Ringkasan Berita:
- Mourinho tetap tenang meskipun Real Madrid sempat dihujani suara protes dari para penggemar Bernabeu
- Mourinho mengubah strategi selama jeda untuk membalikkan situasi
- Mbappe menciptakan triple gol dalam kemenangan 4-1 Real Madrid
Indonesiadiscover.com– Jose Mourinho merayakan laga kandang pertamanya dalam masa kedua sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan besar 4-1 melawan Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa lebih istimewa karena Real Madrid sempat menghadapi babak pertama yang berat sebelum berubah total setelah jeda dan mencetak tiga gol tambahan.
Real Sociedad berhasil membuat Los Blancos kesulitan dalam mengembangkan permainan hingga para penggemar di stadion Bernabeu mulai memberikan sorakan “boo” ketika tuan rumah belum menunjukkan penampilan yang diharapkan.
Mourinho tidak memandang kondisi ini sebagai alasan untuk khawatir, karena ia justru memutuskan untuk tetap tenang.
“Permainan di Bernabeu berjalan tenang, saya tidak terlalu cemas atau kaku sebelum pertandingan,” kata Mourinho mengutip.Diaro AS.
Mourinho menikmati kesempatan kembali ke Bernabeu setelah sebelumnya berada di stadion tersebut saat masih melatih Benfica.
“Kami benar-benar menikmatinya, kali terakhir saya berada di sana adalah bersama Benfica dan pertandingan itu cukup berat,” ujar Mourinho.
Real Sociedad memang tidak menghasilkan banyak peluang, tetapi mereka berhasil memanfaatkan kesempatan yang diperoleh untuk mencetak gol di babak pertama ketika Real Madrid belum mampu mengatasi tekanan.
Mourinho Hadapi “Boo” Bernabeu
Mourinho kemudian menjelaskan bahwa Real Sociedad bermain sangat terstruktur sehingga membuat Real Madrid kesulitan dalam melakukan pressing.
Terutama dengan adanya celah di antara pemain belakang yang menyebabkan skema serangan tuan rumah tidak berjalan dengan baik.
“Latih mereka sangat hebat, mereka sangat terstruktur dengan baik dan ada banyak ruang di antara pemain belakang, sehingga mereka sangat sulit untuk dikalahkan,” kata Mourinho.
Keadaan ini memaksa Mourinho menunggu hingga jeda pertandingan untuk melakukan beberapa perubahan.
Karena tidak ada kesempatan istirahat hidrasi yang dapat digunakan untuk memberikan petunjuk tambahan.
“Itu merupakan salah satu pertandingan di mana saya berharap kami memiliki jeda untuk hidrasi, tetapi tanpa hal itu kami harus menunggu untuk melakukan penyesuaian,” kata Mourinho.
Teriakan penonton Bernabeu kemudian menjadi tantangan lain yang harus dihadapi Mourinho bersama rekan-rekannya ketika Real Madrid belum mampu menguasai pertandingan sesuai harapan.
“Kami sudah memahami kondisi Bernabeu, para pemain juga mengetahuinya, dan ini adalah kesan pertama kami karena baru saja tiba,” ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal tersebut menyadari bahwa tekanan publik yang tinggi adalah akibat dari sejarah besar Real Madrid.
“Real Madrid memiliki pemain-pemain hebat dan menginginkan lebih, lebih, dan lebih,” kata Mourinho.
Mourinho selanjutnya meminta para pemainnya agar tetap tenang menghadapi tekanan, karena menurutnya kemampuan dalam menghadapi situasi berat merupakan bagian penting dalam pertumbuhan tim.
“Yang terpenting adalah kita tetap tenang menghadapi tantangan,” ujar Mourinho.
Mbappe Cetak Triple, Real Madrid Meledak Setelah Jeda
Ketegangan di babak pertama akhirnya berubah menjadi pesta bagi Real Madrid setelah Mourinho melakukan dua hingga tiga perubahan di jeda, sehingga performa timnya meningkat secara signifikan.
“Kami tetap tenang setelah menerima ejekan, melakukan dua atau tiga perubahan di tengah pertandingan, lalu menyelesaikan pertandingan,” kata Mourinho.
Real Madrid kemudian tampil lebih unggul setelah jeda dengan kualitas permainan Jude Bellingham dan Vinicius Junior yang membantu tuan rumah memperkuat tekanan terhadap pertahanan Real Sociedad.
“Setelah jeda, kami mencetak tiga gol dan sebenarnya mampu mencetak empat, sementara Real Sociedad juga bermain dengan baik,” kata Mourinho.
Kylian Mbappe menjadi bintang dalam pemulihan Real Madrid setelah penyerang asal Prancis itu mencetak hattrick dalam kemenangan 4-1 tersebut.
Mbappe mencetak gol pembuka untuk Real Madrid di babak pertama sebelum Real Sociedad memberikan tanggapan.
Namun, El Real kemudian memperkuas pertandingan setelah jeda.
Gol-gol yang dicetak oleh Mbappe serta tambahan dari Vinicius Junior akhirnya membuat Real Madrid bersuka cita di stadion Bernabeu.
Hal tersebut memberikan Mourinho awal yang meyakinkan sejak kembalinya sebagai pelatih Los Blancos.
“Pada akhirnya kami berhasil meraih apa yang kami harapkan, tiga poin, dan para penggemar pulang dengan memperoleh gambaran mengenai apa yang akan kami lakukan,” ujar Mourinho.
(Indonesiadiscover.com/Niken)



