Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 1 Oktober 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Tarif Impor Bangladesh Turun Jadi 19 Persen
Ekonomi

Tarif Impor Bangladesh Turun Jadi 19 Persen

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kesepakatan Perdagangan Bilateral antara Bangladesh dan Amerika Serikat

Pemerintah sementara Bangladesh dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani kesepakatan perdagangan bilateral di Washington DC, pada Senin (9/2/2026). Melalui perjanjian ini, kedua negara menyepakati pengurangan tarif impor menjadi 19 persen serta pemberian pengecualian tarif penuh bagi produk tekstil tertentu. Langkah strategis tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing eksportir pakaian jadi di pasar global. Selain itu, kesepakatan ini mencakup komitmen pengadaan barang industri dan pertanian untuk mempererat hubungan ekonomi jangka panjang antara kedua negara.

Bangladesh dan AS sepakati tarif 0 persen untuk garmen

Kesepakatan perdagangan yang ditandatangani di Washington pada Senin malam memperkenalkan mekanisme khusus, yang memungkinkan produk pakaian jadi tertentu dari Bangladesh masuk ke pasar AS tanpa bea masuk. Fasilitas ini ditujukan bagi produk garmen yang menggunakan bahan baku asal AS, seperti kapas dan serat buatan, dalam proses produksinya. Melalui langkah ini, pemerintah AS berkomitmen membangun prosedur teknis guna memastikan penerapan tarif timbal balik 0 persen, sekaligus mengintegrasikan rantai pasokan antara petani kapas AS dengan industri manufaktur tekstil Bangladesh.

Penasihat utama pemerintahan transisi Bangladesh, Muhammad Yunus menjelaskan, kesepakatan ini merupakan hasil negosiasi intensif untuk memberikan perlindungan bagi sektor ekspor utama negara. “Washington telah berkomitmen untuk menetapkan mekanisme bagi barang-barang tekstil dan pakaian tertentu dari Bangladesh yang menggunakan kapas dan serat buatan produksi AS untuk menerima tarif timbal balik nol di pasar AS,” katanya.

Sekretaris Perdagangan Bangladesh, Mahbubur Rahman menambahkan, industri pakaian jadi yang menggunakan input langsung dari produsen AS akan menjadi penerima manfaat utama dari ketentuan ini. Implementasi kebijakan tarif 0 persen tersebut diharapkan dapat mendorong pengusaha garmen di Bangladesh meningkatkan volume impor bahan baku dari AS, sehingga menciptakan ketergantungan ekonomi yang saling menguntungkan. Untuk menjaga kepatuhan standar, proses verifikasi terhadap asal bahan baku akan dilakukan secara ketat dengan mengedepankan transparansi rantai pasokan. Secara teknis, pengurangan tarif umum dari 20 persen menjadi 19 persen juga memberikan kepastian hukum serta keunggulan biaya yang signifikan bagi eksportir Bangladesh dalam skala produksi massal di pasar global.

Pengurangan tarif impor AS perkuat industri pakaian jadi Bangladesh

Industri pakaian jadi sebagai tulang punggung ekonomi Bangladesh kini mendapatkan kepastian baru melalui pengurangan tarif impor menjadi 19 persen. Sektor yang menyumbang lebih dari 80 persen pendapatan ekspor negara ini diharapkan mampu menjaga stabilitas operasional serta pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, kebijakan ini berperan krusial dalam melindungi mata pencaharian sekitar empat juta pekerja, yang mayoritas merupakan perempuan dari wilayah pedesaan, sekaligus mendukung kontribusi industri yang mencapai 10 persen dari PDB nasional.

Negosiator utama Bangladesh, Khalilur Rahman menyatakan optimisme kebijakan ini akan meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan global yang semakin ketat. Ia menekankan manfaat dari pengurangan tarif tersebut akan memberikan dorongan energi baru bagi industri garmen nasional. “Pengurangan tarif timbal balik akan memberikan keuntungan lebih lanjut bagi eksportir kami, sementara tarif nol pada ekspor tekstil dan pakaian tertentu dari Bangladesh menggunakan input AS akan memberikan dorongan signifikan bagi sektor garmen kami,” kata Rahman.

Melalui penetapan tarif 19 persen tersebut, Bangladesh kini berada dalam posisi kompetitif untuk bersaing secara langsung dengan negara pengekspor lain seperti Pakistan, Kamboja, dan Indonesia. Meskipun India memiliki tarif sedikit lebih rendah sebesar 18 persen, efisiensi biaya produksi di Bangladesh diyakini tetap unggul dalam mempertahankan statusnya sebagai pengekspor pakaian jadi terbesar ketiga ke pasar AS.

Bangladesh buka akses pasar produk AS melalui perjanjian perdagangan baru

Perjanjian ini mencakup komitmen timbal balik, di mana Bangladesh sepakat memberikan akses pasar preferensial bagi berbagai produk industri dan pertanian dari AS. Komoditas yang mendapatkan akses tersebut meliputi bahan kimia, peralatan medis, mesin, suku cadang otomotif, serta produk pangan seperti kedelai, susu, daging sapi, dan gandum. Selain itu, Bangladesh berkomitmen untuk menghapus hambatan non-tarif dengan mengakui standar keselamatan kendaraan AS dan sertifikasi FDA untuk obat-obatan, serta memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual dan standar tenaga kerja internasional.

Penasihat Perdagangan Bangladesh, Sheikh Bashir Uddin menyatakan, penandatanganan kesepakatan ini merupakan pencapaian bersejarah bagi diplomasi ekonomi kedua negara. Ia meyakini akses pasar yang lebih luas akan menguntungkan pengusaha di kedua belah pihak secara adil. Sebagai langkah strategis untuk meredakan tekanan tarif, Bangladesh berkomitmen membeli 25 pesawat Boeing dan menjalin kerja sama energi jangka panjang melalui pembelian LNG senilai miliaran dolar. Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR), Jamieson Greer mengapresiasi upaya tersebut karena dinilai menyelaraskan kebijakan perdagangan Bangladesh dengan visi global AS dalam mendorong perdagangan yang adil.

Bagi AS, kesepakatan ini membuka peluang ekspansi bagi produk gandum, kedelai, gas alam, serta sektor teknologi dan kesehatan di pasar Asia Selatan yang sedang berkembang pesat. Selain penguatan hubungan bilateral, pemerintah Bangladesh juga sepakat untuk mendukung usulan reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang diajukan oleh AS.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?