Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 13 September 2026
Trending
  • Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
  • Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru
  • Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!
  • Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan
  • Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat
  • Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
  • Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Sejarah Orang utan Solo Safari Lepas, Pengaman Listrik Rusak hingga Warung Hancur
Hobi

Sejarah Orang utan Solo Safari Lepas, Pengaman Listrik Rusak hingga Warung Hancur

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pada hari Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Solo Safari. Seekor orang utan jantan bernama Didi berhasil melarikan diri dari exhibitnya dan bergerak hingga mencapai jalanan umum. Kejadian ini memicu kegaduhan di kalangan masyarakat dan menarik perhatian media sosial.

Kronologi Peristiwa

Didi, yang ditempatkan di area tengah danau atau mini island Solo Safari bersama rekan-rekannya, berhasil melepaskan kawat listrik pengaman yang menjadi bagian dari sistem keamanan di lokasi tersebut. Akibatnya, hewan ini bisa keluar dari area yang seharusnya terkunci dan bergerak menuju area luar.

Dalam rekaman video yang beredar, Didi terlihat masuk ke area parkir Rumah Makan Bengawan yang berada di Jalan Kyai H Masykur, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo. Dalam salah satu rekaman, orang utan tersebut tampak menjatuhkan sepeda motor yang terparkir di lokasi. Sementara itu, rekaman lainnya menunjukkan satwa tersebut naik ke kendaraan roda tiga yang sedang terparkir di depan bangunan kos.

Galih Pambuko, relawan SAR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang menjadi saksi kejadian, mengungkapkan bahwa Didi berasal dari Pasar Semangka dan langsung menuju Rumah Makan Bengawan setelah lepas dari kandang. Dari sana, hewan tersebut bergerak menyusuri jalanan sekitar hingga tiba di depan Markas Komando (Mako) SAR UNS.

Setelah itu, Didi berpindah ke area sebuah rumah kos. Petugas dari Solo Safari akhirnya berhasil mengamankannya dengan cara menembakkan obat bius. Namun, dalam proses pertama, Didi belum bisa dilumpuhkan sepenuhnya. Petugas kembali melakukan tembakan bius untuk memastikan keberhasilan evakuasi.

Penyebab dan Tanggapan dari Solo Safari

General Manager (GM) Solo Safari Miyana Harikna menjelaskan bahwa penyebab Didi bisa keluar adalah karena hewan tersebut berhasil melepas kawat listrik pengaman. Ia menyatakan bahwa sistem keamanan di Solo Safari dirancang dengan beberapa lapisan. Namun, Didi memiliki rasa penasaran yang tinggi, sehingga mampu melewati pengamanan tersebut.

“Karena orang utan itu 90 persen bisa menirukan manusia. Jadi dia sangat penasaran untuk melihat dan mencoba,” ujar Miyana.

Didi merupakan orang utan jantan yang ditempatkan di area exhibit bersama rekan-rekannya. Meskipun usianya masih dewasa, ia memiliki anak berusia dua tahun yang masih menyusui. Hal ini menunjukkan bahwa Didi masih dalam masa perkembangan dan bisa saja lebih aktif dibandingkan individu lainnya.

Petugas Solo Safari menyadari bahwa Didi tidak berada di dalam exhibit sekitar pukul 15.10 WIB. Setelah itu, pencarian langsung dilakukan untuk menemukan keberadaannya. Proses evakuasi dimulai setelah diketahui bahwa Didi telah keluar dari area exhibit.

Evaluasi dan Permintaan Maaf

Setelah kondisi terkendali, pihak Solo Safari melakukan evaluasi menyeluruh. Didi berhasil dievakuasi pada sekitar pukul 16.40 WIB, setelah berada di luar kandang selama sekitar 30 menit.

Miyana menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga sekitar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Ia menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengamanan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 Agustus 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 Agustus 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

31 Agustus 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?