Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 10 April 2026
Trending
  • BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana
  • JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno
  • Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?
  • Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular
  • Sinyal Kuat Timnas Indonesia: Dua Bintang Luar Negeri Bergabung dengan FCV Dender
  • Makna Nama Anak AHY dan Annisa Pohan: Filosofi Kuat Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
  • Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung
  • 5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Polisi Selidiki Pengakuan Hamiduddin yang Mencurigakan soal Pemukulan, Uang Rp23 Juta dari Mertua Hilang
Hukum

Polisi Selidiki Pengakuan Hamiduddin yang Mencurigakan soal Pemukulan, Uang Rp23 Juta dari Mertua Hilang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penipuan yang Menggemparkan Keluarga

Seorang pria asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, bernama Hamiduddin membuat keluarganya emosi setelah mengaku menjadi korban pembegalan. Namun, ternyata laporan tersebut adalah rekayasa. Hamiduddin menilap uang milik mertuanya senilai Rp 23 juta dan menciptakan skenario palsu untuk menutupi tindakannya.

Awal Mula Kejadian

Kejadian bermula pada Sabtu (20/12/2025) siang di Jalan Raya Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Hamiduddin (41), yang merupakan warga setempat, mengambil uang sebesar Rp 23 juta dari salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA cabang Sampang. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli bahan bangunan di toko material.

Setelah mengambil uang, Hamiduddin naik ke atas motornya dan berjalan pulang menuju rumah. Di tengah perjalanan, ia merasa dibuntuti oleh dua orang tak dikenal. Meskipun merasa terancam, ia terus melajukan motornya. Tidak lama kemudian, korban melintas di jalanan sepi yang kanan kirinya merupakan area persawahan dan semak belukar.

Aksi Pembegalan yang Ternyata Palsu

Menurut Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, saat itulah, korban dipepet oleh satu motor. Dalam sekejap, salah satu pelaku langsung menendang motor korban hingga terjatuh ke semak belukar. Korban yang kaget langsung tersungkur hingga tangan dan kakinya keseleo.

“Saat korban jatuh, pelaku langsung membawa kabur motor tersebut dan uang tunai milik korban juga dibawa kabur,” katanya. Korban lalu berteriak meminta tolong hingga akhirnya warga sekitar datang membantu. Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Penyelidikan Polisi

Awalnya, polisi merasa curiga setelah menyelidiki TKP dan keterangan korban. Setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan Hamiduddin, akhirnya polisi menemukan keterangan palsu yang diberikan pria tersebut. Polisi yang belakangan mengetahui keterangan itu palsu akhirnya membongkar fakta tersebut kepada keluarga.

“Setelah petugas menyelidiki laporan itu, petugas menemukan keterangan dari terduga korban ini janggal,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Tujuan Menipu Mertua

Diduga, terduga pelaku ini mengelabui mertuanya karena uang sebesar Rp 23 juta itu digunakan untuk keperluan pribadinya. Padahal uang itu milik mertuanya. Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memproses keterangan palsu yang dibuat terduga korban.

Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, kejadian bermula saat korban Hamiduddin (41), mengambil uang di salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA cabang Sampang. Di ATM tersebut, korban menarik uang sebesar Rp 23 juta. Rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk membeli bahan bangunan di toko material.

“Jadi awalnya korban ini ke ATM untuk ambil uang. Setelah ambil uang rencananya mau beli material,” kata Eko Puji, Sabtu. Eko mengatakan, usai tarik tunai di ATM, korban lalu naik ke atas motornya dan berjalan pulang menuju rumah. Saat di tengah jalan, menurut Eko, korban merasa dibuntuti oleh dua orang tak dikenal.

“Korban sempat merasa dibuntuti sebelum kejadian. Namun, korban terus melajukan motornya,” ujarnya. Tak lama kemudian, korban melintas di jalanan sepi yang kanan kirinya merupakan area persawahan dan semak belukar. Menurut Eko, saat itulah, korban dipepet oleh satu motor.

Dalam sekejap, salah satu pelaku langsung menendang motor korban hingga terjatuh ke semak belukar. Eko menyebut, Korban yang kaget langsung tersungkur hingga tangan dan kakinya keseleo. “Saat korban jatuh, pelaku langsung membawa kabur motor tersebut dan uang tunai milik korban juga dibawa kabur,” katanya. Korban lalu berteriak meminta tolong hingga akhirnya warga sekitar datang membantu. Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

“Saat ini pelaku masih dalam lidik (penyelidikan),” ujar Eko Puji.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung

7 April 2026

Empat Anggota TNI Ditahan Terkait Pembunuhan Berencana Andrie Yunus

7 April 2026

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Korban Penipuan Tukar Uang Datangi Polsek Sekupang

7 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?

7 April 2026

Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular

7 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?