Perjalanan Emosional Kate dalam Film Last Christmas
Pada setiap perayaan, tidak semua orang merasa bahagia. Ada yang mengalami kesedihan atau luka emosional yang tersembunyi. Hal ini juga dialami oleh Katarina (Emilia Clarke), yang dikenal dengan panggilan Kate. Ia memiliki pengalaman hidup yang kompleks, termasuk depresi dan kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kate tinggal di London bersama keluarganya. Sebelumnya, ia dan keluarganya tinggal di Yugoslavia. Saat ini, ia bekerja di toko bertema Natal yang buka sepanjang tahun sebagai “peri pekerja.” Meskipun bekerja di sana, ia masih memiliki mimpi besar untuk menjadi penyanyi terkenal. Namun, ia sering membuat kesalahan selama bekerja, meski bosnya, Santa (Michelle Yeoh), selalu memberinya kesempatan untuk memperbaiki diri.
Di luar pekerjaan, Kate juga mengalami kesulitan dalam hidup. Ia tidak memiliki tempat tinggal sendiri dan sering tinggal di rumah orang tua. Ketika hubungannya dengan ibunya, Petra (Emma Thompson), tidak harmonis, ia menumpang di rumah temannya. Marta (Lydia Leonard), kakak Kate, sering berusaha memperbaiki hubungan antara Kate dan ibunya, terutama ketika ayah mereka, Ivan (Boris Isakovic), sedang bekerja sebagai supir taksi.
Suatu hari, Kate bertemu dengan Tom Webster (Henry Golding). Menurut Kate, Tom adalah pria yang menarik namun agak aneh. Mereka mulai sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Selain itu, Kate juga mengetahui bahwa Tom sering bekerja sukarela di penampungan tunawisma.
Dari kisah ini, kita dapat belajar bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi lebih baik. Kate awalnya murung karena trauma dari pengalaman hidupnya. Ternyata, ia dulu menderita penyakit jantung parah hingga membutuhkan donor jantung. Setelah operasi, ia justru merasa bersalah dan tidak bisa hidup normal.
Melalui pertemanan dengan Tom, Kate mulai berubah. Ia mulai melakukan hal-hal baik, seperti ikut bekerja sukarela di penampungan tunawisma, meminta maaf kepada saudarinya, serta memperbaiki hubungan dengan orang tuanya. Ia juga mulai membantu orang-orang asing.
Film Last Christmas mengambil inspirasi dari lagu populer ‘Last Christmas’ oleh Wham! Bagi penggemar lagu tersebut, film ini bisa menjadi tontonan yang menyentuh. Film ini juga mendapatkan apresiasi dari penonton. Di ReFrame Stamp 2020, film ini masuk dalam Top 100 Grossing Narrative & Animated Feature.
Selain itu, film ini mendapat skor 6.5/10 di IMDb dan 81% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. Dengan alur cerita yang penuh makna dan pesan positif, Last Christmas menjadi salah satu film yang layak ditonton.



