Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran 29 November 2002
Primbon Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan masyarakat Jawa. Dengan mengacu pada perhitungan wuku dan weton, Primbon Jawa memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup seseorang. Pada artikel ini, kita akan membahas ramalan Primbon Jawa untuk seseorang yang lahir pada tanggal 29 November 2002.
Informasi Umum tentang Tanggal Lahir
Tanggal Masehi: 29 Nopember 2002, Jum’at Sukra
Tanggal Jawa: 24 Poso 1935, Jemuwah Wage
Tanggal Hijriah: 24 Ramadhan 1423
Dari data di atas, dapat diketahui bahwa tanggal lahir tersebut memiliki arti khusus dalam hitungan Primbon Jawa. Setiap elemen dari tanggal tersebut memiliki makna tersendiri yang bisa diinterpretasikan sesuai dengan ajaran primbon.
Watak Berdasarkan Weton
Weton adalah sistem perhitungan hari berdasarkan kombinasi antara hari dan pasaran. Untuk tanggal lahir 29 November 2002, wetonnya adalah Jemuwah Wage. Berikut penjelasannya:
Dina (Hari): Jemuwah
Sifat yang dimiliki oleh orang yang lahir di hari Jemuwah adalah energik dan menarik. Namun, terkadang sifat ini juga bisa membuat orang lain merasa kagum dan terkesan.Pasaran: Wage
Orang yang lahir di pasaran Wage memiliki sifat yang menarik namun cenderung angkuh. Mereka biasanya setia dan penurut, tetapi sering kali malas mencari nafkah dan membutuhkan bantuan orang lain. Selain itu, mereka cenderung kaku hati, tidak bisa berpikir panjang, dan sering mendapat fitnah.Haståwårå/Padewan: Kala
Sifat yang muncul dari bagian ini adalah pemarah dan suka mengganggu orang lain. Mereka juga cenderung suka berbohong.Sadwårå: Uwas
Dalam Primbon Jawa, Sadwårå Uwas digambarkan sebagai burung yang takabur, sehingga sering menjadi musuh banyak orang.Sångåwårå/Padangon: Nohan
Sifat yang muncul dari bagian ini adalah seperti bulan yang selalu berubah, indah, dan mempesona. Mereka juga memiliki sifat belas kasih.Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wirang
Orang yang lahir di saptåwårå ini sering kali mendapat malu atau dipermalukan.Rakam: Nuju Pati
Sifat ini menggambarkan bahwa orang tersebut memiliki banyak sial dan apes dalam hidupnya.Paarasan: Aras Pêpêt
Sifat ini menunjukkan bahwa orang tersebut sering mendapat kesialan.
Watak Berdasarkan Wuku
Selain weton, wuku juga memiliki pengaruh besar dalam Primbon Jawa. Berikut penjelasan mengenai wuku yang terkait dengan tanggal lahir 29 November 2002:
Dewa Bumi: Bethara Indra
Dewa bumi ini melambangkan kekuatan dan keteguhan.Pohonnya: Wijayakusuma
Pohon ini melambangkan keindahan dan ketampanan.Burungnya: Urang-urangan
Burung ini melambangkan sifat kikir.Kuningan Pinuteja: Cerdas dan Selamat
Sifat ini menunjukkan bahwa orang tersebut cerdas dan selamat dalam menjalani hidup.Aralnya: Diamuk / Dikeroyok
Ini menggambarkan bahwa orang tersebut sering menghadapi tantangan atau cobaan.Sedekah/Sesaji: Sega punar dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya rancaban serba digoreng
Dalam Primbon Jawa, sedekah dan sesaji memiliki makna penting untuk memperoleh keberkahan.Do’anya: Selamat kabul, slawatnya: uang baru 25 ketheng
Doa ini dilakukan agar segala permohonan terkabul dan keberuntungan datang.Kala Jaya Bumi: Ada di barat menghadap ke timur
Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian menuju arah barat.Kuningan Tata Paruthul: Gersang, jangan menanam pohon yang diambil kayunya
Dalam Primbon Jawa, saat wuku Kuningan tata paruthul, sebaiknya tidak menanam pohon yang kayunya akan diambil.Wuku Kuningan baik untuk menjalin persaudaraan, mecari nafkah, menolong orang
Wuku ini sangat cocok untuk menjalin hubungan sosial, mencari rezeki, dan membantu sesama.Tidak baik untuk menanam, memperindah rumah, menikahkan anak
Wuku ini tidak disarankan untuk aktivitas tertentu seperti menanam, memperindah rumah, atau menikahkan anak.
Kesimpulan
Ramalan Primbon Jawa untuk kelahiran 29 November 2002 memberikan gambaran tentang karakter, nasib, dan perjalanan hidup seseorang. Meskipun hanya ramalan, informasi ini bisa menjadi referensi tambahan untuk memahami diri lebih baik. Tetap bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai panduan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.



