Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 18 October 2026
Trending
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
  • Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi
  • Stok iPhone Duo diprediksi terbatas, pembeli berpotensi hadapi penundaan
  • Rekor MURI SMK se-Jatim: Servis Gratis 9.175 Motor
  • Radja Nainggolan sesali keputusan masa lalu, sebut bisa bela timnas Indonesia selama 15 tahun
  • Lembah Kematian Riset
  • Opini: Dari kenangan menuju aksi – menghidupi pesan Paus Yohanes Paulus II di Flores
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Prediksi skor Fenerbahce vs Roma: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA
Daerah

Prediksi skor Fenerbahce vs Roma: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 September 2026No Comments5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com FC Fenerbahce akhirnya kembali tampil di panggung utama Liga Champions setelah penantian panjang.

Klub asal Turki itu akan menjamu AS Roma pada matchday pertama fase liga Liga Champions di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (10/9/2026).

Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi kedua tim. Fenerbahce terakhir kali tampil di fase utama Liga Champions pada 2008, sementara Roma harus menunggu tujuh tahun untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa tersebut.

Kedua tim sebenarnya tetap aktif di kompetisi UEFA dalam beberapa musim terakhir. Namun, kesempatan tampil di Liga Champions menjadi sesuatu yang sangat dinantikan.

Fenerbahce Akhiri Penantian 18 Tahun

Perjalanan Fenerbahce menuju fase liga musim ini tidak mudah.

Sejak terakhir kali tampil di Liga Champions pada 2008, Fenerbahce sudah sembilan kali gagal melewati babak kualifikasi.

 

Musim lalu, langkah mereka kembali terhenti setelah disingkirkan Benfica. Kegagalan tersebut bahkan berujung pada kepergian Jose Mourinho.

Setelah melewati sejumlah perubahan di kursi pelatih, Fenerbahce akhirnya menunjuk Ismail Kartal.

Kartal berhasil membawa Yellow Canaries melewati Gornik Zabrze dan Sturm Graz pada babak kualifikasi kedua dan ketiga.

Fenerbahce kemudian harus melewati playoff yang berlangsung panas menghadapi Lyon sebelum akhirnya memastikan tiket ke fase liga.

Secara keseluruhan, Fenerbahce telah memainkan 154 pertandingan di kompetisi UEFA sejak penampilan terakhir mereka di Liga Champions.

Kini, penantian panjang itu akhirnya berakhir.

Namun, kondisi Fenerbahce belum sepenuhnya ideal. Mereka mengawali kompetisi domestik dengan kekalahan dari Genclerbirligi.

Setelah bangkit melalui dua kemenangan beruntun, Fenerbahce kembali terpeleset ketika kalah di kandang dari rival lama, Besiktas, pada Sabtu.

Catatan tersebut membuat pertandingan melawan Roma menjadi ujian serius bagi pasukan Kartal.

Roma Datang dengan Modal Sempurna

Roma juga kembali ke Liga Champions setelah absen selama tujuh tahun.

Dalam periode tersebut, Giallorossi tetap menjadi salah satu klub Italia yang rutin bermain di kompetisi Eropa. Bahkan, Roma berhasil memenangkan edisi perdana UEFA Conference League.

Musim lalu, Roma mengakhiri Serie A di posisi ketiga setelah tampil luar biasa pada penghujung kompetisi.

Roma menyalip sejumlah pesaing seperti AC Milan dan Juventus dengan memenangkan lima pertandingan liga terakhir.

Dalam lima pertandingan tersebut, Roma selalu mencetak sedikitnya dua gol dan hanya kebobolan dua kali.

Pencapaian itu sekaligus menjadi penutup musim yang impresif bagi Gian Piero Gasperini pada tahun pertamanya menangani Roma.

Gasperini sendiri bukan sosok asing di Liga Champions. Saat menangani Atalanta, ia hanya kalah empat kali dalam 23 pertandingan fase grup Liga Champions terakhirnya.

Kini, Roma sedang dalam kepercayaan diri tinggi.

