Kehadiran Syahrini dalam Acara Buka Bersama Ramadan
Syahrini, yang dikenal sebagai artis ternama di Indonesia, kembali membuat heboh publik dengan kehadirannya dalam acara buka bersama atau bukber Ramadhan. Ia hadir bersama suaminya, Reino Barack, dalam suasana hangat dan penuh keakraban bersama sahabat-sahabat dekatnya.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kondisi tubuh Syahrini yang terlihat sangat ideal dan langsing. Dalam sebuah unggahan di Instagram, seorang sahabat bernama @oxcel mengekspresikan kekagumannya pada bentuk tubuh Syahrini yang sempurna. Ia bahkan mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki diri agar bisa memiliki tubuh yang sama seperti Syahrini.
Dalam foto tersebut, Oxcel berdiri di samping Syahrini yang sedang membawa tas cokelat. Dengan gaya yang manis, Incess memonyongkan bibir sambil mengangkat satu tangannya dan membuka telapak tangan ke atas. Ia tampak mengenakan setelan kulit dan kemeja senada berwarna cokelat, serta bersepatu hak tinggi.
Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Saat Puasa Ramadan
Ramadan sering dikaitkan dengan perubahan pola makan dan waktu konsumsi makanan yang berbeda dari biasanya. Meski puasa dapat membantu menurunkan asupan kalori harian, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan karena makan berlebihan saat sahur atau berbuka, serta memilih menu yang kurang sehat.
Menurut Pratiwi Dinia Sari, Kepala Instalasi Gizi RSA UGM, secara ilmiah puasa berpotensi membantu menurunkan berat badan. Hal ini terjadi karena pembatasan waktu makan yang diikuti dengan penurunan volume dan kalori asupan harian. Jika asupan energi berkurang, tubuh akan menggunakan cadangan energi yang tersimpan.
Namun, meski frekuensi makan berkurang, total kalori harian belum tentu lebih rendah. Penting untuk memilih jenis makanan agar keseimbangan energi tetap terjaga. Banyak menu berbuka memiliki kalori tinggi dalam porsi kecil. Jika sahur dan berbuka didominasi makanan tinggi kalori, kelebihan energi tetap bisa terjadi.
Beberapa contoh makanan tinggi lemak dan gula yang sering muncul sebagai takjil antara lain pisang goreng, gula pasir, dan minuman manis seperti es buah atau sup buah yang ditambahkan sirup atau kental manis. Jika makanan tersebut menjadi menu yang dipilih saat sahur dan berbuka, maka jumlah asupan kalori sehari bisa meningkat.
Perubahan pola tidur selama Ramadan juga memengaruhi berat badan. Tidur larut malam atau durasi tidur yang kurang bisa mengganggu hormon lapar, hormon kenyang, dan produksi kortisol, sehingga berdampak pada metabolisme tubuh. Dini menyarankan tidur lebih awal di malam hari dan melakukan power nap 20–30 menit di siang hari.
Aktivitas fisik tetap penting selama Ramadan agar keseimbangan energi terjaga. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau latihan beban intensitas rendah dapat dilakukan sesuai kemampuan, idealnya 20–30 menit menjelang atau setelah berbuka.
Tetap lakukan aktivitas olahraga ringan seperti jalan kaki atau latihan beban intensitas ringan sesuai kemampuan. Selain itu, berbuka dengan air putih dan tiga butir kurma atau buah potong, memilih satu jenis takjil dalam satu porsi, serta memastikan menu sahur dan berbuka tetap lengkap dan seimbang.



