Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 31 Mei 2026
Trending
  • 5 inspirasi kamar mandi sederhana yang membuat betah
  • 5 Bintang Chungmuro Kembali di Drakor dan Film Juni 2026
  • IIMS Surabaya 2026 Dibuka, Targetkan Transaksi Rp265 Miliar
  • Kemenpar Perbaiki Pengelolaan Akomodasi Digital
  • Apa Itu Niche Market? Definisi, Manfaat, dan Contoh
  • Anggi Hidup Mapan, Keluarga Curiga Pelaku Sudah Rencanakan Pembunuhan
  • Bupati Fadia Beli Rumah Mewah 4 Miliar Tunai, KPK Lacak Asetnya
  • RUPS Bali United Soroti Perkembangan BUTC, Klub Korea, dan Timnas Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Tamagotchi bangkit usia 30, permintaan meningkat global
Teknologi

Tamagotchi bangkit usia 30, permintaan meningkat global

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Mainan virtual asal Jepang, Tamagotchi, kembali menarik perhatian setelah memasuki usia 30 tahun. Produk yang sempat populer pada tahun 1990-an ini kini mengalami peningkatan permintaan di berbagai negara, terutama karena tingginya minat Generasi Z terhadap produk-produk retro dan nostalgia.

Total produksi Tamagotchi telah melampaui 100 juta unit secara global hingga Agustus 2025. Mainan tersebut telah dipasarkan ke sekitar 50 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, dengan total 37 model yang dirilis sejak pertama kali diluncurkan pada 1996. Kebangkitan terbaru ini menandai gelombang keempat popularitas Tamagotchi. Gelombang pertama terjadi pada 1996–1997 saat produk ini memicu antrean panjang di Jepang dan cepat terjual habis. Gelombang kedua muncul pada 2004 dengan hadirnya fitur komunikasi inframerah antarperangkat, disusul gelombang ketiga pada 2008 ketika layar berwarna diperkenalkan.

Tahun ini, permintaan kembali menguat setelah peluncuran model ke-37 bertajuk Tamagotchi Paradise pada Juli 2025. Versi terbaru ini menghadirkan fitur konektivitas antarpengguna yang memungkinkan karakter Tamagotchi berinteraksi lebih kompleks, mulai dari bertarung, membentuk keluarga, hingga memiliki keturunan. Inovasi ini memperluas pengalaman bermain sekaligus memperpanjang siklus hidup produk.



Selain itu, Tamagotchi Paradise memperkenalkan dial zoom in/out yang memungkinkan pengguna mengamati hewan virtual mereka dari perspektif kosmik hingga tingkat seluler. Fitur baru ini dinilai sebagai upaya Bandai Namco untuk menjaga relevansi Tamagotchi di tengah persaingan industri mainan digital dan gim mobile.

Lonjakan penjualan juga ditopang oleh segmen konsumen dewasa atau kidult, istilah bagi orang dewasa yang tetap menikmati mainan bernuansa anak-anak. Miyuki Nakashima dari divisi perencanaan korporasi Bandai menjelaskan bahwa banyak orang tua yang pernah bermain Tamagotchi kini membeli produk tersebut untuk dibagikan kepada anak-anak mereka.

“Dukungan dari kidult menjadi faktor penting. Mereka ingin berbagi mainan yang mereka cintai di masa kecil dengan anak-anak mereka,” ujarnya.



Namun, peningkatan fitur dan biaya komponen turut berdampak pada harga jual. Tamagotchi Paradise dibanderol 5.800 yen atau sekitar USD 40 sebelum pajak, hampir tiga kali lipat dibandingkan harga model pertama yang dijual 1.980 yen.

Meski demikian, Bandai Namco tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang produk tersebut. Taro Tsuji, Managing Director sekaligus Chief Tamagotchi Officer Bandai, mengatakan Tamagotchi telah menjadi simbol lintas generasi.

“Sejak diluncurkan, Tamagotchi dicintai di seluruh dunia karena menghadirkan kegembiraan merawat dan menumbuhkan kehidupan. Kami ingin terus mengembangkan mainan ini agar tetap relevan dan menginspirasi lintas generasi dan negara,” katanya.

Dengan pameran khusus 30 tahun Tamagotchi yang dibuka untuk publik di Tokyo pekan ini, Bandai Namco berharap momentum nostalgia dan inovasi dapat terus mendorong permintaan, sekaligus memperkuat posisi Tamagotchi sebagai salah satu waralaba mainan paling sukses di dunia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kemenpar Perbaiki Pengelolaan Akomodasi Digital

31 Mei 2026

Bocor! HP Baru 2026 dengan AI Canggih Menggebrak Pasar Global

31 Mei 2026

Menanti Kejutan GIIAS 2026 di Tengah Rendahnya Daya Beli

30 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 inspirasi kamar mandi sederhana yang membuat betah

31 Mei 2026

5 Bintang Chungmuro Kembali di Drakor dan Film Juni 2026

31 Mei 2026

IIMS Surabaya 2026 Dibuka, Targetkan Transaksi Rp265 Miliar

31 Mei 2026

Kemenpar Perbaiki Pengelolaan Akomodasi Digital

31 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?