Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak
  • 5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja
  • Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi
  • Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda ยป Piala Asia Futsal 2026 – Kenangan Dua Raja Futsal Asia di Indonesia
Olahraga

Piala Asia Futsal 2026 – Kenangan Dua Raja Futsal Asia di Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Piala Asia Futsal 2026 secara resmi dimulai hari ini, Selasa (27/1/2026), dengan penyelenggaraan di dua venue berbeda. Turnamen bergengsi ini menarik perhatian banyak penggemar futsal dari seluruh Asia, terutama karena kehadiran dua tim besar yang sering menjadi pesaing utama, yaitu Iran dan Jepang.

Indonesia sebagai tuan rumah menyediakan dua venue utama untuk penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026, yaitu Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome. Kedua tempat ini akan menjadi saksi pertandingan antara tim-tim terbaik Asia dalam kompetisi yang penuh persaingan.

Iran dan Jepang, yang dikenal sebagai raja futsal Asia, tampil dengan kekuatan penuh. Mereka ditempatkan di grup yang berbeda pada fase penyisihan turnamen. Tim Samurai Biru, julukan Jepang, berada di Grup C bersama Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia. Sementara itu, Tim Melli Futsal, julukan Iran, tergabung dalam Grup D bersama Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia.

Kedua pelatih tim raksasa tersebut memiliki kenangan khusus dengan Indonesia, membuat perhelatan kali ini terasa istimewa. Vahid Shamsaei, pelatih kepala Iran, kembali ke Indonesia setelah 24 tahun dengan status yang berbeda. Pada Piala Asia Futsal 2002 yang juga digelar di Indonesia, Shamsaei masih berperan sebagai pemain andalan Iran. Saat itu, Iran berhasil mengalahkan Jepang dengan skor telak 6-0 di partai final dan meraih gelar juara.

Shamsaei juga merupakan rekan satu tim Mohammad Hashemzadeh, mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia. Di kubu Jepang, pelatih kepala Kensuke Takahashi juga merasakan nuansa nostalgia ketika kembali ke Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai pelatih Tim Futsal Garuda pada periode 2018-2021 sebelum kemudian ditunjuk sebagai asisten pelatih kepala Timnas Futsal Jepang. Sebelum menangani Timnas Indonesia, Takahashi juga pernah menjadi bagian dari tim kepelatihan Samurai Biru.

Iran dan Jepang memang layak disebut sebagai duo raksasa futsal Asia dengan prestasi gemilang yang telah mereka ukir selama ini. Di ajang Piala Asia Futsal, Iran memimpin dengan 13 gelar juara, menunjukkan dominasi luar biasa mereka di kancah futsal Asia. Jepang berada di posisi kedua dengan empat gelar juara, yang juga patut dibanggakan. Tidak ada tim lain selain Iran dan Jepang yang pernah menjuarai Piala Asia Futsal lebih dari sekali.

Dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1/2026), kedua pelatih menyampaikan ambisi mereka untuk turnamen kali ini. “Target kami adalah juara dan saya sangat senang bisa kembali ke sini,” ungkap Kensuke Takahashi dengan penuh semangat. “Kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama untuk menghadapi laga pertama melawan Australia,” tegas pelatih Jepang berusia 43 tahun tersebut.

Sementara itu, Vahid Shamsaei juga berbagi kenangan dan ambisinya bersama Tim Melli. “24 tahun lalu saya berada di Jakarta sebagai pemain,” kenang pelatih Iran tersebut. “Tapi sekarang saya kembali ke sini bersama tim dengan peran berbeda, namun tujuannya tetap sama: untuk menang.” “Ini bukan grup yang mudah, tetapi kami optimis bisa melaju sejauh mungkin,” ujar legenda futsal Iran itu penuh percaya diri.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak

29 Januari 2026

5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja

29 Januari 2026

Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026

29 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak

29 Januari 2026

5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja

29 Januari 2026

Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi

29 Januari 2026

Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?