Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 3 Maret 2026
Trending
  • 7 parfum lokal beraroma kayu yang mewah dan tahan lama
  • Nani, Wanita Viral yang Sering Tak Bayar Makan, Kini Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa
  • Tiga Tokoh Besar Kritik Dwi Sasetyaningtyas, Desak Cabut Status WNI
  • Prediksi Skor NEC vs Fortuna Sittard 1 Maret 2026: Head-to-Head & Live Streaming
  • 12 Prediksi Shio Penuh Cinta, Karier, dan Angka Beruntung Sabtu 28 Februari 2026
  • Deddy Mizwar Konsisten Buat Sinetron Ramadan untuk Syiar yang Menyenangkan
  • Perkembangan Teknologi Tiongkok: 6G dan Pengaruhnya Terhadap Hubungan Internasional
  • Warna menarik, performa luar biasa! Honda PCX 2026 siap mendominasi jalan!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Sinopsis The Queen’s Gambit (2020): Wanita Mendominasi Dunia Catur dan Melawan Kecanduan
Daerah

Sinopsis The Queen’s Gambit (2020): Wanita Mendominasi Dunia Catur dan Melawan Kecanduan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Sejarah dan Perkembangan Catur

Catur adalah permainan papan yang dimainkan oleh dua pemain, yang membutuhkan strategi untuk mengalahkan lawannya. Permainan ini sering diibaratkan sebagai pertempuran antara kerajaan-kerajaan. Catur telah ada selama ratusan tahun dan hingga kini masih diminati oleh banyak orang. Bahkan, catur dianggap sebagai nenek moyang dari berbagai jenis permainan strategi lainnya.

Permainan ini sangat populer dan bahkan memiliki turnamen khusus serta gelar bagi para pemenangnya. Meskipun hanya sekadar permainan, catur memerlukan strategi yang tepat, sehingga menciptakan pertandingan mental antara kedua pemain. Hal ini juga terjadi pada Elizabeth “Beth” Harmon (Anya Taylor-Joy) sejak usia muda.

Kehidupan Beth Harmon

Beth kehilangan ibunya, orang tua satu-satunya, saat masih sangat muda. Setelah itu, ia tinggal bersama anak-anak yatim piatu lainnya di Methuen Home for Girls. Di panti tersebut, Beth hidup seperti gadis biasa, tetapi pikirannya tidak sama dengan teman-temannya karena trauma yang ia alami.

Melawan kesenjangan antara dirinya dan anak-anak lainnya, serta para pengurus panti, Beth menjadi dekat dengan Tuan Shaibel, tukang yang bekerja di panti. Melalui Tuan Shaibel, Beth menemukan ketertarikannya pada catur. Tuan Shaibel juga menyadari bahwa Beth sangat pintar dalam bermain catur. Mereka sering bermain catur bersama, dan Beth belajar banyak tentang permainan ini.

Namun, ada satu hal yang sering mengganggu Beth. Ia mulai jatuh dalam adiksi terhadap obat penenang yang biasa diberikan di panti setiap hari.

Pindah ke Rumah Baru

Saat remaja, Beth diadopsi oleh Pasangan Wheatley. Ia harus meninggalkan panti dan pindah tinggal bersama mereka. Awalnya hubungan antara Beth dan orang tua barunya kurang baik, tetapi lambat laun ia semakin dekat dengan ibu angkatnya, Marielle Heller. Terutama setelah ia menyadari bahwa ia bisa mencari uang dengan memenangkan pertandingan catur.

Tetapi sifat sombong Beth sering membuatnya jatuh. Ia merasa bahwa dirinya adalah pecatur terbaik dan sering menganggap remeh lawan-lawannya.

Ambisi dan Kegagalan

Beth bermimpi menjadi grandmaster catur dan bahkan mengalahkan Rusia, yang pada masa itu menguasai dunia catur. Namun, kekalahan pertamanya dari Benny Watts (Thomas Brodie-Sangster), pemenang Pertandingan Nasional Amerika Serikat, membuatnya sadar bahwa selalu ada yang lebih unggul darinya.

Mini seri drama ini berlatar belakang Amerika Serikat pada tahun 1950-60an, sehingga topik gender sering dibahas. Terutama diskriminasi terhadap perempuan.

Adaptasi dari Novel dan Isu-isu yang Diangkat

Seri ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama oleh Walter Tevis pada tahun 1983. Judul Queen’s Gambit diambil dari salah satu istilah dalam dunia catur, yaitu strategi dengan mengorbankan menteri.

Meski terlihat polos karena mengangkat masa kecil tokoh utama, mini seri ini dipenuhi dengan adegan dewasa dan mengangkat isu adiksi terhadap alkohol dan obat. Oleh karena itu, tidak cocok untuk penonton di bawah umur.

Kesuksesan dan Penghargaan

Seri ini mendapatkan skor 8.5/10 di IMDb dan 96% Tomatometer di Rotten Tomatoes. Mini seri ini juga memenangkan banyak penghargaan dalam berbagai nominasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hasil PSS Sleman vs Persipura Jayapura 1-0, Barito Putera di Posisi 3 Babak Final

28 Februari 2026

Klasemen Championship: Persekat Kalahkan PSMS 2-0, Gagal Salip Bekasi City-Sumsel United

27 Februari 2026

Keajaiban Datang! 4 Zodiak Ini Dapat Kabar Baik dan Peluang Emas Mulai 19 Februari 2026

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 parfum lokal beraroma kayu yang mewah dan tahan lama

2 Maret 2026

Nani, Wanita Viral yang Sering Tak Bayar Makan, Kini Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa

2 Maret 2026

Tiga Tokoh Besar Kritik Dwi Sasetyaningtyas, Desak Cabut Status WNI

2 Maret 2026

Prediksi Skor NEC vs Fortuna Sittard 1 Maret 2026: Head-to-Head & Live Streaming

2 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?