Kondisi Anak Ruben Onsu yang Menjadi Perhatian
Kisruh antara presenter ternama, Ruben Onsu, dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Perselisihan ini tidak hanya terkait dengan masalah perceraian, tetapi juga munculnya tanda-tanda bahwa Ruben sedang mempertimbangkan langkah untuk mengajukan hak asuh anak. Hal ini dilakukan setelah berbagai peristiwa yang menunjukkan lingkungan di mana anak-anak Ruben tinggal dinilai tidak aman.
- Sejumlah kejadian viral di media sosial membuat pihak Ruben semakin khawatir. Salah satunya adalah ucapan Sarwendah saat melakukan siaran langsung di TikTok, yang diduga menyindir Ruben dengan kata-kata yang dianggap tidak pantas.
- Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben, menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa rencana pengajuan hak asuh anak dipertimbangkan.
- Ia menegaskan bahwa kondisi psikologis anak-anak sangat rentan terpengaruh oleh lingkungan sekitar mereka, terutama jika terus-menerus terpapar situasi yang tidak sehat.
Keberatan Ruben atas Penghalangan Bertemu Anak
Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dengan kedua putrinya sejak perceraian pada tahun 2024. Menurut kesepakatan yang dibuat sebelumnya, ia diberi kesempatan untuk bertemu anak-anaknya tiga kali dalam seminggu. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, penghalangan terus terjadi.
- Untuk membantah hal tersebut, Ruben menghentikan nafkah senilai Rp 225 juta per bulan sejak akhir Desember 2026. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk protes terhadap sikap Sarwendah.
- Meski demikian, Sarwendah dinilai tidak memperhatikan permintaan Ruben untuk bisa bertemu anak-anaknya. Justru, isu tentang nafkah yang terhenti terus digunakan sebagai bahan perdebatan.
Rasa Percaya Diri yang Mulai Luntur
Di tengah ketegangan yang terjadi, Ruben menyampaikan rasa percaya dirinya yang mulai luntur. Ia mengaku merasa sulit untuk menghadiri acara keluarga seperti ulang tahun anak-anaknya.
- Pada hari ulang tahun kedua putrinya, Ruben tidak bisa hadir karena jadwal syuting yang bertabrakan.
- Ia menyinggung soal video-video yang muncul belakangan, yang menurutnya memengaruhi keyakinannya untuk bisa bertemu dengan anak-anaknya.
- “Saya banyak enggak percaya dirinya ketemu keluar,” ujar Ruben, yang menunjukkan perasaan cemas dan ragu.
Harapan Ruben untuk Bisa Bertemu Anak
Meski menghadapi berbagai tantangan, Ruben tetap menegaskan bahwa tujuannya hanya ingin bisa bertemu dengan anak-anaknya. Ia mengharapkan agar masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik.
- “Saya selalu bertanya gitu. Ini yang disampaikan ini adalah ingin bertemunya gitu, ingin bertemunya saya dengan anak saya,” jelas Ruben.
- Ia menekankan bahwa apa yang diminta hanya sebatas bertemu dan bermain dengan anak-anaknya, bukan tentang masalah finansial.
- “Udah gitu aja,” tambahnya, yang menunjukkan kekecewaannya terhadap cara Sarwendah menangani situasi ini.
Kekhawatiran tentang Lingkungan Anak
Ruben juga menyampaikan kekhawatiran tentang bagaimana anak-anaknya diasuh oleh Sarwendah. Ia menilai bahwa lingkungan sekitar mereka tidak sepenuhnya sehat.
- Ia menyoroti adanya campur tangan orang-orang luar yang ikut campur dalam masalah ini.
- “Jangan terus akhirnya menyudutkan, memberikan kata-kata yang kurang pantas,” ujarnya, yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap cara orang-orang lain menangani masalah ini.
- “Bagaimana anak saya harus dibesarkan dengan lingkungan yang seperti itu?” tanyanya, yang menunjukkan rasa prihatin atas masa depan anak-anaknya.


