Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Februari 2026
Trending
  • Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid
  • 5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital
  • Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya
  • Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper
  • Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai Juni? Jadwal Lengkap dan Tanggal Per Tahapan
  • Dendam Real Madrid Terbukti, PSG Mengubah Nasib di Babak Play-Off Liga Champions
  • 5 Kafe Alam Terdekat di Malang yang Membuat Betah dan Lupa Pulang
  • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (16/2), Cek Sekarang!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper
Hukum

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota

Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba. Penetapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap dugaan keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut informasi yang diungkap oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, AKBP Didik diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba sejak Agustus 2025, saat masih menjabat sebagai Kapolres Bima Kota. Narkoba tersebut disebutkan dikonsumsi sendiri oleh AKBP Didik.

Penyelidikan dan Pemeriksaan

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, pihak kepolisian menemukan bahwa narkoba yang ditemukan di tangan AKBP Didik berasal dari AKP Malaungi, eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota. Sementara itu, AKP Malaungi mendapatkan barang haram tersebut dari bandar berinisial E, yang kini masih dalam pengejaran polisi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini, barang bukti yang ada di AKBP Didik Putra Kuncoro diperoleh dari tersangka AKP Malaungi, ini dari salah satu tokoh jaringan dengan inisial E,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri.

Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman agar kasus tersebut bisa terungkap secara menyeluruh. “Itu jadi bahan untuk didalami dalam proses pemeriksaan dan pengungkapan tadi, jaringan, oleh kawan-kawan dari Direktorat 4 (Narkoba) Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB,” tambahnya.

Barang Bukti yang Ditemukan

Sebelumnya, AKBP Didik ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkoba setelah ditemukan sebuah koper berisi narkoba di kediaman Aipda Dianita di Tangerang, Banten. Barang bukti yang ditemukan antara lain:

  • Sabu seberat 16,3 gram
  • Ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gram)
  • Aprazolam 19 butir
  • Happy Five 2 butir
  • Ketamin 5 gram

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa narkoba yang ditemukan di tangan AKBP Didik berasal dari bandar bernama inisial E. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini, barang bukti yang ada di AKBP Didik Putra Kuncoro diperoleh dari tersangka AKP ML, ini dari salah satu tokoh jaringan dengan inisial E,” kata Isir.

Adapun AKP ML atau Maulangi adalah eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota yang saat ini juga terlibat dalam kasus yang sama.

Hasil Pemeriksaan Urine

Kasubdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Zulkarnain Harahap menjelaskan bahwa AKBP Didik menyimpan narkoba untuk dikonsumsi sendiri. “Untuk dipakai. Iya, itulah yang diambil, didapat dari Kasat,” jelas Zulkarnain.

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa AKBP Didik bersama istrinya, MR, dan eks anak buah Didik, DN, negatif narkoba. Namun, Propam sudah melakukan uji rambut, yang menunjukkan hasil positif. Sedangkan yang dua lagi, malam lagi keluar.

Sidang Kode Etik dan Komitmen Polri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengungkapkan bahwa sidang kode etik terhadap AKBP Didik dijadwalkan berlangsung pada Kamis (19/2/2026) di Biro Wabprof Divisi Propam Polri.

“Kami tambahkan, untuk AKBP Didik Putra Kuncoro saat ini akan menjalankan proses kode etik, dijadwalkan di hari Kamis (19 Februari) akan melaksanakan sidang kode etik,” kata Isir.

Isir menegaskan bahwa Polri sebagai institusi penegak hukum berkomitmen memberantas seluruh bentuk tindak pidana, termasuk narkotika yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa. Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, baik oleh masyarakat umum maupun oknum internal Polri.

Ancaman Hukuman

AKBP Didik kini terancam pidana seumur hidup usai terjerat kasus narkoba. “Ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun, dan atau pidana denda paling banyak kategori 6 senilai maksimal Rp 2 miliar rupiah,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Selain itu, ia juga terancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak kategori 4 sebesar Rp 200 juta. Dalam perkara ini, AKBP Didik disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Konfirmasi Kecelakaan Maut di Desa Saenam Tewaskan Pelajar

17 Februari 2026

5 Alasan Kang Shin Jin Layak Dihukum Mati di Akhir The Judge Returns

17 Februari 2026

Tim gabungan Polri ungkap skandal narkoba mantan Kapolres Bima Kota

17 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Toyota tetap unggul dalam penjualan mobil hybrid

17 Februari 2026

5 Cara Lark Meningkatkan Produktivitas di Era Digital

17 Februari 2026

Mengapa Pelanggan Lebih Suka Checkout Pukul 00.00? Ini Jawabannya

17 Februari 2026

Terlibat Sejak Agustus 2025, Mantan Kapolres Bima Konsumsi Narkoba dari Koper

17 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?