia dalam forum internasional tersebut. Ia mengatakan bahwa dalam forum seperti ini, perbedaan warna kulit, ras, maupun bahasa bukanlah penghalang untuk berkomunikasi. Justru perbedaan tersebut memperkuat persahabatan di antara peserta.

Tanggapan Positif dari Peserta Internasional

Salah satu peserta internasional asal Tunisia, Khadijah, mengaku terkesan dengan penampilan budaya Indonesia dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap budaya Indonesia yang dikenal ramah, memiliki adab yang baik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak. Penampilan mereka hari ini benar-benar menarik perhatian para peserta.

Kehadiran mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPI Tunisia dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk diplomasi budaya mahasiswa yang memperkenalkan identitas bangsa di tingkat internasional. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa Indonesia di luar negeri diharapkan dapat terus berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan nilai-nilai keberagaman, keramahan, serta kekayaan tradisi Indonesia kepada masyarakat dunia.

Partisipasi enam mahasiswa Indonesia dalam forum tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu tampil percaya diri sekaligus membawa nama baik bangsa di kancah internasional.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Parfum asal Singapura tawarkan konsentrasi 50 persen untuk menjawab iklim tropis di Indonesia

8 Mei 2026

8 Kecelakaan Kereta Api Paling Mengerikan di Indonesia

8 Mei 2026

Rayakan momen spesial dengan solusi rumah terlengkap dan cepat

8 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mengapa Pembalap MotoGP Turunkan Kaki Sebelum Tikungan?

16 Mei 2026

Gempa Hebat Mengguncang Kota Bitung, Sulawesi Utara Pukul Siang Ini

16 Mei 2026

Pendidikan Perawat: Membentuk Praktisi, Akademisi, atau Peradaban?

16 Mei 2026

Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?