Rangkaian Lari Lintas Destinasi di Enam Wilayah Indonesia
Plataran Six Series Peace Run akan menjadi sebuah rangkaian event lari lintas destinasi yang digelar di enam wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026. Ajang ini mengusung konsep sport tourism dengan memadukan olahraga lari dan eksplorasi destinasi alam serta budaya di berbagai daerah.
Event ini akan dimulai di Jakarta pada 5 April, kemudian berlanjut di Makassar pada 7 Juni. Setelah itu, event akan digelar di Puncak pada 12 Juli, Borobudur (2 Agustus), Bromo (18 Oktober), dan ditutup di Menjangan (13 Desember). Setiap lokasi dipilih karena memiliki karakter alam dan budaya yang berbeda, sehingga memberikan pengalaman berlari yang khas di setiap destinasi.
CEO dan Founder Plataran Indonesia Yozua Makes menjelaskan bahwa setiap lokasi menghadirkan karakter alam, budaya, serta komunitas lokal yang berbeda. “Kami ingin memberikan pengalaman yang unik bagi para peserta,” ujarnya.
Event ini juga dirancang terhubung dengan ekosistem lomba lari internasional seperti World Marathon Majors, dengan melibatkan pelari dari komunitas global yang bernaung di OudPro. “Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Plataran dan OudPro yang menghadirkan kombinasi road run dan trail run di berbagai lanskap alam Indonesia,” jelasnya.
Konsep seri lomba ini juga terinspirasi dari dinamika geopolitik dunia serta berbagai ajang lari internasional yang mengajak pelari mengikuti event di sejumlah destinasi berbeda. Melalui konsep tersebut, para pelari tidak hanya menghadapi tantangan fisik, tetapi juga berkesempatan menikmati keindahan alam dan keragaman budaya Indonesia.
“Kami memperkenalkan berbagai destinasi kepada komunitas pelari dan pencinta gaya hidup aktif. Melalui rangkaian ini, kami ingin mengajak para pelari untuk menjelajahi Indonesia, menikmati keindahan alamnya,” tambah Yozua.
Selain lomba lari, peserta juga akan mendapatkan pengalaman yang terintegrasi dengan unsur kesehatan dan mindfulness di setiap lokasi penyelenggaraan. “Para peserta dapat menikmati pengalaman hospitality yang terkurasi serta konektivitas dengan health dan mindfulness di setiap properti Plataran yang menjadi lokasi penyelenggaraan,” tuturnya.
Unsur budaya dan ikon lokal di setiap lokasi menjadi inspirasi utama dalam menghadirkan identitas berbeda pada setiap seri lomba. “Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam dan budaya Indonesia.”
“Plataran Six Series juga membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung kebangkitan sport tourism di Indonesia,” ucapnya.
Penyelenggara menargetkan sekitar 5.000 peserta ambil bagian dalam seluruh rangkaian lomba sepanjang 2026. Ajang ini diharapkan dapat menjadi kegiatan yang memadukan olahraga, perjalanan, dan pengalaman destinasi dalam satu seri event.
“Informasi lebih lanjut mengenai Plataran Six Series serta pendaftaran untuk setiap event di masing-masing destinasi dapat diakses melalui situs resmi,” tandas Yozua.



