Presiden dan Direktur Eksekutif Pure Earth, bersama mitra pelaksana dan penasihat pendanaan, dijadwalkan mengunjungi Ghana dari 8 hingga 14 Juli 2025.
Andrew McCartor, Presiden dan CEO Pure Earth, akan didampingi oleh Nida Parks, Kepala Staf serta perwakilan dari mitra donatur utama: Margaret-Mary Pwamang, Bloomberg Philanthropies; Dan Kass, Vital Strategies; Santosh Harish dan Olivia Larsen, Open Philanthropy.
Kunjungan strategis ini menegaskan komitmen yang semakin besar Pure Earth untuk bermitra dengan lembaga pemerintah utama dalam memerangi polusi toksik dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama yang paling rentan – anak-anak.
Delegasi juga akan memeriksa proyek-proyek yang sedang berlangsung dan menghadiri pertemuan tingkat tinggi pemerintah dan lembaga lokal untuk belajar dari pengalaman Ghana dalam menghadapi ancaman ini.
Fitur utama misi ini akan menjadi pengukuhan Kelompok Kerja Teknis Utama (Lead Technical Working Group) – sebuah platform multi-pihak yang dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas dalam mengatasi polusi timbal. Polusi timbal (Pb) dan merkuri (Hg) tetap menjadi ancaman kesehatan lingkungan yang paling mendesak dan terabaikan secara global, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Laporan “Toxic Truth” yang diterbitkan oleh Pure Earth dan UNICEF mengungkap bahwa 1 dari 3 anak di seluruh dunia, sekitar 800 juta, memiliki kadar timbal dalam darah sebesar atau melebihi 5 mikrogram per deciliter (mcg/dL); tingkat yang dapat menyebabkan kehilangan memori permanen, kerusakan saraf, dan kesulitan belajar.
Menurut The Lancet Planetary Health, paparan timbal berkontribusi pada sekitar 5,5 juta kematian pada tahun 2019 – melebihi total kematian dari kecelakaan mobil (1,2 juta), tuberkulosis (1,18 juta), HIV/AIDS (863.837), bunuh diri (759.028) dan malaria (643.381). Jika akurat, hampir 1 dari 10 kematian di seluruh dunia dapat dikaitkan dengan timbal; dengan biaya ekonomi diperkirakan sebesar 6,9 persen dari PDB global, lebih tinggi daripada biaya sosial polusi udara.
Namun masalah-masalah ini dapat diatasi – dan dengan tindakan yang terkoordinasi, kemajuan mungkin tercapai. Komitmen dan kehadiran kepemimpinan Pure Earth di Ghana mencerminkan urgensi yang diperbarui untuk menghadapi tantangan ini secara langsung.
“Kunjungan ini menunjukkan komitmen kami untuk bekerja di Ghana dalam mengatasi polusi toksik. Bersama, kami berupaya untuk mendorong solusi praktis yang melindungi komunitas dan memastikan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak,” kata Tuan Andrew McCartor, Presiden dan CEO Pure Earth.
Esmond Wisdom Quansah, DD, Direktur Negara Pure Earth Ghana menambahkan: “Kami berharap untuk memperdalam kemitraan dan menunjukkan kemajuan seiring kami bekerja menuju lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi semua warga Ghana.”
Kunjungan ini akan melibatkan pemangku kepentingan pemerintah, regulasi, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mitigasi polusi timbal dan merkuri. Melalui kunjungan lapangan, diskusi strategis, dan peluncuran Kelompok Kerja Teknis Timbal, delegasi bertujuan meningkatkan kapasitas nasional dalam menghadapi polusi toksik, mempromosikan solusi berbasis bukti, serta membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk melindungi kesehatan komunitas yang rentan.
Tentang Pure Earth
Didirikan pada tahun 1999, Pure Earth adalah pemimpin global dalam mengadvokasi solusi berbasis bukti terhadap polusi merkuri dan timbal. Dengan fokus pada transparansi, kolaborasi, dampak yang dapat diukur dan keunggulan teknis, kami bekerja lintas sektor untuk menangani akar dari paparan toksik.
Pure Earth mengadopsi pendekatan lintas disiplin yang berfokus pada solusi, mengumpulkan ilmuwan lingkungan, insinyur, ahli kesehatan masyarakat, ilmuwan sosial, pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan anggota komunitas untuk memberikan intervensi berdampak tinggi dengan hasil yang terukur.
Melalui kemitraan strategis dengan pemerintah, komunitas, dan industri, kami menerapkan solusi praktis yang mencegah paparan toksik, melindungi kesehatan masyarakat, dan memulihkan lingkungan yang terkontaminasi.
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. (Syndigate.info).



