Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tak Sendiri, Ayah dan Kakak Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan, Terungkap Alasan Ngaku Pelayaran
Nasional

Tak Sendiri, Ayah dan Kakak Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan, Terungkap Alasan Ngaku Pelayaran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 July 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keluarga Birdha Jadi Tersangka Penganiayaan

Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (25), seorang warga dari Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan yang menimpa korban wanita berinisial AML (22). Kejadian ini terjadi pada malam hari Kamis (3/7/2025) saat korban sedang mengantarkan pesanan makanan. Korban merupakan kekasih dari seorang driver Shopee Food yang ikut mengantarkan makanan ke rumah Birdha.

Setelah kejadian tersebut, ratusan driver ojek online (ojol) memburu Birdha. Setelah beberapa hari, ia menyerahkan diri ke kantor polisi setelah rumahnya digeruduk oleh para driver pada dinihari Sabtu (5/7/2025). Polresta Sleman akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu Birdha, kakaknya RHW (32), dan ayahnya RTW (58). Ketiganya ditahan sejak Minggu (6/7/2025).

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan, menjelaskan bahwa Birdha tidak bekerja di pelayaran melainkan sebagai staf administrasi di pelabuhan Fatufia, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Penyebutan “pelayaran” hanya untuk menunjukkan bahwa Birdha adalah orang yang disiplin, bukan karena latar belakang pendidikannya.

Dalam pemeriksaan, RHW dan RTW mengaku ingin melerai percekcokan antara Birdha dengan ADP, driver Shopee Food. Namun cara mereka melerai justru berujung pada kekerasan fisik terhadap korban. Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau penganiayaan, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.

Kejadian bermula ketika ADP terlambat mengantarkan pesanan karena menerima double order serta adanya kemacetan akibat kirab. Saat itu, TTW marah dan saat AML membantu menjelaskan terkait double order, terjadi cekcok antara AML dan pelaku TTW. Pelaku TTW menarik baju AML dan mengucapkan kata-kata kasar.

RHW menarik baju dan mendorong korban hingga terjatuh. RTW menarik rambut serta tangan sehingga AML mengalami luka lecet, perih di tangan kanan, nyeri di wajah dan kepala.

AKP Wahyu Agha Ari Septyan menjelaskan bahwa AML membuat laporan kasus penganiayaan pada Jumat (4/7/2025). Momen Tyas Dianiaya Mas Pelayaran menjadi viral setelah ia diduga dianiaya lantaran telat menghantarkan pesanan makanan online.

Tyas kala itu menemani kekasihnya Duta, seorang ojek online (ojol), untuk menghantarkan pesanan ke rumah Birdha namun telat beberapa menit. Akibat aksi dugaan penganiayaan tersebut, ratusan driver ojol mendatangi rumah Birdha. Mereka mengaku kerja pelayaran dan menggeruduk rumah pelaku.

Penggerudukan itu berlandaskan solidaritas para ojol untuk rekannya bernama Duta yang mengalami tindakan kekerasan saat mengantarkan pesanan ke rumah Birdha. Kejadian ini memicu emosi ratusan driver ojol karena mengetahui bahwa korban dugaan penganiayaan bukan hanya Duta.

Dugaan penganiayaan dan pengeroyokan dipicu karena Birdha marah karena pesanannya terlambat diantarkan oleh Duta selama lima menit. Atas keterlambatan tersebut, Duta sempat meminta maaf dan menjelaskan bahwa ia telat mengantar pesanan karena harus mengantar makanan yang lainnya. Namun penjelasan dari Duta tak bisa diterima oleh Birdha sehingga memicu cekcok mulut antara keduanya.

Sebagai pihak yang ikut dalam pengantaran pemesanan makanan, Tyas mencoba menjelaskan alasan keterlambatan kepada Birdha. Namun hal itu justru memantik emosi Birdha dan keluarganya. Tanpa aba-aba, Tyas dan Duta jadi sasaran kemarahan Birdha dan keluarganya.

Di momen itu, Tyas merasa kalut dan tak bisa berbuat apa-apa. Sementara Duta terdengar langsung meminta ampun kepada keluarga Birdha yang bertubi-tubi menganiaya sang kekasih. Pasca-kejadian, Tyas membagikan kondisi terbarunya. Ia mengalami luka lebam di wajah yakni bagian hidung, lebam di lengan, dan luka cakaran di tangan.

“Saya sudah melakukan visum dan melaporkan ke Polres Sleman setelah beberapa jam kejadian tersebut,” ujar Tyas.

Berita insiden Kejahatan Laporan Polisi media berita
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?