Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 15 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Pertanian Kuningan Siap Bertransformasi dengan Teknologi AI
Teknologi

Pertanian Kuningan Siap Bertransformasi dengan Teknologi AI

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Teknologi Kecerdasan Buatan Hadir di Kabupaten Kuningan

Pengolahan sawah tanpa harus berjalan mengikuti traktor mungkin terdengar seperti teknologi masa depan. Namun, kini teknologi tersebut mulai dipersiapkan untuk diterapkan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Melalui kolaborasi dengan IPB University, pemerintah daerah membuka jalan bagi penerapan kecerdasan buatan (AI) yang mampu membantu petani dalam mengolah lahan dan mendeteksi penyakit tanaman secara lebih cepat dan akurat.

Perubahan ini menjadi bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan IPB University dalam pengembangan sekaligus hilirisasi inovasi pertanian berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan bersama tim peneliti IPB yang bertujuan mempercepat transformasi sektor pertanian menuju konsep smart agriculture.

Langkah ini juga menjadi jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi sektor pertanian, seperti berkurangnya tenaga kerja, regenerasi petani yang lambat, serta tuntutan peningkatan produksi pangan. Tim riset IPB University dipimpin oleh Dr. Ridwan Siskandar bersama sejumlah peneliti dan pengembang teknologi yang fokus pada inovasi pertanian cerdas.

Traktor Pintar yang Bisa Dikendalikan dari Jarak Jauh

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah AI-TRAC atau Artificial Intelligence Tractor Retrofit Autonomous Control. Teknologi ini memungkinkan traktor tangan roda dua konvensional diubah menjadi traktor pintar melalui sistem retrofit yang dilengkapi dua mode pengoperasian, yakni kendali jarak jauh menggunakan remote control dan sistem operasi otomatis berbasis kecerdasan buatan.

Melalui teknologi ini, petani tidak lagi harus terus berada di belakang traktor saat proses pengolahan lahan berlangsung. Operator cukup melakukan pemantauan dan pengendalian dari jarak tertentu melalui perangkat yang telah terhubung dengan sistem AI.

Kehadiran AI-TRAC dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban operator, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan saat pengolahan lahan pertanian. Teknologi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan pertanian presisi yang kini semakin dibutuhkan dalam sistem produksi pangan modern.

Selain itu, pendekatan berbasis teknologi seperti AI-TRAC dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan.

Robot Cerdas Deteksi Penyakit Cabai

Selain menghadirkan traktor pintar, tim peneliti IPB juga memperkenalkan ANTRAC, robot berbasis Artificial Intelligence dan Deep Learning yang dikembangkan untuk mendeteksi penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Penyakit yang lebih dikenal petani dengan sebutan patek itu merupakan salah satu ancaman terbesar dalam budidaya cabai karena dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan bahkan berujung gagal panen.

Melalui teknologi pengenalan citra atau image recognition, ANTRAC mampu mengenali gejala awal penyakit lebih cepat dibandingkan metode pengamatan visual biasa. Kemampuan tersebut memungkinkan petani mengambil tindakan lebih dini sebelum penyakit menyebar ke area yang lebih luas.

Deteksi yang lebih cepat juga membuka peluang pengendalian yang lebih tepat sehingga potensi kerugian ekonomi dapat ditekan.

Teknologi Harus Sampai ke Petani

Ketua Tim Riset AI-TRAC dan ANTRAC IPB University, Dr. Ridwan Siskandar, menegaskan bahwa masa depan pertanian Indonesia tidak hanya bergantung pada lahirnya inovasi baru, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan teknologi tersebut langsung ke tangan petani. Ia menekankan bahwa hilirisasi inovasi menjadi kunci. Riset tidak boleh berhenti di laboratorium atau menjadi laporan akademik semata. Teknologi harus hadir di tengah petani, menjawab persoalan nyata, dan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Menurut dia, kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani menjadi faktor penting agar inovasi benar-benar bisa diterapkan. Ridwan menilai kecerdasan buatan tidak hanya bermanfaat untuk mendukung mekanisasi pertanian, tetapi juga memperkuat perlindungan tanaman melalui sistem deteksi dini berbagai penyakit.

Kuningan Siap Dorong Modernisasi Pertanian

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menyambut positif pengembangan AI-TRAC dan ANTRAC yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan sektor pertanian daerah. Menurut Wahyu, modernisasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda apabila sektor pertanian ingin tetap berperan sebagai penggerak ekonomi sekaligus penyangga ketahanan pangan.

Teknologi tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan peningkatan produktivitas sekaligus mengatasi persoalan berkurangnya tenaga kerja pertanian dan regenerasi petani. Wahyu menilai sektor pertanian harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman apabila ingin menarik perhatian generasi muda.

Dari Prototipe Menuju Implementasi

Menurut Wahyu, kehadiran AI-TRAC dan ANTRAC menunjukkan bahwa masa depan pertanian bukan hanya soal meningkatkan produksi, tetapi juga bagaimana teknologi membantu petani bekerja lebih efisien dan mengambil keputusan secara tepat. Jika AI-TRAC membantu petani dalam pengolahan lahan, maka ANTRAC membantu petani menjaga kesehatan tanaman. Keduanya merupakan contoh nyata bagaimana inovasi dan kecerdasan buatan dapat dihadirkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi petani di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyatakan siap mendukung proses hilirisasi teknologi melalui penguatan kapasitas penyuluh pertanian, pengembangan kelembagaan petani, integrasi ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, hingga penjajakan dukungan pembiayaan. Fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan inovasi tersebut tidak berhenti sebagai proyek penelitian semata.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

11 Juli 2026

Waktu luang jadi ruang kreatif untuk modifikasi skutik murah

11 Juli 2026

Harga iPhone 17e 512GB Stabil, Ini Update Terbaru iPhone 17e dan Seri iPhone 17 iBox

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?