Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 14 Februari 2026
Trending
  • Panduan lengkap naik kapal ke Pulau Seribu: Rute, harga, dan tips terbaru
  • Ramalan Zodiak Pisces 11 Februari 2026: Finansial, Kesehatan, Karir, dan Cinta
  • Toyota Kijang Kapsul Hadir Lagi dengan Konsep Baru pada 2026
  • Sopir MBG di Kebumen Ngamuk, Diduga Mabuk Obat Batuk, Dipecat
  • Wakil Ketua MA Yakin Eka dan Bambang Terima Suap Sebelum Kenaikan Gaji
  • OJK Umumkan Praktik Spekulasi Saham Mulai dari Pelanggaran Saat IPO
  • Penonton Persebaya Tembus 160 Ribu, Bhayangkara FC Incar Rekor untuk Menyusul Persib
  • XLSMART meluncurkan XL Ultra 5G+ di berbagai daerah: 5G lebih unggul
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Rob Turunkan Usia Jalan di Pantura Jawa Tengah
Nasional

Rob Turunkan Usia Jalan di Pantura Jawa Tengah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Rob Turunkan Usia Jalan di Pantura Jawa Tengah
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

BANJIR air laut pasang (rob) mengakibatkan terjadinya penurunan usia jalan dari sebelumnya 15-20 tahun menjadi 3-5 tahun, sehingga meningkatkan anggaran perawatan jalan karena jalan mudah rusak.

Banjir air laut pasang (rob) hingga kini masih merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, bahkan setiap rob datang siang hingga petang merendam Jalur Pantura Semarang-Demak terutama di Kecamatan Sayung dan Jalur Penghubung di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Selain menimbulkan genangan banjir hingga beberapa jam lamanya dan mengganggu transportasi di ruas jajan tersebut, kondisi jalan juga mendalami kerusakan cukup parah hingga berkali-kali dilakukan perbaikan. “Jalur Pantura di Kecamatan Sayung dalam satu tahun tiga kali diperbaiki dan ditingkatkan, tetapi tetap terus terendam banjir,” ujar Khoris,40, warga Demak.

Baca juga : Banjir Rob Kembali Rendam Demak dan Pekalongan di Pantura Jawa Tengah 

Hal serupa juga diungkapkan Chondori, warga Gemulai, Kecamatan Sayung, Demak bahwa tidak hanya diperbaiki dengan tambak sulam, jalur Pantura Semarang-Demak itu juga ditinggikan dan jika diukur dari sebelumnya naik pengecoran jalan lebih dari 75 centimeter, tetapi tetap terendam banjir saat rob datang.

Prakiraan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani mengatakan banjir rob masih berpotensi kembali merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, karena air laut pasang dengan ketinggian 1,1 meter masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah pukul 14.00-17.00 WIB.

“Diminta warga di daerah pesisir Pantura Jawa Tengah seperti Demak, Semarang, Kendal, Pekalongan dan Pemalang untuk kembali siaga banjir rob,” kata Wahyu Sri Mulyani Rabu (4/6).

Baca juga : Ahli: Geologi dan Perubahan Iklim Global Penyebab Banjir Rob Pantura

Sementara itu  Kepala Bidang Preservasi I Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Yogyakarta Tri Bakti Mulianto mengungkapkan akibat banjir rob menjadikan penurunan usia jalan dari sebelumnya 15-20 tahun menjadi 3-5 tahun, sehingga hal ini meningkatkan anggaran perawatan jalan.

“Genangan rob yang bersifat asam dan korosif bisa memangkas masa pakai jalan, sehingga biaya pemeliharaan jalan pun melonjak tajam,” demikian Tri Bakti Mulianto.

Menurut Tri Bakti Mulianto proyek pembangunan jalan baru di kawasan rob tersey sering terhambat karena lokasi kerja tergenang air rob, sehingga progres pembangunan juga terlambat dan kembali akhirnya anggaran pembangunan membengkak. (H-2)

Jalan Jawa Pantura Rob Tengah Turunkan usia
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Panduan lengkap naik kapal ke Pulau Seribu: Rute, harga, dan tips terbaru

13 Februari 2026

OJK Umumkan Praktik Spekulasi Saham Mulai dari Pelanggaran Saat IPO

13 Februari 2026

Sopir MBG di Kebumen Ngamuk, Diduga Mabuk Obat Batuk, Dipecat

13 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Panduan lengkap naik kapal ke Pulau Seribu: Rute, harga, dan tips terbaru

13 Februari 2026

Ramalan Zodiak Pisces 11 Februari 2026: Finansial, Kesehatan, Karir, dan Cinta

13 Februari 2026

Toyota Kijang Kapsul Hadir Lagi dengan Konsep Baru pada 2026

13 Februari 2026

Sopir MBG di Kebumen Ngamuk, Diduga Mabuk Obat Batuk, Dipecat

13 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?