Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 14 September 2026
Trending
  • Lars Veldwijk pakai nomor punggung 7 di PSM Makassar, pernah tandem Marc Klok di FC Utrecht
  • Lirik lagu Bunga Bunga di Barcelona – Christie dan makna lengkapnya
  • Harga tembaga menguat, cermati rekomendasi saham dan prospek emiten tembaga
  • 432 atlet Indonesia siap tampil di Asian Games 2026, persiapan masuk tahap akhir
  • Cek kesehatan untuk pasien gula darah tinggi: Hasil tes bantu cegah komplikasi
  • Sagi Bergegure dan Politik Kecil Membangun Manusia dari Kampung
  • 8 rekomendasi gua Maria dan taman doa di Kulon Progo untuk ziarah dan berdoa
  • Berita Arema FC hari ini populer: Amunisi lawan PSM, Dewangga dan Gustavo masih nyeri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Internasional»Pertemuan Gibran dengan Wakil PM Laos
Internasional

Pertemuan Gibran dengan Wakil PM Laos

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kunjungan Wakil PM Laos ke Indonesia



Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Rakyat Laos, Thongsavan Phomvihane, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (05/05/2026). Kehadiran tamu negara tersebut disambut dengan penampilan Tari Pendet dari Bali yang dibawakan oleh para penari dari sanggar Perkumpulan Seni Budaya Khatulistiwa.

Tarian ini dikenal sebagai tarian penyambutan yang mencerminkan sikap penghormatan serta ketulusan dalam menerima tamu. Dengan iringan musik tradisional sasando, momen ini menjadi kesempatan bagi Wapres Gibran untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada tamu negara.

“Terima kasih atas kedatangannya,” ujar Gibran kepada Wakil PM Phomvihane.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Indonesia, Khamfeuang Phanthaxay, Direktur Jenderal Departemen Asia-Pasifik dan Afrika, Bounthanongsack Chanthalath, serta Direktur Jenderal Departemen ASEAN, Sengdavanh Vongsay. Sementara itu, Gibran didampingi oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri Luar Negeri, M. Anis Matta, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Santo Darmosumarto, serta Plt. Sekretaris Wapres, Al Muktabar.

Memperkuat Hubungan Diplomatik yang Berlangsung Selama Puluhan Tahun

Pertemuan ini menandai hubungan diplomatik antara Indonesia dan Laos yang hampir mencapai 70 tahun pada 2027. Hal ini sejalan dengan upaya Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat di kawasan, termasuk Laos. Secara historis, Indonesia dan Laos memiliki kedekatan geografis serta hubungan bilateral yang erat. Sebagai sesama anggota ASEAN, kedua negara juga memegang peran strategis dalam memperkuat solidaritas dan kolaborasi kawasan.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) M. Anis Matta menyampaikan bahwa kerja sama antar negara ASEAN sangat penting di tengah dinamika geopolitik saat ini. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya penguatan kerja sama regional sebagai respons terhadap tantangan global.

“Di tengah goncangan geopolitik yang ada sekarang ini, faktor geografi ini memainkan peranan yang sangat penting. Karena itu, penguatan kerja sama ASEAN dan di sini Laos konteksnya sangat penting sekali,” ujar Anis Matta usai pertemuan.

Hasil Utama dari Pertemuan

Anis Matta menjelaskan bahwa terdapat tiga isu utama yang dibahas dalam pertemuan dua pejabat tinggi negara tersebut, yaitu ekonomi, keamanan, dan politik. Dalam hal keamanan, isu yang dibahas berkaitan dengan kejahatan lintas negara serta perlindungan warga negara. Salah satunya adalah kasus scam yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI).

Sementara itu, fokus kerja sama di bidang ekonomi ditujukan untuk mendukung agenda prioritas Presiden dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional sebagai fondasi ketahanan strategis negara. Investasi yang direncanakan di Laos berhubungan dengan agenda prioritas pemerintah yaitu ketahanan pangan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, menyampaikan arahan Gibran terkait ketahanan pangan yaitu penjajakan peluang investasi hilirisasi di sektor pupuk.

Kerja Sama di Sektor Pupuk dan Potensi Kolaborasi Lainnya

Kerja sama ini dilandasi oleh potensi yang saling melengkapi antara RI dan Laos. Detailnya, Laos memiliki potensi besar komoditas potas, sementara Indonesia membutuhkan bahan baku tersebut untuk produksi pupuk. Kondisi ini menjadikan kolaborasi kedua negara strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong hilirisasi industri.

Adapun, secara spesifik wujud kerja sama ini bakal dilakukan dengan kans PT Pupuk Indonesia berinvestasi di Laos. “Salah satu topik utama yang dibahas memang kemungkinan PT Pupuk Indonesia berinvestasi di Laos,” ujar Aminuddin.

Sementara itu, Laos nantinya akan memasok bahan baku pupuk berupa Potas. Kebutuhan tersebut semakin relevan mengingat Indonesia masih mengimpor bahan baku pupuk berupa potas dari Laos dengan nilai sekitar 60 juta dolar AS per tahun.

Selain sektor pupuk, peluang kerja sama juga terbuka di bidang lain, seperti infrastruktur melalui BUMN Karya, pertambangan, serta sektor pertahanan. Namun, seluruh rencana masih dalam tahap awal dan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan lanjutan antara kedua pihak. “Ini kan baru pertemuan pertama ya antara pimpinan negara. Nanti kami, Bapak Wamenlu juga sudah berkoordinasi, tadi sudah menyampaikan kepada Dubes Laos yang untuk Indonesia, untuk kami jajaki follow-up meeting selanjutnya, yang nanti kami juga akan melibatkan BUMN-BUMN terkait langsung,” pungkas Aminuddin.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Membanggakan! Mahasiswa UNISMA, Shalwaa Kia Lolos Konferensi Internasional di Tiga Negara

31 Mei 2026

Mojtaba Khamenei Minta Militer Siap, Iran Waspadai Serangan?

17 Mei 2026

Trump Menolak Permintaan Ganti Rugi Iran Rp 4.000 Triliun, Ketegangan Timur Tengah Meningkat

17 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Lars Veldwijk pakai nomor punggung 7 di PSM Makassar, pernah tandem Marc Klok di FC Utrecht

14 September 2026

Lirik lagu Bunga Bunga di Barcelona – Christie dan makna lengkapnya

14 September 2026

Harga tembaga menguat, cermati rekomendasi saham dan prospek emiten tembaga

14 September 2026

432 atlet Indonesia siap tampil di Asian Games 2026, persiapan masuk tahap akhir

14 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?