Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Rencanakan Pensiun Sesuai Gaya Hidup, Hitung Biar Tidak Kekurangan Dana
    Ekonomi

    Rencanakan Pensiun Sesuai Gaya Hidup, Hitung Biar Tidak Kekurangan Dana

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tantangan Masyarakat Menua di Asia

    Di tengah perubahan demografi yang terjadi secara cepat, fenomena masyarakat menua menjadi tantangan nyata di kawasan Asia, termasuk di Indonesia. Meski masih berada pada tahap awal dalam kesiapan pensiun, Indonesia menghadapi pergeseran struktur penduduk yang signifikan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2035 lebih dari 14 persen penduduk diperkirakan berusia di atas 60 tahun. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 20 persen atau sekitar 63 juta jiwa pada 2045.

    Perubahan ini menunjukkan bahwa bonus demografi mulai menyusut dan masyarakat harus mempersiapkan diri untuk masa pensiun yang lebih panjang. Dalam konteks ini, Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation meluncurkan kampanye “Pensiun Gak Susah” dengan tujuan mendorong masyarakat merencanakan masa depan sejak dini agar dapat menikmati kehidupan yang berkualitas di usia pensiun.

    Komitmen Bank DBS Indonesia

    Menurut Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, bank ini berkomitmen memberdayakan populasi menua melalui panduan dan wawasan menyeluruh. Tujuannya adalah membantu masyarakat merencanakan pensiun secara holistik, sehingga setiap individu dapat menikmati hidup yang bermakna di setiap fase usia.

    Bank DBS Indonesia juga menghadirkan Retirement Goal Calculator sebagai referensi awal bagi masyarakat untuk merencanakan kebutuhan pensiun secara lebih menyeluruh dan terarah. Kalkulator ini dirancang untuk membantu individu memahami gambaran kebutuhan finansial di masa depan, tidak hanya dari sisi kebutuhan dasar, tetapi juga gaya hidup yang ingin dipertahankan di usia pensiun.

    Contoh Perhitungan Dana Pensiun

    Sebagai ilustrasi, seseorang bernama Reza yang saat ini berusia 30 tahun, berencana pensiun pada usia 55 tahun, dan memiliki harapan hidup hingga usia 71 tahun. Berikut rincian pemasukan dan pengeluarannya:

    • Dana tabungan:
    • Total deposito: Rp10.000.000
    • Total investasi: Rp15.000.000
    • Rata-rata return per tahun: 5,57%
    • Dana yang ditabung tiap bulan: Rp3.000.000

    • Pengeluaran:

    • Kebutuhan dasar: Rp13.000.000
    • Kebutuhan lain: Rp7.500.000

    Dengan estimasi kebutuhan pensiun sekitar Rp19.500.000 juta per bulan (dalam nilai hari ini) dan masa pensiun 16 tahun, maka Reza memerlukan dana sekitar Rp2.521.591.343 atau Rp19.666.667 per bulan. Estimasi ini memperhitungkan asumsi inflasi sebesar 3,1% serta imbal hasil investasi tahunan rata-rata 5,57%. Perhitungan ini sudah mencakup kebutuhan dasar (termasuk makanan, utilitas, dan belanja bulanan) serta kebutuhan lainnya (seperti belanja pakaian, olahraga, serta liburan).

    Strategi Praktis dalam Merencanakan Pensiun

    Ligwina Hananto, Founder & CEO, Lead Financial Trainer at QM Financial, menjelaskan bahwa salah satu strategi praktis yang bisa diterapkan adalah formula pos pengeluaran 10/20/30/40. Dari pendapatan bulanan, idealnya minimal 10% dialokasikan untuk menabung atau investasi, maksimal 20% untuk gaya hidup, maksimal 30% untuk cicilan, dan sisanya 40% untuk kebutuhan rutin sehari-hari.

    Potensi Pasar Lansia yang Besar

    Masa pensiun adalah fase hidup di mana ketenangan, keamanan, dan kualitas hidup menjadi prioritas. Perencanaan yang matang mengajarkan bahwa menumbuhkan dana saja tidak cukup, tetapi juga harus memerhatikan perlindungan yang memadai, seiring meningkatnya ketidakpastian dan tantangan kehidupan.

    “Dengan menggabungkan investasi yang bijak dan proteksi melalui asuransi, nasabah dapat menjaga daya beli dan aset, memperoleh ketenangan pikiran, tetap mandiri, dan menikmati masa tua dengan percaya diri,” ujar Djoko Sulistyo, Head of Investment & Insurance Products, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia.

    Sebagai mitra tepercaya dalam manajemen kekayaan, Bank DBS Indonesia berkomitmen mendampingi nasabah di setiap fase kehidupan melalui solusi perbankan yang mendukung kesiapan pensiun.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?