Pola Juara Piala Super Spanyol Menguntungkan Barcelona
Pola juara Piala Super Spanyol dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa klub yang memenangkan gelar tersebut memiliki peluang besar untuk meraih gelar Liga Spanyol berikutnya. Hal ini menjadi angin segara bagi Barcelona, yang pada edisi 2026 berhasil keluar sebagai pemenang Piala Super Spanyol. Jika melihat pola yang terjadi selama empat edisi terakhir, sang juara Piala Super Spanyol selalu mampu mengakhiri musim sebagai juara Liga Spanyol.
Sejak tahun 2022, Real Madrid menjadi juara Piala Super Spanyol dan akhirnya menjadi juara Liga Spanyol di akhir musim. Tahun berikutnya, Barcelona juga sukses meraih gelar Piala Super Spanyol dan kemudian menjadi juara Liga Spanyol pada musim 2022/23. Pola ini terulang kembali hingga edisi 2025, dan kini Barcelona berharap bisa mengikuti jejak tersebut di musim 2025/26.
Kondisi Barcelona Saat Ini
Saat ini, Barcelona sedang dalam tren positif dengan mencatatkan sepuluh kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka memimpin klasemen Liga Spanyol meskipun sempat tampil kurang konsisten di awal musim. Momentum yang baik ini didukung oleh kembalinya sejumlah pemain kunci seperti Pedri dan Dani Olmo yang telah pulih sepenuhnya dan siap bermain. Selain itu, bek Ronald Araujo juga sudah kembali ke skuad setelah menjalani istirahat panjang selama enam minggu.
Di sisi lain, beberapa pemain utama Barcelona masih absen. Gavi dan Andreas Christensen masih dalam proses pemulihan cedera jangka panjang. Di posisi penjaga gawang, Joan Garcia tampil impresif dan memberikan kelegaan bagi Hansi Flick, terutama ketika Ter Stegen mengalami gangguan kecil pada lututnya.

Kondisi Real Madrid yang Kurang Menguntungkan
Berbeda dengan Barcelona, Real Madrid menghadapi tantangan lebih besar di musim 2025/26. Banyak pemain El Real mengalami cedera, termasuk bek seperti Eder Militao, Trent Alexander Arnold, dan Antonio Rudiger. Striker utama mereka, Kylian Mbappe, juga mengalami cedera lutut yang membuatnya harus absen beberapa kali.
Selain itu, Brahim Diaz harus absen karena membela timnas Maroko di ajang Piala Afrika 2026. Meski begitu, ia akan kembali jika sudah selesai bertanding. Kondisi Madrid yang cukup sulit membuat asuhan Xabi Alonso tampil kurang konsisten dibandingkan dengan Barcelona.

Hansi Flick Ogah Jemawa
Meskipun Barcelona berada dalam posisi yang menguntungkan, pelatih Hansi Flick tidak ingin terlalu percaya diri. Ia menyadari bahwa kesuksesan di Piala Super Spanyol tidak otomatis menjamin gelar Liga Spanyol. Namun, raihan gelar ini memberikan semangat tambahan bagi tim.
Flick mengatakan bahwa energi yang baik saat ini perlu dijaga dan menjadi motivasi untuk menyongsong akhir musim 2025/26. Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah pada mentalitas dan kepercayaan diri para pemain.
“Kemenangan selalu terasa spesial. Ketika Anda melihat tim ini, Anda akan mendapatkan perasaan yang baik. Semangat tim inilah yang paling saya sukai,” ujarnya.



