Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 26 Mei 2026
Trending
  • Bukayo Saka Jawab Kritikan Pengkritik Arsenal
  • 7 tempat romantis untuk ngedate di Semarang
  • 6 Drama Korea Park Eun Bin Tanpa Romansa, Termasuk The Wonderfools
  • Mualem Minta BPJS Buka Blokir JKA
  • 5 cara mudah jaga keuangan di tengah kenaikan dolar
  • 31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Kuatkan Ekosistem Digital Nasional
  • Jaecoo J5 EV: Desain Modern, Teknologi Canggih, Cek Harga Sekarang
  • Persiapan Konser dan Rencana Karier, Afgan Siap Tampil di Layar Lebar?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Profil Aulia Dwi Nasrullah, TNI Siaga 1 Hadapi Eskalasi Perang Timur Tengah
Nasional

Profil Aulia Dwi Nasrullah, TNI Siaga 1 Hadapi Eskalasi Perang Timur Tengah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penugasan Baru Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah

Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah kini menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Penunjukannya ini dilakukan dalam rangka memperkuat komunikasi dan informasi yang dikelola oleh TNI, terutama di tengah situasi geopolitik yang semakin dinamis.

TNI telah menetapkan status Siaga I sebagai respons terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi keamanan dan stabilitas nasional. Status Siaga I berlaku sejak 1 Maret 2026 hingga situasi tersebut selesai.

Dalam salinan dokumen telegram rahasia yang beredar, disebutkan bahwa peningkatan kesiapsiagaan TNI didasarkan pada perkembangan situasi global dan pertimbangan pimpinan TNI. Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa seluruh jajaran TNI diminta untuk melakukan langkah-langkah koordinasi guna mengantisipasi dampak dari konflik di kawasan Timur Tengah.

Berikut adalah tujuh poin instruksi koordinasi yang tercantum dalam salinan dokumen tersebut:

  • Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI agar menyiagakan personel dan alutsista di jajarannya serta melaksanakan patroli di obyek vital strategis seperti sentra perekonomian, bandara, pelabuhan laut/sungai, stasiun kereta api, bus, PLN, dan lain-lain.
  • Kohanudnas melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus menerus selama 24 jam.
  • BAIS TNI memerintahkan Atase Pertahanan RI di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI bila diperlukan, berkoordinasi dengan Kemenlu, KBRI, dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.
  • Kodam Jaya/Jayakarta agar melaksanakan patroli di tempat-tempat obyek vital strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusifitas di wilayah DKI Jakarta.
  • Satuan intelijen melaksanakan deteksi dini (deni) dan cegah dini (ceni) adanya kelompok yang memanfaatkan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk membuat situasi di dalam negeri tidak kondusif.
  • Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) melaksanakan siaga di satuan masing-masing.
  • Laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada Panglima TNI pada kesempatan pertama.

Tanggapan dari Kapuspen TNI

Meski tidak secara langsung mengonfirmasi status Siaga I, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah menegaskan bahwa tugas pokok TNI adalah melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara. Ia menekankan bahwa TNI bertugas secara profesional dan responsif dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional.

Selain itu, TNI juga siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional. Salah satu bentuk kesiapsiagaan operasional adalah dengan melaksanakan Apel pengecekan kesiapan secara rutin.

Situasi di Wilayah Indonesia

Beredar video di media sosial yang menunjukkan pasukan baret ungu Korps Marinir sambil mengenakan ransel memadati sebuah peron stasiun kereta api pada Kamis (5/3/2026). Meski belum jelas kapan dan di mana kejadian tersebut, hal ini menunjukkan kesiapan TNI dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Di sisi lain, Kodam XXI Radin Inten (Lampung – Bengkulu) mempublikasikan apel siaga I yang dilaksanakan di Lapangan Satlog, Way Halim, Kota Bandar Lampung pada Selasa (3/3/2026).

Perkembangan Konflik di Timur Tengah

Konflik di kawasan Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan militer terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi negara tersebut. Serangan balasan dari Iran menyasar sejumlah pangkalan militer AS di negara-negara Teluk Timur Tengah termasuk Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Irak, dan Yordania, serta wilayah pendudukan Israel di Palestina.

Perang juga meluas hingga Lebanon, di mana militer Israel bertempur dengan pasukan paramiliter Hizbullah.

Profil Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah

Aulia Dwi Nasrullah lahir pada 28 Agustus 1977. Ia lulus dari Akademi Militer angkatan 1998. Pada usia 46 tahun 4 bulan, ia menjadi perwira tinggi dengan pangkat bintang. Ini lebih cepat dibandingkan Faisol Izuddin Karimi alumni Akmil 1999 yang pecah bintang pada usia 46 tahun 8 bulan.

Karier militer Aulia Dwi Nasrullah banyak dijalani dalam penugasan Kopassus. Ia lahir sebagai Brigadir Jenderal TNI pada 28 Agustus 1977. Pangkat bintang satu diraihnya pada 20 Desember 2023 saat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menugaskannya sebagai Asops Kaskogabwilhan III.

Pangkat Aulia Dwi Nasrullah pun naik dari Kolonel Infanteri menjadi brigadir jenderal. Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia bernomor Kep/1470/XII/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia ditetapkan pada Senin 18 Desember 2023.

Aulia Dwi Nasrullah lebih muda empat bulan dari Faisol Izuddin Karimi, yang lahir pada 22 April 1977. Faisol Izuddin Karimi pecah bintang satu pada 29 November 2023, saat usianya 46 tahun tujuh bulan. Sedangkan Aulia Dwi Nasrullah pecah bintang satu pada usia 46 tahun 4 bulan.

Data Diri

Brigadir Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah S.E, M.Han (lahir 28 Agustus 1977) adalah seorang perwira tinggi TNI AD yang sejak 18 Desember 2023 mengemban amanat sebagai Asops Kaskogabwilhan III. Ia lulusan Akademi Militer tahun 1998 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Jabatan sebelumnya adalah Danmenchandra Akademi TNI.

Aulia Dwi Nasrullah adalah orang kelima dari angkatannya Akmil 1998 yang pecah bintang. Perwira TNI AD ini dibentuk di lingkungan pasukan Elite Kopassus. Militer menjadi jalan hidup bagi Aulia Dwi Nasrullah.

Riwayat Jabatan

  1. Dansatgas Indo FPC XXVI F2 Kongo (2013-2014).
  2. Danyon II Group 1 Kopassus (2014-2015).
  3. Dan Detasemen Kopassus (2015-2016).
  4. Dandim 0623/Cilegon (2016-2017).
  5. Wadan Grup 2 Kopassus (2017-2017).
  6. Aslog Danjen Kopassus (2017-2018).
  7. Komandan Grup 2 Kopassus (2018-2020).
  8. Aslog Kasdam XVIII/Kasuari (2020-2022).
  9. Waaslog Kaskogabwilhan III (2022-2023).
  10. Danmenchandra Akademi TNI (2023).
  11. Asops Kasgabwilhan III (2023-2025)
  12. Kapuspen TNI (2025)


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 tempat romantis untuk ngedate di Semarang

26 Mei 2026

5 cara mudah jaga keuangan di tengah kenaikan dolar

26 Mei 2026

Mualem Minta BPJS Buka Blokir JKA

26 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bukayo Saka Jawab Kritikan Pengkritik Arsenal

26 Mei 2026

7 tempat romantis untuk ngedate di Semarang

26 Mei 2026

6 Drama Korea Park Eun Bin Tanpa Romansa, Termasuk The Wonderfools

26 Mei 2026

Mualem Minta BPJS Buka Blokir JKA

26 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?