Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 20 April 2026
Trending
  • Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
  • 5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams
  • Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026
  • SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan
  • TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • 6 Perbedaan Penting Ninja Van dan Ninja Xpress yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Harus Dibuka Dulu? Ini Penyebabnya
  • Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Presiden Chile Kecam Pernyataan Trump soal Venezuela: “Hari Ini Venezuela, Besok Bisa Negara Lain”
Nasional

Presiden Chile Kecam Pernyataan Trump soal Venezuela: “Hari Ini Venezuela, Besok Bisa Negara Lain”

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kritik Presiden Chile terhadap Pernyataan Trump tentang Venezuela

Presiden Chile, Gabriel Boric, memberikan pernyataan tajam terhadap pernyataan yang disampaikan oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Dalam pernyataannya, Trump menyatakan bahwa AS akan mengendalikan Venezuela untuk memastikan “transisi demokratis” di negara tersebut. Pernyataan ini dianggap oleh Boric sebagai langkah yang berpotensi membuka ruang bagi intervensi asing terhadap kedaulatan suatu negara.

Pernyataan Boric disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Istana La Moneda, Santiago, Chili, dengan didampingi para menterinya. Hal ini terjadi setelah munculnya kabar penahanan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Boric menilai bahwa pernyataan Trump dapat menjadi alasan untuk campur tangan eksternal yang tidak diinginkan.

Ia menekankan bahwa narasi seperti ini tidak hanya berbahaya bagi Venezuela, tetapi juga bagi negara-negara lain di kawasan Amerika Latin. “Hari ini Venezuela, tetapi besok bisa negara mana pun,” tegas Boric dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Radio Infinita.cl, hari Minggu 4 Januari 2026.

Boric juga menyoroti ancaman pengelolaan sumber daya alam Venezuela secara sepihak oleh kekuatan eksternal. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip keutuhan wilayah dan dapat mengganggu stabilitas kawasan secara keseluruhan.

“Kedaulatan bukan sekadar formalitas. Kedaulatan adalah jaminan esensial yang melindungi negara-negara dari kehendak eksternal, dari kesewenang-wenangan, dan dari hukum siapa yang paling kuat,” ujar Boric.

Ia menambahkan bahwa penguasaan sepihak atas sumber daya alam atau sumber daya strategis suatu negara oleh pihak luar tidak hanya mengancam keamanan nasional, tetapi juga membahayakan kedaulatan dan stabilitas regional.

Masa Depan Kedaulatan Negara-Negara Amerika Latin

Boric menekankan pentingnya menjaga keutuhan dan kedaulatan negara-negara di kawasan Amerika Latin. Ia menilai bahwa intervensi asing, meskipun dibungkus dengan alasan kemanusiaan atau demokrasi, tetap saja dapat merusak stabilitas politik dan sosial di negara-negara tersebut.

  • Perlu adanya kesadaran kolektif dari negara-negara di kawasan untuk melindungi kedaulatan masing-masing.
  • Pentingnya dialog dan kerja sama antar negara untuk menghindari konflik yang bisa muncul akibat intervensi asing.
  • Kedaulatan harus diperjuangkan dengan cara yang damai dan sesuai dengan prinsip internasional.

Ancaman terhadap Sumber Daya Alam

Selain itu, Boric juga menyoroti bahaya dari pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan secara sepihak oleh negara-negara besar. Ia menilai bahwa hal ini dapat menciptakan ketidakseimbangan ekonomi dan politik yang berdampak pada stabilitas kawasan.

  • Pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara transparan dan dengan partisipasi penuh dari pihak lokal.
  • Negara-negara besar tidak boleh mengambil alih sumber daya alam tanpa persetujuan pihak yang berwenang.
  • Kerja sama regional diperlukan untuk memastikan bahwa sumber daya alam dikelola dengan baik dan adil.

Kesimpulan

Presiden Chile, Gabriel Boric, memberikan peringatan keras terhadap potensi intervensi asing yang dapat mengancam kedaulatan negara-negara di kawasan Amerika Latin. Ia menekankan bahwa kedaulatan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan jaminan penting untuk melindungi negara dari campur tangan eksternal.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

16 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026

16 April 2026

SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan

16 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?