Tren Kuliner Tahun 2026: Apa yang Akan Menghiasi Dunia Makanan dan Minuman?
Tahun baru telah berganti, dari 2025 ke 2026. Pada tahun lalu, tren kuliner didominasi oleh makanan sehat dan ayam geprek, sedangkan minuman dipenuhi oleh kopi dan matcha. Kini, kita mulai memperkirakan apa yang akan menjadi trend di tahun 2026, terutama bagi mereka yang ingin berbisnis di bidang food & beverages.
Makanan Sehat Tetap Menjadi Favorit
Makanan sehat (healthy food) masih tetap menjadi pilihan utama konsumen. Hal ini disebabkan oleh kesadaran generasi saat ini yang lebih tinggi terhadap kesehatan. Makanan rendah kalori, rendah gula, dan rendah garam semakin diminati. Penggunaan nasi putih tetap ada, tetapi sering dikombinasikan dengan nasi merah atau nasi coklat, kentang, ubi kayu atau ubi jalar, waluh, sukun, dan jagung. Kombinasi ini tidak hanya memberikan rasa yang berbeda, tetapi juga manfaat kesehatan yang lebih baik.
Minuman yang Terus Berubah
Di sisi minuman, jamu masih bertahan sebagai pilihan favorit. Namun, muncul variasi baru seperti sparkling rosella tea dan teh dari bunga telang. Kopi dan teh tetap menjadi minuman favorit, terutama dengan topping boba yang membuatnya lebih menarik. Selain itu, penggunaan bahan-bahan alami dan herbal mulai diminati, terutama untuk konsumen yang mencari alternatif minuman yang lebih sehat.
Catering Healthy Food dan Rice Bowl
Bagi para pekerja kantoran, catering healthy food dan rice bowl tetap diminati. Ini adalah solusi praktis bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan tanpa harus repot memasak sendiri. Konsep ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, terutama jika dilengkapi dengan pilihan menu yang beragam dan menarik.
Fusion Kuliner yang Semakin Populer
Tren fusion kuliner antara masakan mancanegara dan nusantara mulai menggeliat. Contohnya, sate dengan saus Korea atau burger dengan daging rendang. Taco asal Tex-Mex juga mulai mendapat sentuhan nusantara dengan isian ayam balado, tempe, atau rica-rica. Kombinasi ini memberikan pengalaman rasa yang unik dan menarik bagi para pecinta kuliner.
Visual yang Menggoda Sensorik
Di kalangan kafe dan restoran, pengembangan makanan dengan tatanan visual yang menggoda sensorik pelanggan mulai digeluti. Penyajian makanan yang estetis dan menarik tidak hanya meningkatkan pengalaman makan, tetapi juga mempermudah promosi melalui media sosial.
Dessert yang Masih Mendominasi
Dessert masih dikuasai oleh dessert asal Jepang dan Korea. Contohnya, mochi yang memiliki isi yang lebih bervariasi, serta bingsu yang mirip dengan es aerut ala Korea. Varian ini menarik karena rasanya yang lezat dan penampilannya yang menarik.
Pentingnya Kreativitas dan Inovasi
Bagi mereka yang bermain di bisnis kuliner, kreativitas dan inovasi sangat penting. Tidak hanya di sisi makanan dan minuman, tetapi juga dalam promosi melalui media sosial. Dengan strategi pemasaran yang tepat, bisnis bisa lebih mudah menjangkau target pasar.
Pilihan yang Fleksibel untuk Pelanggan
Memberikan pilihan yang fleksibel kepada pelanggan juga menjadi hal penting. Misalnya, opsi dine-in (makan di tempat), grab & go (pesan dan bawa pulang), maupun delivery (pesan antar). Pilihan ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membantu bisnis tetap kompetitif.
Dengan tren-tren ini, bisnis kuliner di tahun 2026 akan semakin dinamis dan menantang. Kesiapan untuk beradaptasi dan inovasi akan menjadi kunci keberhasilan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis kuliner.



