Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
  • Prediksi skor Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Il Nerazzurri siap bangkit di Liga Champions
  • Penipuan keuangan digital makin marak, ini tips dari Satgas PASTI
  • 5 kesalahan merawat mobil listrik yang bisa picu biaya servis tinggi
  • 4 film barat tentang dua orang yang saling cinta tapi tak bisa bersama
  • 5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas
  • 5 laga Persebaya Surabaya tak terkalahkan! PSM Makassar siap hentikan rekor Tavares
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Siswa SMA Tewas Dibacok Saat Coba Berhentikan Pengeroyokan di Konvoi Suporter Surabaya
Hukum

Siswa SMA Tewas Dibacok Saat Coba Berhentikan Pengeroyokan di Konvoi Suporter Surabaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tragedi Berdarah di Tengah Konvoi Suporter Sepak Bola

Perayaan ulang tahun sebuah klub sepak bola yang seharusnya penuh dengan euforia dan kegembiraan berubah menjadi duka mendalam bagi warga Surabaya. Insiden berdarah terjadi di kawasan Jalan Sumatera, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, saat para suporter sedang melakukan konvoi.

Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia akibat luka sabetan senjata tajam (sajam) yang parah. Korban meninggal adalah seorang pelajar kelas dua SMA swasta berinisial GAD alias Aldo (17), warga Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Aldo dinyatakan meninggal dunia di IGD RS Ubaya, Panjang Jiwo, pada Kamis (18/6/2026) dini hari setelah sempat menjalani perawatan medis.

Sementara itu, rekan korban, BO alias Bobby, mengalami luka robek serius di bagian punggung sebelah kiri dan masih menjalani perawatan intensif di RSI Jemursari Surabaya. Kejadian ini memicu rasa syok dan duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Identitas Korban dan Peristiwa yang Terjadi

Korban tewas, Aldo, merupakan seorang siswa SMA swasta di Sepanjang, Sidoarjo. Kakak kandungnya, Sonya Cantika Dandel, mengungkapkan bahwa adiknya malam itu pergi menyaksikan konvoi suporter bersama kakak ketiganya, DN, dan temannya, BO. Di tengah keramaian konvoi yang berlangsung sejak Rabu (17/6/2026) malam, sebuah kericuhan mendadak pecah.

Menurut informasi yang diperoleh Sonya, saat itu ada seorang terduga perusuh yang membuat onar dan terjatuh, lalu menjadi sasaran pengeroyokan massa. Aldo, yang berniat baik, mencoba melerai dan membela orang tersebut agar tidak dipukuli. Namun, nasib buruk menimpa Aldo.

Kekerasan yang Tidak Terduga

Nahas, tindakan baik Aldo justru dibalas dengan kekerasan. Pria misterius yang baru saja dilerai dan diselamatkan oleh Aldo ternyata menyembunyikan senjata tajam di balik pakaiannya. Begitu terbebas dari kepungan massa, pria tersebut langsung mencabut sajamnya dan mengayunkannya secara membabi buta ke segala arah tanpa memedulikan sekelilingnya.

Sabetan liar tersebut langsung mengenai Aldo tepat di bagian lengan kiri, sementara Bobby yang berada di dekatnya terkena sabetan di punggung kiri. Diduga akibat luka robek yang cukup dalam pada arteri tangan kirinya, Aldo kehilangan banyak darah selama perjalanan menuju rumah sakit hingga kondisinya drop dan dinyatakan meninggal dunia.

Proses Penyelidikan dan Penegakan Hukum

Guna kepentingan proses penyelidikan dan penegakan hukum, jenazah Aldo dipindahkan ke kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya sekitar pukul 09.18 WIB untuk menjalani proses visum serta autopsi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

Sonya, sambil menyeka air mata yang terus membasahi pipinya, menegaskan bahwa adiknya bukanlah suporter fanatik yang kerap turun ke jalan. Sepengetahuannya, Aldo hanya pernah satu kali menonton pertandingan sepak bola secara langsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Kami pihak keluarga memasrahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami berharap pelaku yang tega menganiaya adik saya hingga meninggal dunia bisa segera ditangkap dan dihukum setimpal,” rintihnya sesenggukan.

Upaya Penangkapan Pelaku

Tragedi berdarah di tengah konvoi suporter ini langsung mendapat atensi serius dari aparat penegak hukum kota pahlawan. Jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya memastikan tidak akan tinggal diam atas insiden yang merenggut nyawa pelajar tersebut.

AKBP Edy Herwiyanto, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa anggotanya telah dikerahkan secara masif ke lapangan sejak pagi hari. “Benar, saat ini tim kami sedang melakukan upaya penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan menangkap pelakunya. Beberapa personel sudah kami sebar di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” tegas mantan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah

26 October 2026

Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!

25 October 2026

Prediksi skor Inter Milan vs Shakhtar Donetsk: Il Nerazzurri siap bangkit di Liga Champions

25 October 2026

Penipuan keuangan digital makin marak, ini tips dari Satgas PASTI

25 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?