Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • Fakta Wali Kota Bekasi Diancam Golok, Akhirnya Minta Maaf: Emosiku Meledak
  • Aksi Berani: Penjual Kelapa ke Wali Kota dan Istri Polisi Lolos Razia
  • Proyek Sumur Tangkulo-1 Blok South Andaman Selesai Juni 2026
  • Persib Hadapi Ratchaburi di 16 Besar ACL: Kesempatan Debut Kurzawa dan Castel
  • TRAVL Gunakan IoT untuk Keamanan, Pengemudi Dapat Peringatan Saat Lampaui Batas Kecepatan
  • 6 Kebiasaan yang Menghancurkan Rasa Percaya Diri Anak
  • Ramalan Karier 12 Zodiak: Aquarius Naik Gaji, Virgo Hadapi Tantangan 10 Februari 2026
  • IIMS 2026 Tawarkan Pengalaman Mobilitas Lengkap dan Inovatif
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan BBM Ilegal dari Sumbar, Ribu Liter Solar Subsidi Diamankan
Hukum

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan BBM Ilegal dari Sumbar, Ribu Liter Solar Subsidi Diamankan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelundupan BBM Bersubsidi dari Sumbar ke Merangin

Polda Jambi berhasil mengamankan ribuan liter solar subsidi yang diduga kuat akan digunakan untuk mendukung aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin. Pengungkapan ini terjadi setelah petugas melakukan penyergapan terhadap empat mobil yang membawa BBM tersebut saat melintasi Jalan Lintas Bangko–Kerinci.

BBM yang diamankan berasal dari wilayah Sumatera Barat, khususnya Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Para pelaku sengaja membawa solar ini untuk memenuhi kebutuhan alat berat di Desa Perentak, Kecamatan Pangkalan Jambu. Dalam operasi tersebut, polisi juga berhasil menangkap tujuh orang yang terdiri dari sopir dan kernet dengan berbagai inisial.

Modus Operasi yang Rumit

Modus operandi para pelaku sangat rumit karena mereka melakukan pengiriman BBM secara lintas provinsi. Hal ini membuat pengawasan semakin sulit. Menurut informasi yang diperoleh, BBM solar subsidi yang disita tersebut diduga akan dijual kembali untuk kebutuhan bahan bakar PETI. Petugas Tim Subdit IV Tipidter telah melakukan pengintaian intensif sebelum akhirnya melakukan penyergapan pada Kamis dini hari.

Barang Bukti yang Disita

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan ratusan jerigen berkapasitas 35 liter, drum, hingga tedmond raksasa yang berisi solar. Berikut adalah rincian barang bukti yang disita:

  • 100 jerigen kapasitas 35 liter yang diangkut oleh mobil Mitsubishi warna hitam dengan nomor polisi BH 8560 RA.
  • 100 jerigen kapasitas 35 liter yang diangkut oleh mobil Mitsubishi warna hitam dengan nomor polisi L 9798 DSD.
  • 76 jerigen kapasitas 35 liter yang diangkut oleh mobil Daihatsu Grand Max warna putih dengan nomor polisi BH 8689 MO.
  • Dua tedmond kapasitas 1000 liter serta 3 drum kapasitas 220 liter dan 8 jerigen kapasitas 35 liter yang diangkut oleh mobil Mitsubishi L300 warna hitam dengan nomor polisi BH 9951 SK.

Selain itu, polisi juga mengamankan para pelaku yang masing-masing berinisial AS (25) selaku sopir, A (18) kernet, RW (25) sopir, SS (29) kernet, SA (30) sopir, MS (25) kernet, dan SA (25) sopir.

Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Para tersangka kini terancam hukuman penjara paling lama enam tahun serta denda maksimal Rp500 juta sesuai dengan undang-undang perlindungan migas dan energi nasional. Meski sudah ada penangkapan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk memburu sosok penampung besar yang berada di balik layar.

Proses Penyidikan Masih Berlangsung

Kompol Hadi Handoko, Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, menyatakan bahwa proses penyidikan masih berlangsung. Pihaknya masih mencari tahu siapa yang menjadi penampung BBM tersebut. “Kita masih kembangkan siapa yang akan menampungnya,” ujarnya.

Operasi ini menunjukkan komitmen Polda Jambi dalam mengatasi penyelundupan BBM bersubsidi yang sering kali digunakan untuk aktivitas ilegal seperti PETI. Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat.






Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Fakta Wali Kota Bekasi Diancam Golok, Akhirnya Minta Maaf: Emosiku Meledak

11 Februari 2026

Polisi Buru Niat Jahat Pandji Pragiwaksono dalam Tampilan

11 Februari 2026

Pemilik Yamaha Vega Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Turun Tangan

11 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Fakta Wali Kota Bekasi Diancam Golok, Akhirnya Minta Maaf: Emosiku Meledak

11 Februari 2026

Aksi Berani: Penjual Kelapa ke Wali Kota dan Istri Polisi Lolos Razia

11 Februari 2026

Proyek Sumur Tangkulo-1 Blok South Andaman Selesai Juni 2026

11 Februari 2026

Persib Hadapi Ratchaburi di 16 Besar ACL: Kesempatan Debut Kurzawa dan Castel

11 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?