Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 5 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Prabowo Buka Suara Soal Kepemilikan RI di BoP, Siap Mundur Jika Tak Bantu Palestina
Ekonomi

Prabowo Buka Suara Soal Kepemilikan RI di BoP, Siap Mundur Jika Tak Bantu Palestina

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 March 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Ia juga menegaskan siap keluar dari BoP jika dewan tersebut tidak sesuai dengan tujuan Indonesia, yaitu membantu Palestina. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam sebuah sesi dialog bersama jurnalis dan para ahli di Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (17/3). Beberapa nama yang hadir antara lain jurnalis Najwa Shihab, mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, hingga kreator digital sekaligus pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo.

“Begitu tidak ada harapan, kontraproduktif, menghabiskan waktu, energi, dan tidak menguntungkan Indonesia, kita keluar,” kata Prabowo secara virtual pada Jumat (20/3).

Prabowo lalu menceritakan alasan hingga kronologi bergabungnya RI di BoP. Awalnya, ia bersama tujuh pemimpin negara Muslim lainnya diundang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Undangan tersebut terjadi setelah ia berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, pada 23 September 2025. Tujuh negara lain yang diundang adalah Pakistan, Turki, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Uni Emirat Arab.

Dalam pertemuan itu, Trump mengajak pemimpin delapan negara untuk mendukung proposal berisi 20 poin tentang rencana mewujudkan perdamaian di Gaza. Menurut Prabowo, para pemimpin melihat ada peluang Palestina untuk merdeka lewat dua poin terakhir rencana tersebut. Poin 19 dan 20 rencana perdamaian menyebut soal kondisi untuk Palestina menentukan nasib mereka sendiri serta dialog Palestina dengan Israel demi perdamaian.

“Kami melihat (poin) 19 dan 20, ada peluang (Palestina merdeka), walaupun sedikit,” kata Prabowo.

Prabowo dan ketujuh pemimpin lalu berembug untuk memutuskan kelanjutan dukungan mereka atas rencana Trump. Delapan negara lalu setuju dan menunjuk Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani sebagai juru bicara mereka. Sheikh Tamim lalu menyampaikan kepada Trump bahwa delapan negara menyukai ide politikus Partai Republik itu. Meski demikian, Prabowo mengatakan Sheikh Tamim menyampaikan kepada Trump permasalahan terkait ide perdamaian itu.

“Masalahnya bukan kami, tapi Perdana Menteri (Israel, Benjamin) Netanyahu,” kata Prabowo menirukan pernyataan Emir Qatar.

Setelah mendapatkan aduan seperti itu, Trump lalu mencoba memberikan jaminan kepada Prabowo, Sheikh Tamim, dan para pemimpin lain yang hadir. “Trump bilang, ‘Let me take care of Netanyahu, i’ll convince him’ (biar saya urus Netanyahu, saya akan membujuknya),” kata Prabowo.

Beberapa hari setelah pertemuan, Netanyahu akhirnya datang ke Gedung Putih untuk bertemu Trump. Prabowo mengatakan, Trump menyampaikan masukan pemimpin delapan negara kepada Netanyahu. Tak lama usai pertemuan, gencatan senjata akhirnya terjadi di Gaza. Selain itu, ribuan truk akhirnya bisa masuk ke Rafah untuk memasok kebutuhan warga Palestina.

“Sekarang 4.200 truk masuk tiap pekan,” katanya.

Muncul Konsep BoP

Belakangan, Trump memunculkan konsep Board of Peace yang awalnya tak ada dalam rencana perdamaian. Meski demikian, PBB tak memveto ide tentang keberadaan Dewan Perdamaian. Prabowo lalu bertanya kepada pemimpin tujuh negara tentang kemungkinan bergabung dengan BoP. Kesepakatannya: delapan negara termasuk Indonesia tetap akan gabung guna membantu Palestina.

“Tidak mudah, tetapi mungkin kami bisa membantu,” katanya.

Prabowo lalu menetapkan sejumlah syarat demi Indonesia berada di BoP serta mengirimkan pasukan perdamaian. Dia ingin Indonesia diterima oleh tokoh-tokoh Palestina. RI juga meminta adanya dukungan dari Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, dan UEA. Syarat berikutnya, Hamas harus menerima kehadiran Indonesia sebagai bagian dari pasukan perdamaian. TNI juga tak akan terlibat dalam aksi militer hingga melucuti Hamas.

“Kami mau menjaga rakyat sipil,” kata mantan Danjen Kopassus itu.

Namun, Prabowo mengatakan, dengan adanya perang antara Iran dengan AS dan Israel, maka kerja BoP ditangguhkan. Ini karena sulit mewujudkan misi damai di tengah peperangan.

“Saya menjalankan perjuangan bangsa, dari dulu membela Palestina,” katanya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Sinergi BI-APUVINDO, Akselerasi Pasar Uang dan Valas

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?