Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 27 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Bupati Banyumas: Pengajian Lebih Aman
Nasional

Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Bupati Banyumas: Pengajian Lebih Aman

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pemerintah Kabupaten Banyumas Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengambil langkah tegas dalam menyikapi perayaan malam pergantian tahun. Pemerintah Daerah (Pemda) Banyumas memastikan bahwa tidak ada pesta kembang api yang diadakan, meskipun kegiatan tersebut sempat mendapatkan dukungan dari sponsor.

Sadewo mengajak masyarakat untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan seperti pengajian dan doa bersama. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, sekaligus menjaga kesederhanaan dan ketertiban daerah.

“Saya sudah telepon, saya larang. Meskipun ada sponsor, tetap saya larang,” ujar Sadewo saat ditemui di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.

Menurutnya, BLUD UPTD Teratai Mas sempat merencanakan penyalaan kembang api pada malam tahun baru. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah adanya arahan langsung dari Pemkab Banyumas.

Alasan Pembatalan Pesta Kembang Api

Sadewo menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil karena kondisi nasional masih dalam keprihatinan akibat bencana alam, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu, pemerintah daerah juga sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.

“Merayakan tahun baru tidak usah berlebihan. Kami empati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, di samping kami sendiri juga sedang efisiensi,” ujarnya.

Terkait perizinan, Sadewo memastikan telah berkoordinasi dengan Polresta Banyumas. Hasilnya, tidak ada izin yang dikeluarkan untuk perayaan tahun baru yang melibatkan penyalaan kembang api.

“Saya sudah diskusi dengan Kapolresta. Dari Polresta tidak ada izin, dari pemda juga tidak ada,” tegasnya.

Alternatif Perayaan Tahun Baru

Sebagai alternatif, Sadewo mendorong masyarakat, komunitas, hingga instansi pemerintah untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih menyejukkan dan bermakna, seperti pengajian dan doa bersama.

“Gantinya pengajian, lebih adem, mendoakan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pemasaran BLUD UPTD Teratai Mas Kabupaten Banyumas, Topan Pramukti, membenarkan pembatalan agenda pesta kembang api dan perayaan malam tahun baru di kawasan Menara Teratai Purwokerto.

“Setelah berdiskusi dengan seluruh pihak, kami sepakat meniadakan perayaan yang bersifat euforia tinggi, seperti pesta kembang api, sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial,” ujar Topan.

Meski demikian, sejumlah agenda tetap dilaksanakan dengan penyesuaian. Di antaranya Lentera Air di Taman Mas Kemambang yang dikemas sederhana dan reflektif, serta hiburan musik dari band lokal di kawasan Madhang Maning Park tanpa unsur perayaan berlebihan.

Topan berharap kebijakan tersebut dapat dipahami masyarakat sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan nilai kemanusiaan di ruang publik selama momentum pergantian tahun.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?