Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi
  • OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
  • Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin
  • Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah
  • Arsenal Kalah dari Man United, Rekor 20 Tahun Liga Inggris Chelsea Tetap Aman
  • Akhyana Kehilangan Motor Kesayangannya di Plumbon
  • Cha Eun Woo Diperiksa Terkait Dugaan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar
  • Hoki Beruntun! 5 Shio Ini Dikabarkan Dapat Keberuntungan Tak Terputus
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Rencanakan Pensiun Sesuai Gaya Hidup, Hitung Biar Tidak Kekurangan Dana
Ekonomi

Rencanakan Pensiun Sesuai Gaya Hidup, Hitung Biar Tidak Kekurangan Dana

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan Masyarakat Menua di Asia

Di tengah perubahan demografi yang terjadi secara cepat, fenomena masyarakat menua menjadi tantangan nyata di kawasan Asia, termasuk di Indonesia. Meski masih berada pada tahap awal dalam kesiapan pensiun, Indonesia menghadapi pergeseran struktur penduduk yang signifikan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2035 lebih dari 14 persen penduduk diperkirakan berusia di atas 60 tahun. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 20 persen atau sekitar 63 juta jiwa pada 2045.

Perubahan ini menunjukkan bahwa bonus demografi mulai menyusut dan masyarakat harus mempersiapkan diri untuk masa pensiun yang lebih panjang. Dalam konteks ini, Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation meluncurkan kampanye “Pensiun Gak Susah” dengan tujuan mendorong masyarakat merencanakan masa depan sejak dini agar dapat menikmati kehidupan yang berkualitas di usia pensiun.

Komitmen Bank DBS Indonesia

Menurut Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, bank ini berkomitmen memberdayakan populasi menua melalui panduan dan wawasan menyeluruh. Tujuannya adalah membantu masyarakat merencanakan pensiun secara holistik, sehingga setiap individu dapat menikmati hidup yang bermakna di setiap fase usia.

Bank DBS Indonesia juga menghadirkan Retirement Goal Calculator sebagai referensi awal bagi masyarakat untuk merencanakan kebutuhan pensiun secara lebih menyeluruh dan terarah. Kalkulator ini dirancang untuk membantu individu memahami gambaran kebutuhan finansial di masa depan, tidak hanya dari sisi kebutuhan dasar, tetapi juga gaya hidup yang ingin dipertahankan di usia pensiun.

Contoh Perhitungan Dana Pensiun

Sebagai ilustrasi, seseorang bernama Reza yang saat ini berusia 30 tahun, berencana pensiun pada usia 55 tahun, dan memiliki harapan hidup hingga usia 71 tahun. Berikut rincian pemasukan dan pengeluarannya:

  • Dana tabungan:
  • Total deposito: Rp10.000.000
  • Total investasi: Rp15.000.000
  • Rata-rata return per tahun: 5,57%
  • Dana yang ditabung tiap bulan: Rp3.000.000

  • Pengeluaran:

  • Kebutuhan dasar: Rp13.000.000
  • Kebutuhan lain: Rp7.500.000

Dengan estimasi kebutuhan pensiun sekitar Rp19.500.000 juta per bulan (dalam nilai hari ini) dan masa pensiun 16 tahun, maka Reza memerlukan dana sekitar Rp2.521.591.343 atau Rp19.666.667 per bulan. Estimasi ini memperhitungkan asumsi inflasi sebesar 3,1% serta imbal hasil investasi tahunan rata-rata 5,57%. Perhitungan ini sudah mencakup kebutuhan dasar (termasuk makanan, utilitas, dan belanja bulanan) serta kebutuhan lainnya (seperti belanja pakaian, olahraga, serta liburan).

Strategi Praktis dalam Merencanakan Pensiun

Ligwina Hananto, Founder & CEO, Lead Financial Trainer at QM Financial, menjelaskan bahwa salah satu strategi praktis yang bisa diterapkan adalah formula pos pengeluaran 10/20/30/40. Dari pendapatan bulanan, idealnya minimal 10% dialokasikan untuk menabung atau investasi, maksimal 20% untuk gaya hidup, maksimal 30% untuk cicilan, dan sisanya 40% untuk kebutuhan rutin sehari-hari.

Potensi Pasar Lansia yang Besar

Masa pensiun adalah fase hidup di mana ketenangan, keamanan, dan kualitas hidup menjadi prioritas. Perencanaan yang matang mengajarkan bahwa menumbuhkan dana saja tidak cukup, tetapi juga harus memerhatikan perlindungan yang memadai, seiring meningkatnya ketidakpastian dan tantangan kehidupan.

“Dengan menggabungkan investasi yang bijak dan proteksi melalui asuransi, nasabah dapat menjaga daya beli dan aset, memperoleh ketenangan pikiran, tetap mandiri, dan menikmati masa tua dengan percaya diri,” ujar Djoko Sulistyo, Head of Investment & Insurance Products, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia.

Sebagai mitra tepercaya dalam manajemen kekayaan, Bank DBS Indonesia berkomitmen mendampingi nasabah di setiap fase kehidupan melalui solusi perbankan yang mendukung kesiapan pensiun.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Meikarta jadi rusun subsidi, dekatkan hunian ke pusat ekonomi

27 Januari 2026

Risiko fiskal mengancam pasar SBN, yield melonjak

27 Januari 2026

Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 25 Januari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

27 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026

Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin

28 Januari 2026

Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?