Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Maret 2026
Trending
  • Elegan! 5 Model Pintu Kupu Tarung Terkini
  • Bacaan Liturgi Senin 23 Maret 2026, Pekan V Prapaskah Tahun A
  • 6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta yang Penting Diketahui
  • Kekacauan Serangan Air Keras pada Andrie Yunus, Reza Indragiri Sebut Pelaku Sengaja Tinggalkan Jejak
  • Mojtaba Tak Terdeteksi CIA dan Mossad, Penyebab Trump Marah Besar dalam Perang Iran vs Amerika
  • Badung Çaka Fest 2026 Berhasil, Bupati Adi Arnawa Puji Kreativitas Ogoh-Ogoh
  • Hasil Transfer Liga Italia: Juventus dan PSG Incar Pertukaran Striker Musim Panas
  • Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, KPK Pastikan Tak Ganggu Penyidikan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Sungai Muara Balak Meluap, Tujuh Desa Terendam Banjir
Nasional

Sungai Muara Balak Meluap, Tujuh Desa Terendam Banjir

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Banjir Melanda Tujuh Desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mengakibatkan puluhan rumah terendam air. Kejadian ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama semalaman. Dampak banjir terasa di tujuh desa, yaitu Nusa Jaya, Nusa Tenggara, Karang Jadi, Nusa Bakti, Ringin Sari, Dadirejo, dan Sukanegara Nusa Maju.

Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur, Budi, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi dalam waktu lama. Menurutnya, hujan masih berlangsung hingga pagi hari di wilayah terdampak.

“Banjir terjadi akibat hujan yang turun semalaman, dan hingga pagi ini hujan juga masih berlangsung di wilayah terdampak,” ujar Budi saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (8/1/2026).

Selain faktor cuaca, banjir juga disebabkan oleh meluapnya aliran Sungai Muara Balak yang berada di Desa Nusa Jaya. Peristiwa ini terjadi sejak pukul 03.30 WIB dini hari.

Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga dilaporkan bervariasi, antara 60 sentimeter hingga mencapai 80 sentimeter. Saat ini, BPBD OKU Timur masih menunggu hasil pendataan resmi terkait jumlah rumah yang terdampak.

“Dari laporan awal, ketinggian air mencapai 60 cm hingga 80 cm, dan saat ini kami masih menunggu hasil pendataan resmi terkait jumlah rumah terdampak,” kata Budi.

Upaya Pemantauan dan Koordinasi

BPBD OKU Timur kini terus melakukan pemantauan ketat dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna menyiapkan langkah evakuasi jika debit air terus meningkat.

“BPBD terus berkoordinasi dengan aparat desa untuk memantau kondisi serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan,” tutup Budi.

Meski kondisi rumah terendam, sejumlah warga di lokasi terdampak dilaporkan masih memilih untuk bertahan di kediaman masing-masing.

Dampak Banjir yang Terjadi

Berikut adalah daftar desa yang terkena dampak banjir:

  • Nusa Jaya
  • Nusa Tenggara
  • Karang Jadi
  • Nusa Bakti
  • Ringin Sari
  • Dadirejo
  • Sukanegara Nusa Maju

Banjir ini tidak hanya mengganggu kehidupan sehari-hari warga, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian materiil yang signifikan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang.

Kondisi Terkini dan Langkah Penanganan

Saat ini, BPBD OKU Timur sedang memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan semua kebutuhan darurat dapat terpenuhi. Hal ini termasuk penyediaan logistik, seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan medis.

Selain itu, petugas BPBD juga sedang memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai secara berkala. Jika terjadi peningkatan signifikan, rencana evakuasi akan segera dilakukan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari area yang rawan banjir. Selain itu, mereka juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tidak terganggu.

Kesimpulan

Banjir yang terjadi di tujuh desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Dengan adanya koordinasi yang baik antara BPBD dan pemerintah desa, diharapkan kondisi dapat segera stabil dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.

Perlu diingat bahwa bencana alam bisa terjadi kapan saja, sehingga masyarakat perlu terus memperhatikan informasi cuaca dan menjaga lingkungan sekitar agar risiko bencana dapat diminimalkan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, KPK Pastikan Tak Ganggu Penyidikan

28 Maret 2026

Mojtaba Tak Terdeteksi CIA dan Mossad, Penyebab Trump Marah Besar dalam Perang Iran vs Amerika

28 Maret 2026

6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta yang Penting Diketahui

28 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Elegan! 5 Model Pintu Kupu Tarung Terkini

28 Maret 2026

Bacaan Liturgi Senin 23 Maret 2026, Pekan V Prapaskah Tahun A

28 Maret 2026

6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta yang Penting Diketahui

28 Maret 2026

Kekacauan Serangan Air Keras pada Andrie Yunus, Reza Indragiri Sebut Pelaku Sengaja Tinggalkan Jejak

28 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?