Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ
  • Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit
  • Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera: Daftar 23 Korban, 2 Tewas Belum Dikenali
  • Jadwal Siaran Langsung Jepang vs Indonesia U17 Piala Asia 2026
  • Pinjaman Online 24 Jam Langsung Cair Tanpa BI Checking: Aman atau Tidak?
  • Gempa Bumi Mengguncang Sulawesi Tenggara Pagi Ini
  • JPU Soroti Argumen Rocky Gerung di Sidang Chromebook
  • 5 Kritik Sosial Tersembunyi dalam My Royal Nemesis
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Teknologi Senjata Iran: Drone hingga Rudal Menghadapi Serangan AS-Israel
Ekonomi

Teknologi Senjata Iran: Drone hingga Rudal Menghadapi Serangan AS-Israel

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Serangan Balasan Iran ke Negara-Negara Timur Tengah

Operasi militer gabungan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu gelombang serangan balasan dari Teheran ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah. Serangan tersebut semakin agresif setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, gugur dalam operasi pasukan gabungan AS dan Israel pada hari Sabtu (28/2) lalu.

Militer Iran kini menargetkan sejumlah fasilitas militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah dan negara-negara Teluk. Selain itu, Iran juga melancarkan serangan udara ke Kantor Kedutaan Besar AS di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, pada Selasa (3/3) dini hari waktu setempat. Serangan itu memicu kebakaran di area kompleks diplomatik. Langkah Iran mendorong negara-negara Teluk Arab mengecam tindakan Teheran, seperti Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania.

Penggunaan Drone Shahed dalam Serangan

Data dari Kementerian Pertahanan UEA, Qatar, dan Bahrain menunjukkan sebagian besar proyektil yang diarahkan ke wilayah mereka dalam beberapa hari terakhir berupa drone. Sebaliknya, jumlah serangan dan intersepsi rudal balistik dilaporkan menurun tajam.

Di UEA, jumlah drone yang ditembakkan sejak awal konflik telah melampaui seribu unit hingga Kamis (5/3). Sementara itu, peluncuran rudal balistik Iran menurun setelah AS dan Israel menargetkan fasilitas peluncur yang dibutuhkan untuk mengoperasikan rudal tersebut.

Drone Shahed: Senjata Unggulan Iran

Salah satu drone yang paling dikenal adalah seri Shahed, terutama Shahed-131 dan Shahed-136. Drone ini merupakan jenis kamikaze atau drone bunuh diri yang dirancang untuk terbang menuju target dan meledakkan diri saat mencapai sasaran. Drone Shahed mampu membawa bahan peledak sekitar 50 kilogram (kg) dengan jarak tempuh yang dapat mencapai sekitar 2 ribu kilometer (km). Biaya produksi satu drone Shahed diperkirakan berkisar US$ 30 ribu sampai dengan US$ 35 ribu per unit. Nominal ini disebut jauh lebih rendah dibandingkan biaya rudal balistik atau rudal pencegat yang biasanya digunakan untuk menghadang laju Shahed.

Menurut Profesor Nicole Grajewski dari Sciences Po, Paris, drone Shahed relatif mudah diproduksi. Banyak komponen drone tersebut tersedia secara komersial sehingga fasilitas produksinya lebih mudah disembunyikan. Produksi drone meninggalkan jejak yang jauh lebih sedikit dibandingkan program rudal. Kondisi ini membuat para analis lebih sulit memperkirakan kapasitas produksi maupun jumlah persediaan drone Iran.

Ekspor Drone oleh Iran

USIP melaporkan bahwa Iran telah mengekspor drone atau teknologi drone ke setidaknya lima negara di empat benua serta kepada tujuh milisi proksi di Timur Tengah pada 2023. Ekspor terbesar Teheran adalah drone bunuh diri Shahed-136 dan drone serang Mohajer-6. Iran mulai memasok kedua jenis drone tersebut kepada Rusia sejak Agustus 2022 untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina.

Drone Shahed memiliki sejumlah varian dengan tingkat teknologi yang berbeda. Pemeriksaan terhadap drone yang jatuh di Ukraina menemukan beberapa unit dibuat dari bahan sederhana seperti kayu lapis dan styrofoam. Adapun jenis lainnya menggunakan komponen yang jauh lebih canggih. Salah satu drone Geran-2 yang ditemukan di wilayah Sumy, Ukraina, dilaporkan memiliki modul komputasi buatan Barat yang memungkinkan kemampuan computer vision atau pengolahan visual tingkat lanjut.

Versi yang lebih baru juga menunjukkan peningkatan teknologi. Varian Shahed-136 MS dilaporkan menggunakan sistem navigasi satelit tahan gangguan delapan saluran buatan Iran yang dikenal sebagai Nasir. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan ketahanan drone terhadap gangguan sinyal.

Rudal Sejjil: Senjata Rudal Balistik Iran

Selain drone, Iran juga memiliki rudal Sejjil yang merupakan rudal balistik jarak menengah buatan Iran yang memiliki jangkauan hingga 2 ribu km. Jangkauan ini melebihi rudal Emad (1.700 km) dan Shahab-3 (1.300 km). Rudal ini pertama kali diuji coba pada 2008 dan dikenal sebagai rudal terbesar dan tercepat dalam arsenal Iran.

Center for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat rudal Sejjil memiliki panjang sekitar 18 meter dan diameter 1,25 meter. Saat diluncurkan, bobot totalnya mencapai 23.600 kg. Sejjil juga mampu membawa hulu ledak hingga 700 kg bahan peledak berdaya tinggi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pinjaman Online 24 Jam Langsung Cair Tanpa BI Checking: Aman atau Tidak?

16 Mei 2026

5 Miliarder Muda dengan Kekayaan Luar Biasa Tahun 2026

15 Mei 2026

PMI Manufaktur Kembali Kontraksi, Ini Saham Paling Terkena Dampak

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Respons Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Polisi: Patuhi Aturan RJ

16 Mei 2026

Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit

16 Mei 2026

Kronologi Kecelakaan Bus Halmahera: Daftar 23 Korban, 2 Tewas Belum Dikenali

16 Mei 2026

Jadwal Siaran Langsung Jepang vs Indonesia U17 Piala Asia 2026

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?