Pemain Borneo FC Mengakhiri Kepemilikan dengan Klub
Bek kanan Fajar Fathur Rahman mengumumkan perpisahannya dengan Borneo FC Samarinda menjelang tahun baru 2026. Keputusan ini diumumkan melalui akun Instagramnya menjelang berakhirnya putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Fajar, yang berusia 23 tahun, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan yang terberat dalam karier profesionalnya. Ia menulis di media sosialnya pada Rabu, 31 Desember 2025, “Ini merupakan keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam karier saya.”
Selama 4,5 musim bersama Pesut Etam, Fajar menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan klub. Ia mencatatkan total 121 penampilan di berbagai ajang bersama Borneo FC. Kontribusi Fajar tidak hanya terlihat dari jumlah penampilan, tetapi juga dari konsistensinya menjaga lini belakang klub dalam beberapa musim terakhir.
Sejak bergabung dengan Borneo FC, Fajar tumbuh menjadi salah satu bek lokal yang cukup diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Meski putaran pertama kompetisi belum sepenuhnya rampung, Fajar memilih untuk mengakhiri kebersamaannya lebih awal.
Dalam unggahannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen, staf pelatih, rekan setim, serta suporter Borneo FC yang telah mendukungnya selama ini. “Tapi semua keputusan ini adalah tentang keluarga, mengalami tantangan baru, membawa diri keluar dari zona nyaman saya, dan mendorong diri saya untuk lebih baik secara profesional maupun pribadi,” tulisnya.
Fajar dikabarkan tidak akan lama tanpa klub. Ia disebut-sebut bakal melanjutkan karier bersama Dewa United untuk putaran kedua kompetisi. Jika terealisasi, kepindahan ini akan menjadi tantangan baru bagi Fajar untuk kembali membuktikan kualitasnya bersama klub baru.
“Dari lubuk hati saya paling dalam, saya berterima kasih kepada Presiden Klub Bos Nabil Husein Said Amin, pelatih saya, manajer saya, rekan tim saya, seluruh staf, serta pendukung kami yang luar biasa selama 5 tahun terakhir,” kata dia.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dewa United terkait kabar kedatangan Fajar. Perkembangan transfer Fajar dipastikan akan menjadi salah satu yang menarik untuk dinantikan selama bursa transfer paruh musim.
Tantangan Baru untuk Fajar Fathur Rahman
Pergeseran Fajar dari Borneo FC ke Dewa United akan menjadi langkah besar dalam kariernya. Sebagai bek yang telah terbukti di level nasional, ia akan memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di klub baru. Hal ini bisa menjadi peluang baginya untuk berkembang lebih jauh dan membuktikan diri sebagai pemain kelas atas.
Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi keputusan Fajar termasuk pengembangan karier, kondisi keluarga, dan ambisi pribadi. Dengan bergabung dengan Dewa United, ia bisa menghadapi tantangan baru yang akan membantunya meningkatkan performa dan kualitasnya sebagai seorang pemain sepak bola.
Peran Fajar di Borneo FC selama ini sangat berarti, baik dalam hal pertahanan maupun mentalitas tim. Ia dikenal sebagai pemain yang stabil dan dapat diandalkan. Dengan kepergiannya, Borneo FC akan merasa kehilangan salah satu pemain penting mereka.
Namun, Fajar juga memiliki potensi untuk memberikan dampak positif di klub barunya. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia bisa menjadi contoh bagi pemain muda di Dewa United dan membantu membangun tim yang lebih kuat.
Harapan untuk Masa Depan
Kehadiran Fajar di Dewa United diharapkan bisa memberikan dampak positif baik secara teknis maupun mental. Ia bisa menjadi motor penggerak dalam membangun strategi pertahanan yang lebih solid dan efektif.
Selain itu, Fajar juga bisa menjadi inspirasi bagi para pemain muda di klub baru. Dengan pengalamannya, ia bisa membantu mereka menghadapi tekanan dan tantangan dalam kompetisi tingkat nasional.
Penggemar sepak bola Indonesia tentu menantikan perkembangan terbaru mengenai transfer Fajar. Dengan begitu banyak harapan dan ekspektasi, langkah ini bisa menjadi titik balik dalam kariernya.



