Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 25 Agustus 2026
Trending
  • 30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026
  • Mengapa mobil kei jadi favorit di Jepang?
  • 12 Shio Paling Beruntung Sabtu 22 Agustus 2026, Naga Puncak, Kelinci Waspada!
  • Christopher Lehmpfuhl mengungkap kesamaan seniman Indonesia dan Jerman
  • Kebakaran Hutan Kalimantan Ancam Kesehatan dan Ekonomi, DPR Minta Tindakan Cepat
  • Saksi Buka Tarif Perangkat Desa Pati, Bukan Perintah Sudewo Tapi Kesepakatan Kades
  • UNIMMA kuatkan wisata halal dan UMKM Sumberarum dengan KriPaya dan digitalisasi
  • 63 Pertandingan dalam Satu Musim Jadi Bukti Arsenal Butuh Ezri Konsa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ribuan Relawan SPPG Tasikmalaya Demo di Setda, Desak MBG Berjalan Lancar
Nasional

Ribuan Relawan SPPG Tasikmalaya Demo di Setda, Desak MBG Berjalan Lancar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Aksi Massal Relawan SPPG Tasikmalaya untuk Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Ribuan relawan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi besar-besaran di lapangan Setda Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026). Massa yang terdiri dari pengelola dapur, pelaku UMKM, hingga pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) ini turun ke jalan demi menyuarakan satu tuntutan mutlak: mendesak agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan di daerah.

Aksi solidaritas ini bergulir di tengah guncangan hebat pasca ditetapkannya pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di pusat. Ditambah lagi, beredar informasi bahwa program MBG terancam dihentikan sementara selama masa libur sekolah.

Pantauan di lapangan menunjukkan ribuan massa membawa berbagai atribut aksi. Sejumlah spanduk dengan tulisan mencolok membentang di tengah lapangan. Di antaranya bertuliskan “Lanjutkan MBG, Anak Kenyang Emak Tenang”, “Kami Butuh MBG karena Membuka Lapangan Kerja”, hingga penegasan sikap relawan: “Yang Salah Koruptornya, Bukan Program MBG-nya!”.

Relawan juga menegaskan dalam poster mereka bahwa MBG adalah penggerak nyata ekonomi rakyat kecil. Paguyuban mitra SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) menilai, program nasional ini terbukti ampuh menyerap ribuan tenaga kerja baru di pelosok daerah. Selain mendesak kepastian keberlanjutan program, mereka juga menuntut perbaikan tata kelola serta peningkatan kualitas makanan bagi seluruh anak penerima manfaat.

Langkah ini krusial demi menjaga stabilitas pendapatan para pekerja dapur yang kini menggantungkan hidupnya pada ekosistem MBG. Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Ucu Supriatna, menegaskan bahwa gejolak hukum di tingkat pusat tidak boleh mengorbankan hajat hidup masyarakat di daerah. Menurutnya, rantai pasok ekonomi yang sudah terbentuk di tingkat bawah saat ini berjalan sangat kondusif.

“Yang disuarakan tadi tentunya mengenai tentang keberlanjutan program MBG, yang kedua bahwa ketika sekarang ini keadaan MBG di pusat lagi gonjang ganjing, tetapi di daerah masih aman. Dan berharap bahwa program MBG ini tetap berlanjut,” ungkap Ucu Supriatna kepada Indonesiadiscover.com di lokasi aksi, Kamis (25/6/2026).

Terkait pusaran kasus hukum yang menimpa pimpinan BGN, Ucu menyatakan seluruh relawan mendukung penegakan hukum agar diusut tuntas seadil-adilnya. Namun, ia mewanti-wanti pemerintah agar tidak mengambil kebijakan fatal dengan menghentikan program secara keseluruhan.

“Sebetulnya begini, kalau merasa berbicara dirugikan kita tidak dirugikan, tetapi ketika program ini ditutup berarti pemerintah tidak sesuai dengan nawa citanya yakni membuka lapangan pekerjaan,” tegas Ucu.

Ia juga tidak menampik perlunya evaluasi berkala mengenai mutu asupan gizi, berkaca dari beberapa insiden keracunan makanan yang sempat terjadi. “Tentu dalam hal ini perlunya perbaikan supaya mutu kualitas menu yang akan disajikan. Karena beberapa kejadian seperti keracunan makanan itu semua kembali ke seluruh mitra dan relawan harus seimbang dan harus siap lebih baik,” tambahnya.

Kritisi Keadilan Kekayaan Alam Indonesia

Sudut pandang berbeda yang tak kalah lantang datang dari perwakilan relawan dapur asal Kecamatan Padakembang, Azis. Saat berorasi di atas mobil komando di hadapan ribuan massa, ia melontarkan kritik tajam mengenai keadilan sosial dan distribusi kekayaan alam Indonesia.

“Indonesia punya emas, punya nikel, ada batu bara, tapi hasilnya tidak dirasakan (langsung oleh rakyat bawah). Namun, keberadaan MBG sangat dirasakan seluruh masyarakat seluruh Indonesia, maka di Kabupaten Tasikmalaya, MBG harus jalan terus, tidak boleh dihentikan,” pekik Azis disambut gemuruh dari massa aksi.

Azis kemudian merumuskan beberapa poin rekomendasi mendesak yang ditujukan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya:

  • Keberlanjutan Tanpa Syarat: Meminta Pemkab Tasikmalaya pasang badan menjamin program MBG tetap berjalan terlepas dari dinamika politik dan hukum di Jakarta karena asas manfaatnya langsung menyentuh masyarakat bawah.
  • Kesejahteraan Relawan Dapur: Mendukung penuh kepala BGN juklak juknis terutama untuk mensejahterakan para relawan dapur yang setiap hari memproduksi makanan sehat.
  • Penyelamatan Ekonomi Lokal: Mempertahankan ekosistem MBG karena terbukti membuka peluang kerja massal bagi warga lokal dan mendongkrak omzet pelaku UMKM di wilayah pelosok Tasikmalaya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Saksi Buka Tarif Perangkat Desa Pati, Bukan Perintah Sudewo Tapi Kesepakatan Kades

25 Agustus 2026

Kebakaran Hutan Kalimantan Ancam Kesehatan dan Ekonomi, DPR Minta Tindakan Cepat

25 Agustus 2026

Harga tiket mulai Rp956.500, cek jadwal kapal Pelni Jayapura-Makassar September 2026

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Mengapa mobil kei jadi favorit di Jepang?

25 Agustus 2026

12 Shio Paling Beruntung Sabtu 22 Agustus 2026, Naga Puncak, Kelinci Waspada!

25 Agustus 2026

Christopher Lehmpfuhl mengungkap kesamaan seniman Indonesia dan Jerman

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?