Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Tarif Cukai Stagnan Dorong Kinerja Emiten Rokok 2026, Ini Pemilihan Sahamnya
    Ekonomi

    Tarif Cukai Stagnan Dorong Kinerja Emiten Rokok 2026, Ini Pemilihan Sahamnya

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Prospek Sektor Tembakau Tahun 2026 Dinilai Menjanjikan

    Pada tahun 2026, prospek kinerja sektor tembakau di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan fase pemulihan laba bersih yang diharapkan dapat tumbuh secara lebih baik.

    Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menjelaskan bahwa dari sisi keuangan, stagnasi tarif cukai memberikan peluang bagi perusahaan besar seperti PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) untuk mengalami lonjakan laba bersih sekitar 41%. Sementara itu, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berpotensi mengalami pemulihan laba yang lebih signifikan.

    Pergerakan harga saham sektor ini juga diperkirakan tetap konstruktif. Hal ini didukung oleh stimulus fiskal yang pro konsumsi dan perbaikan daya beli masyarakat. Menurut Abida, tahun 2026 menjadi titik balik strategis bagi industri hasil tembakau untuk keluar dari tren kontraksi jangka panjang.

    Dampak Positif dari Penambahan Lapisan Tarif Cukai

    Selain itu, penambahan lapisan tarif cukai baru diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi operasional dan marjin laba emiten rokok. Dengan adanya wadah legal bagi produk yang sebelumnya ilegal, persaingan harga predatoris di pasar akan berkurang. Hal ini memberikan ruang lebih besar bagi emiten resmi untuk menyesuaikan harga jual rata-rata (ASP) tanpa tergerus oleh kenaikan beban cukai yang masif.

    Stabilitas tarif cukai yang menyertai kebijakan ini di tahun 2026 memungkinkan emiten untuk mengoptimalkan profitabilitas dan memperbaiki arus kas emiten. Peningkatan ini pada akhirnya akan memperkuat struktur keuangan perusahaan di tengah upaya pemulihan volume penjualan secara nasional.

    Keuntungan bagi Emiten Besar dan Segmen Tier 2

    Emiten besar seperti HMSP dan GGRM menjadi pihak yang paling diuntungkan karena memiliki sensitivitas tinggi terhadap stabilitas biaya cukai dan pangsa pasar yang luas untuk menyerap kembali konsumen dari jalur legal. Selain itu, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) juga diprediksi akan meraih keuntungan besar sebagai penerima limpahan konsumen rokok murah yang beralih dari produk ilegal ke jalur resmi di segmen Tier 2.

    Sentimen Positif bagi Sektor Tembakau

    Kebijakan ini merupakan sentimen positif yang kuat bagi sektor tembakau karena memberikan kepastian fiskal yang sangat dibutuhkan oleh pelaku pasar dan investor. Alasan utamanya adalah pergeseran strategi pemerintah yang kini lebih akomodatif dalam merangkul industri melalui formalisasi pemain ilegal dan peniadaan kenaikan tarif cukai umum di tahun 2026.

    Hal ini menciptakan persepsi pasar bahwa risiko regulasi yang mencekik mulai mereda. Sehingga memicu fase re-rating valuasi saham rokok yang sebelumnya tertekan dan memberikan optimisme terhadap keberlanjutan bisnis emiten dalam jangka menengah.

    Rekomendasi Saham untuk Sektor Rokok

    Abida berpendapat bahwa rekomendasi saham untuk sektor rokok secara umum masih positif. Saat ini, saham HMSP dan WIIM menjadi pilihan utama dengan peringkat buy pada rentang target harga masing-masing Rp 800 dan Rp 2.000. Untuk GGRM, rekomendasi sahamnya berada pada peringkat hold dengan target harga Rp 17.500, mencerminkan pemulihan laba yang kuat namun tetap memperhatikan risiko investasi non inti perusahaan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?