Tiga pertandingan awal musim berakhir dengan kemenangan. Roma bahkan mencetak 10 gol tanpa kehilangan satu poin pun.

Kemenangan terakhir terasa semakin spesial karena mereka mampu melakukan comeback dramatis saat menghadapi mantan klub Gasperini.

Tiga kemenangan tersebut membuat Roma berada di puncak klasemen sementara Serie A, unggul tipis dari juara bertahan Inter Milan.

Donyell Malen juga langsung menunjukkan ketajamannya dengan mencetak lima gol.

Fenerbahce vs Roma: Duel Dua Ancaman

Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim dengan lini serang yang sama-sama berbahaya.

Roma akan mengandalkan kombinasi Paulo Dybala dan Malen.

Malen tercatat telah mencetak 19 gol dalam 21 penampilan pertamanya di Serie A, sedangkan Dybala memiliki pengalaman panjang di Liga Champions.

Dalam 16 penampilan terakhirnya sebagai starter di Liga Champions, Dybala terlibat langsung dalam 12 gol.

Namun, penampilan terakhirnya di kompetisi tersebut terjadi pada Maret 2022.

Di sisi lain, Fenerbahce memiliki beberapa pemain berpengalaman yang dapat membuat pertahanan Roma kerepotan.

Berita Tim

Fenerbahce dipastikan tidak dapat memainkan Matteo Guendouzi setelah mendapat hukuman akibat keributan usai pertandingan playoff melawan Lyon.

Mason Greenwood juga masih menjalani masa hukuman, meski sanksinya ditangguhkan untuk satu tahun ke depan.

Jayden Oosterwolde turut absen setelah menjalani operasi akibat cedera hamstring.

Marco Asensio juga masih diragukan karena mengalami masalah pada paha.

Fenerbahce kehilangan Talisca yang menjadi pencetak gol terbanyak mereka selama babak kualifikasi setelah pemain tersebut bergabung dengan Al Jazira.

Tanpa Talisca, Romelu Lukaku berpeluang tampil menghadapi mantan klubnya. Namun, Vedat Muriqi menjadi starter ketika Fenerbahce menghadapi Besiktas.

Sementara itu, Roma hanya kehilangan Lorenzo Pellegrini yang masih menjalani pemulihan cedera paha.

Kondisi tersebut membuat Gasperini memiliki banyak pilihan untuk menyusun komposisi terbaiknya.

Perkiraan Susunan Pemain

Fenerbahce (4-2-3-1): Ederson; Muldur, Skriniar, Ake, Brown; Kante, Yuksek; Aydin, Akturkoglu, Greenwood; Muriqi.

Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Molina, Cristante, Kone, Wesley; Dybala, Mora; Malen.

Rekor Kandang Fenerbahce Jadi Harapan

Fenerbahce memiliki catatan yang cukup kuat ketika bermain di kandang pada kompetisi Eropa.

Termasuk pertandingan kualifikasi, mereka hanya kalah lima kali dalam 32 pertandingan kandang terakhir di kompetisi UEFA.

Sebaliknya, Fenerbahce mampu memenangkan 20 pertandingan dalam periode tersebut.

Meski demikian, mereka sempat mengalami kekalahan kandang dari Aston Villa dan Nottingham Forest pada musim lalu.

Lyon juga berhasil membawa pulang hasil imbang dari Sukru Saracoglu pada babak playoff musim ini.

Karena itu, Roma punya alasan kuat untuk percaya diri mencuri poin di Istanbul.

Dengan performa awal musim yang sempurna serta ketajaman Malen dan Dybala, Roma diprediksi mampu memberikan perlawanan serius.

Fenerbahce memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi Roma datang dengan momentum yang lebih meyakinkan.

Prediksi skor: Fenerbahce 2-2 Roma.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU

17 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Bos Intel ungkap teknologi cip yang bisa bikin AI lebih hemat energi

17 October 2026

Stok iPhone Duo diprediksi terbatas, pembeli berpotensi hadapi penundaan

17 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?