Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Rupiah melemah di bawah Rp 16.900 akibat sentimen global
    Ekonomi

    Rupiah melemah di bawah Rp 16.900 akibat sentimen global

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Indonesia – Jakarta.

    Nilai tukar rupiah mengalami penurunan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah sebesar 0,18% secara harian menjadi Rp 16.896 per dolar AS. Dalam seminggu terakhir, rupiah di pasar spot juga mengalami pelemahan sebesar 0,58% dibandingkan posisi pada hari Kamis (8/1/2026) yang berada di level Rp 16.798 per dolar AS.

    Sementara itu, menurut data Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah sebesar 0,05% secara harian menjadi Rp 16.880 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah Jisdor juga mengalami pelemahan sebesar 0,47% dari posisi pada hari Kamis (8/1/2026) yang berada di level Rp 16.801 per dolar AS.

    Ahli ekonomi dan pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah dalam seminggu terakhir dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah data indeks harga konsumen (CPI) AS yang naik sebesar 0,2% pada bulan Desember dan 2,6% secara tahunan, yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini memperkuat spekulasi mengenai kemungkinan penurunan suku bunga di masa depan.

    Selain itu, ada sentimen geopolitik yang turut memengaruhi kondisi pasar. Misalnya, ketegangan antara AS dan Venezuela serta aksi demonstrasi di Iran yang semakin intensif. Demonstrasi tersebut dilaporkan telah menewaskan sekitar 2.000 orang, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

    Peristiwa ini juga memicu peringatan dari Presiden AS Donald Trump, yang mengingatkan potensi tindakan militer serta ancaman tarif sebesar 25% terhadap negara-negara yang berbisnis dengan Iran. Selain itu, ada kekhawatiran terkait independensi Federal Reserve (The Fed).

    “Kekhawatiran atas independensi bank sentral AS setelah pemerintahan Trump membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell,” kata Ibrahim kepada media, Kamis (15/1/2026).

    Meskipun situasi ini menimbulkan ketidakpastian bagi investor, para kepala bank sentral dan eksekutif bank besar secara terbuka mendukung Powell. Mereka menekankan pentingnya menjaga otonomi The Fed di tengah tekanan politik.

    Taufan Dimas Hareva, Research and Development ICDX, menyatakan bahwa tekanan terhadap rupiah masih cukup signifikan akibat dominasi dolar AS. Namun, potensi stabilisasi tetap terbuka jika sentimen global membaik dan tidak ada tekanan eksternal yang signifikan.

    Beberapa sentimen yang perlu diperhatikan ke depan, khususnya dari faktor global, seperti rilis data ekonomi AS seperti inflasi dan data tenaga kerja. Arah kebijakan The Federal Reserve juga akan memengaruhi pergerakan dolar AS.

    “Selain itu, dinamika geopolitik global dan pergerakan imbal hasil US Treasury juga akan menjadi faktor penting,” ujar Taufan.

    Dari sisi domestik, Taufan menambahkan bahwa pasar akan mencermati respons Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Selain itu, pergerakan arus modal asing akan sangat menentukan arah rupiah dalam jangka pendek.

    Ibrahim memproyeksikan rupiah dalam seminggu ke depan akan berada di kisaran Rp 16.840 hingga Rp 17.000 per dolar AS. Sementara itu, Taufan memperkirakan rupiah selama seminggu ke depan masih akan fluktuatif dengan kecenderungan bergerak di rentang Rp 16.750 hingga Rp 17.000 per dolar AS.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?