Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 19 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Sam Altman dan Jony Ive Rancang Gadget AI Bentuk Pulpen?
Teknologi

Sam Altman dan Jony Ive Rancang Gadget AI Bentuk Pulpen?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kolaborasi OpenAI dan Jony Ive Membuat Gadget AI Baru

OpenAI, pengembang ChatGPT, bersama dengan Jony Ive, mantan desainer Apple, dikabarkan sedang menyiapkan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI). Dalam beberapa bulan terakhir, muncul bocoran mengenai perangkat yang akan dirilis. Salah satu yang paling menarik adalah gadget AI dalam bentuk pulpen pintar.

Pulpen AI ini diperkirakan akan memiliki kemampuan untuk mengubah tulisan tangan menjadi teks digital secara instan. Setelah itu, teks tersebut dapat langsung diproses oleh ChatGPT untuk diringkas, diedit, atau dianalisis. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang sering mencatat ide atau membutuhkan penanganan cepat terhadap informasi yang ditulis.

Selain itu, pulpen AI ini juga disebut memiliki fitur always-on listening. Artinya, perangkat ini bisa menangkap memo atau percakapan dan memberikan respons real time berbasis AI. Hal ini membuat perangkat ini cocok digunakan dalam situasi yang membutuhkan interaksi cepat dan akurat.

Perangkat sebagai “Third-Core Device”

Perangkat ini diposisikan sebagai “third-core device”, yaitu pelengkap dari ponsel dan laptop. Dengan demikian, perangkat ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perangkat utama, tetapi lebih sebagai alat pendukung yang mudah dibawa ke mana-mana. Potensi produksi oleh Foxconn, perusahaan manufaktur ternama yang juga terlibat dalam pembuatan iPhone, semakin memperkuat spekulasi tentang keberadaan perangkat ini.

Menurut laporan, perangkat ini akan dirilis dalam jangka waktu 1–2 tahun ke depan. Meskipun detail spesifik masih minim, rumor mengatakan bahwa perangkat ini bisa hadir dalam dua bentuk: pulpen pintar atau perangkat audio portabel mirip iPod Shuffle.

Bocoran Mengenai Nama Internal dan Desain

Dalam sebuah twit di X, seorang tipster bernama Smart Pikachu menyebut perangkat ini memiliki nama internal “Gumdrop”. Menurutnya, gadget AI hasil kolaborasi Sam Altman dan Jony Ive ini berpotensi diproduksi oleh Foxconn, perusahaan manufaktur yang juga dikenal sebagai perakit iPhone.

Desain perangkat audio portabel ini diperkirakan akan memungkinkan penggunaan harian, seperti pemutar musik iPod Shuffle generasi awal. Produk ini juga akan terhubung ke smartphone dan PC guna memanfaatkan daya komputasi dan tampilan dari perangkat utama.

Proses Pengembangan yang Tidak Terduga

Meskipun banyak spekulasi, kabar ini masih sebatas bocoran. Sampai saat ini, Jony Ive belum berkomentar banyak mengenai gadget AI yang dibuat bersama OpenAI. Ia hanya menyampaikan bahwa sebagian besar proses pengembangan perangkat keras anyar tersebut tidak dapat diprediksi.

“Terutama di perusahaan besar yang menghargai prediktabilitas, para pemimpin merasa sangat tidak nyaman dengan ambiguitas,” kata Ive. Ia juga memproyeksikan bahwa perangkat keras AI buatannya dengan Altman kemungkinan akan diperkenalkan dalam waktu dua tahun mendatang, atau bahkan lebih cepat.

Kesimpulan

Kolaborasi antara OpenAI dan Jony Ive menunjukkan potensi besar dalam dunia teknologi. Dengan perangkat seperti pulpen AI atau perangkat audio portabel, keduanya berupaya menciptakan solusi yang praktis dan efisien. Meskipun masih dalam tahap spekulasi, perkembangan ini menunjukkan arah baru dalam penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

11 Juli 2026

Waktu luang jadi ruang kreatif untuk modifikasi skutik murah

11 Juli 2026

Harga iPhone 17e 512GB Stabil, Ini Update Terbaru iPhone 17e dan Seri iPhone 17 iBox

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?