Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • 5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja
  • Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi
  • Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
  • Prediksi Pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Inggris
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Tantangan Pramugari dalam Penerbangan Jauh
Pariwisata

Tantangan Pramugari dalam Penerbangan Jauh

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penerbangan Jarak Jauh: Tantangan dan Persiapan yang Perlu Diketahui

Penerbangan jarak jauh biasanya memakan waktu sekitar enam jam, namun ada juga penerbangan yang mencapai 18 jam. Rute-rute ini menghubungkan kota-kota besar seperti Singapura dengan New York atau Auckland dengan Doha dalam satu perjalanan. Salah satu penerbangan terpanjang saat ini adalah dari Bandara Internasional John F. Kennedy di New York City ke Bandara Internasional Changi di Singapura, dengan durasi 18 jam 45 menit.

Struktur Awak dan Sistem Istirahat

Penerbangan jarak sangat jauh biasanya dioperasikan oleh dua bagian awak, termasuk dua Kapten dan dua Perwira Pertama. Mereka saling bergantian selama penerbangan untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Di sisi lain, pramugari dibagi menjadi dua hingga empat kelompok, tergantung pada ukuran pesawat dan jumlah tempat tidur kru yang tersedia.

Menurut Madeline Khwa, pramugari Singapore Airlines yang rutin bertugas dalam penerbangan jarak jauh, kru bekerja dalam shift yang telah direncanakan secara matang. “Kru dibagi ke dalam periode istirahat yang ditentukan di tempat tidur kru,” ujarnya. Hal ini penting agar setiap anggota kru tetap dapat memberikan layanan yang konsisten dan memenuhi standar keselamatan.

Tantangan yang Dihadapi Pramugari

Bekerja dalam penerbangan jarak jauh memiliki tantangan tersendiri. Selain harus beradaptasi dengan zona waktu yang berbeda, pramugari juga harus menghadapi kelelahan. Zona waktu yang berbeda hingga 12 hingga 15 jam bisa merusak pola tidur dan kesehatan secara keseluruhan. “Seiring waktu, kelelahan dapat menyebabkan hal-hal seperti kelelahan terus-menerus dan jerawat sesekali,” kata Khwa. Untuk mengatasi efek udara kabin yang kering, dia menggunakan masker wajah.

Selain itu, kelelahan juga bisa memengaruhi kinerja pramugari. Oleh karena itu, mereka harus menjaga keseimbangan antara tugas dan istirahat. Meski tidur di ketinggian 38 ribu kaki tidak mudah akibat turbulensi atau kebisingan kabin, mereka tetap berusaha mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Dinamika Tim yang Unik

Penerbangan jarak jauh menciptakan dinamika tim yang unik. Persiapan dilakukan jauh sebelum lepas landas. Ketika memulai tugas, masing-masing kru sudah memiliki pemahaman bahwa mereka akan bekerja bersama selama 18 jam. Ini bukan hanya untuk efisiensi layanan, tetapi juga untuk menjaga moral dan energi. Momen-momen berbagi tawa atau bercengkerama di waktu senggang bisa meningkatkan energi dan semangat kerja.

Persiapan Sebelum Penerbangan

Khwa mengungkapkan beberapa persiapan yang dilakukan sebelum penerbangan. Salah satunya adalah menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang tercinta. “Berbagi makanan rumahan yang sederhana dengan keluarga dapat membantu saya memulihkan emosi sebelum bepergian selama beberapa hari,” ujarnya.

Selain itu, persiapan praktis juga menjadi ritual untuk ketenangan pikirannya. Dia biasanya memeriksa ulang semua barang yang telah dikemas, mulai dari seragam tambahan, perawatan kulit, hingga vitamin. Hal ini membantu dirinya tetap siap dan tenang sebelum melakukan penerbangan.

Sementara itu, pramugari lainnya, Ashley Tan, menekankan pentingnya istirahat yang cukup sebelum bertugas. Idealnya, dia tidur selama tujuh hingga delapan jam. Selama jeda panjang di tengah penerbangan, dia berganti pakaian yang nyaman agar istirahat lebih santai. Ia juga menghindari kafein untuk mencegah kegelisahan dan potensi mual.

“Saya masih ingat penerbangan itu. Saya sangat gembira sampai tidak bisa tidur sebelum penerbangan,” kata Tan tentang pengalaman awalnya di rute tersebut. Pengalaman ini menjadi kenangan yang tak terlupakan dan membantu dirinya menghadapi tantangan-tantangan berikutnya.

Angkutan Bepergian penerbangan Perjalanan Udara
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bus Malam Bandung–Yogyakarta: 5 PO Paling Populer

26 Januari 2026

Penerbangan ke Kuala Lumpur Lebih Hemat, Ini 4 Maskapai yang Sering Promo

26 Januari 2026

Jadwal Kapal Pelni Jayapura-Makassar Februari 2026, Tiket Mulai Rp956 Ribu

26 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja

29 Januari 2026

Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi

29 Januari 2026

Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026

29 Januari 2026

Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?