Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Trump Ancam Bombardir Iran, Delegasi Diangkut Saat Pembicaraan, Iran Pilih Mundur
    Nasional

    Trump Ancam Bombardir Iran, Delegasi Diangkut Saat Pembicaraan, Iran Pilih Mundur

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 June 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perundingan Iran dan AS di Swiss Memanas Akibat Ancaman Trump

    Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Swiss mengalami ketegangan yang signifikan setelah delegasi Iran meninggalkan ruang negosiasi akibat ancaman-ancaman yang dilontarkan oleh Presiden Donald Trump melalui media sosial. Meski terdapat kemajuan dalam pembahasan pencabutan sanksi dan pencairan aset Iran, situasi memburuk karena perbedaan pendapat mengenai Selat Hormuz dan konflik di Lebanon.

    Kondisi Perundingan yang Tidak Stabil

    Delegasi Iran meninggalkan lokasi perundingan setelah menerima serangkaian ancaman dari Presiden Trump. Dalam beberapa pesan media sosial, Trump mengancam akan membom Iran atau bahkan menculik tim negosiator jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali. Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan para perunding Iran, yang merasa keselamatan mereka terancam.

    Qatar dan Pakistan, sebagai mediator, berusaha menjaga jalannya negosiasi secara diam-diam. Media pemerintah Iran menyebutkan bahwa pembicaraan memasuki fase sulit setelah muncul pesan-pesan bernada menghina dari presiden AS. Delegasi Iran juga bertemu dengan mediator Qatar sebelum meninggalkan lokasi negosiasi.

    Aspek Kunci yang Dibahas

    Perundingan membahas beberapa aspek penting, termasuk klarifikasi niat Iran terkait Selat Hormuz, mekanisme untuk memastikan jalur tersebut tetap terbuka, serta upaya memastikan gencatan senjata di Lebanon selatan. Selain itu, isu nuklir juga menjadi fokus utama dalam diskusi.

    Sebelum meninggalkan pertemuan tatap muka di Bürgenstock, Iran mencapai kesepakatan awal mengenai cara AS memberikan dispensasi yang mencabut sanksi terhadap ekspor minyak Iran. Para pejabat Iran mengklaim bahwa dispensasi tersebut akan segera dikeluarkan. Mereka juga menyatakan telah mencapai kemajuan dalam upaya pencairan aset Iran yang tersimpan di rekening bank luar negeri.

    Peran Trump dalam Memicu Ketegangan

    Ancaman-ancaman Trump di media sosial dan wawancara televisi turut memperburuk situasi di lokasi perundingan. Tim perunding Iran merasa marah karena ancaman tersebut dinilai tidak dapat diterima dan membahayakan keselamatan pribadi mereka. Mereka juga menunjukkan bahwa memorandum yang ditandatangani Trump pekan lalu mencakup pakta nonagresi.

    Kontras dengan nada Trump, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa dirinya diminta presiden untuk menggunakan pembicaraan tersebut sebagai awal lembaran baru hubungan dengan Iran. Namun, kebijakan Trump justru membuat delegasi Iran merasa terpaksa meninggalkan ruangan sebagai bentuk protes, sebagian karena tekanan politik domestik agar mereka menunjukkan sikap tidak percaya terhadap tim perunding Trump.

    Ancaman Trump Terhadap Selat Hormuz

    Trump juga mengancam akan mengambil alih Selat Hormuz jika diperlukan dan menuntut agar Iran membuka kembali jalur tersebut. Ia juga mengatakan bahwa jika Iran tidak membuat kesepakatan, AS akan memungut biaya tol. Ancaman ini memicu protes resmi dari Iran kepada para mediator dan tuntutan agar apa yang mereka sebut sebagai “intimidasi” oleh presiden AS dapat dikendalikan.

    Dalam percakapan telepon dengan Fox News, Trump mengatakan bahwa ia siap melakukan tindakan keras terhadap Iran jika diperlukan. Ia juga tampak mengancam akan menculik para negosiator Iran dengan mengatakan, “Jika kalian menutupnya, kalian tidak akan memiliki negara. Kalian bahkan tidak akan bisa kembali ke negara kalian.”

    Hasil Perundingan yang Menggembirakan

    Meskipun proses perundingan diawali dengan ketegangan, mediator Qatar dan Pakistan mengumumkan bahwa pembicaraan telah menghasilkan kemajuan yang menggembirakan. Mereka menetapkan peta jalan menuju kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Pernyataan ini menjadi indikasi terkuat bahwa para negosiator mampu mencapai kemajuan meskipun proses perundingan diawali dengan ketegangan.

    Menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Teheran telah memperoleh manfaat ekonomi yang signifikan melalui proses diplomatik dengan AS. Ia menyoroti berbagai langkah keringanan sanksi dan rencana investasi yang muncul setelah pembicaraan di Swiss. Ekspor minyak dan petrokimia Iran telah memperoleh pengecualian sanksi, blokade terhadap Iran telah dicabut, sejumlah aset yang sebelumnya dibekukan telah dilepaskan, serta rencana rekonstruksi dan pembangunan berskala besar telah diluncurkan untuk negara tersebut.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?