Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Maret 2026
Trending
  • Situasi Timur Tengah Memanas, Dua Balapan F1 Dibatalkan
  • Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025
  • Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi
  • 3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang
  • Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng
  • Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Revisi DHE SDA Belum Dirilis, Ekonom Khawatir Pemerintah Masih Hitung Risiko bagi Eksportir
  • Polda Bengkulu Tanggapi Tuduhan Kriminalisasi ART Refpin yang Cubit Anak Anggota DPRD
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Siap-siap, Lucid Jadi Raja Mobil Listrik di Gurun Saudi
Otomotif

Siap-siap, Lucid Jadi Raja Mobil Listrik di Gurun Saudi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Mendasar dalam Industri Otomotif

Industri otomotif sedang mengalami perubahan besar, di mana mesin pembakaran internal mulai digantikan oleh kendaraan listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Tren ini bukan hanya sekadar gaya hidup hijau, tetapi juga menjadi kompetisi global dalam inovasi teknologi baterai dan kecerdasan buatan. Negara-negara besar kini berlomba untuk memperkuat rantai pasok mineral kritis, menjadikan kendaraan listrik sebagai pilar utama ekonomi masa depan.

Lucid Group Inc.: Pionir Teknologi Otomotif

Lucid Group Inc. adalah salah satu perusahaan pionir dalam pengembangan kendaraan listrik mewah dengan efisiensi energi terbaik di dunia. Berpusat di Newark, California, perusahaan ini dikenal melalui produk andalannya, Lucid Air, yang memiliki rekor jarak tempuh terjauh dalam sekali pengisian daya. Selain menjual mobil, Lucid juga mengembangkan seluruh ekosistem powertrain dan teknologi baterainya secara mandiri.

Didirikan pada tahun 2007 dengan nama awal Atieva, perusahaan ini berubah menjadi Lucid Motors pada tahun 2016 di bawah kepemimpinan Peter Rawlinson, mantan eksekutif Tesla. Kekuatan utama Lucid terletak pada integrasi antara kemewahan kelas atas dan inovasi teknik presisi. Pendekatan ini menarik minat investor global, termasuk Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, yang kini menjadi pemegang saham mayoritas dan mitra strategis utama.

Ekspansi Global dan Strategi Pasar

Hingga tahun 2026, Lucid telah berkembang menjadi simbol kebangkitan industri otomotif di Timur Tengah. Visi Lucid adalah mendemokratisasi teknologi EV dengan mengembangkan kendaraan ukuran menengah di kisaran harga $50.000. Arab Saudi kini memposisikan dirinya sebagai landasan peluncuran global bagi Lucid. Melalui pembangunan fasilitas manufaktur pertama di luar Amerika Serikat di King Abdullah Economic City (KAEC), Arab Saudi siap menjadi pusat produksi dan ekspor.

Mark Winterhoff, CEO sementara Lucid, menyatakan bahwa pabrik ini dirancang sebagai platform ekspor utama. Hanya sekitar 15 persen produksi dialokasikan untuk pasar lokal Teluk (GCC), sementara sisanya ditujukan untuk pasar internasional.

Pertumbuhan yang Kuat dan Tantangan

Momentum pertumbuhan Lucid sangat kuat sepanjang tahun 2025. Produksi tahunan meningkat dua kali lipat menjadi 18.378 unit, dengan pengiriman yang tumbuh 55 persen secara tahunan. Di saat banyak pesaing di AS mengalami penurunan, Lucid justru menjadi satu-satunya produsen EV yang melaporkan kenaikan pengiriman. Keberhasilan ini diperkuat dengan bergabungnya Lucid dalam program “Made in Saudi Arabia” per Januari 2025.

Meski demikian, tantangan besar dalam rantai pasok seperti mineral tanah jarang dan ketersediaan semikonduktor masih ada. Lucid tetap optimis dengan rencana ambisius untuk memaksimalkan kapasitas produksi pabrik di Saudi guna menyokong model kelas menengah. Pada tahun 2026, Lucid berencana masuk ke pasar robotaxi otonom, sebuah sektor masa depan yang diprediksi menjadi mesin pertumbuhan utama dalam transportasi cerdas.

Arab Saudi: Pasar Kendaraan Listrik yang Menarik

Arab Saudi bertransformasi menjadi salah satu pasar kendaraan listrik (EV) paling menarik di dunia pada tahun 2026 berkat visi ambisius Saudi Vision 2030. Pemerintah Kerajaan ingin mengurangi ketergantungan pada minyak dan menargetkan 30 persen kendaraan di ibu kota Riyadh menjadi kendaraan bertenaga listrik pada tahun 2030.

Faktor ekonomi menjadi daya tarik utama lainnya, di mana Arab Saudi memiliki dana kedaulatan (Public Investment Fund/PIF) yang sangat besar untuk menyuntikkan modal ke industri teknologi hijau. PIF tidak hanya berperan sebagai investor, tetapi juga aktif membangun infrastruktur pendukung seperti jaringan pengisian daya cepat.

Secara geografis dan sumber daya, Arab Saudi memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat produksi baterai dunia. Kerajaan ini kaya akan mineral penting seperti tembaga dan potensi cadangan litium. Dengan mengintegrasikan rantai pasok dari penambangan hingga perakitan kendaraan di dalam negeri, Saudi mampu menawarkan biaya produksi yang lebih kompetitif.

Demografi penduduk Saudi yang didominasi oleh generasi muda yang melek teknologi juga menjadi pendorong utama permintaan pasar. Konsumen muda di Kerajaan ini memiliki daya beli tinggi dan antusias terhadap inovasi digital serta kendaraan ramah lingkungan.

Pemerintah Saudi menerapkan kebijakan lokalisasi industri yang menarik bagi produsen global. Melalui inisiatif seperti program “Made in Saudi”, perusahaan otomotif mendapatkan kemudahan dalam perizinan dan akses ke pelabuhan logistik canggih. Hal ini membuat operasional perusahaan jauh lebih efisien untuk mendistribusikan kendaraan ke pasar global.

Kondisi iklim dan kebutuhan akan efisiensi energi di tengah cuaca ekstrem mendorong inovasi teknologi pendingin baterai yang kini menjadi standar industri. Investasi besar dalam energi terbarukan, khususnya tenaga surya, memastikan bahwa kendaraan listrik di Arab Saudi benar-benar menggunakan energi bersih. Dengan biaya listrik yang relatif murah dari panel surya, operasional kendaraan listrik menjadi jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Lirik Harga Toyota Yaris Bekas 2008, Cocok untuk Gen Z

19 Maret 2026

Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40

19 Maret 2026

Investasi Cerdas untuk Bisnis Sukses di Tengah Persaingan! Suzuki Carry Minivan 2026 Tangguh dan Irit

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Situasi Timur Tengah Memanas, Dua Balapan F1 Dibatalkan

20 Maret 2026

Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025

20 Maret 2026

Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi

19 Maret 2026

3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?