Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 30 April 2026
Trending
  • Ini Bukan Derbi, Tapi Pesta! Pesan Haru Bonek Nyalakan Semangat Persebaya Jelang Lawan Arema FC
  • Setelah kecelakaan, atlet tinju emas Asian Games pulang dari rumah sakit, ini ujar Pino Bahari
  • 11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya
  • Jadwal Kapal Kupang-Waingapu Mei 2026, Termasuk Harga Tiket KM Wilis
  • Hasil Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Kanada dengan Selisih Tipis, Di Bawah Taiwan
  • Daerah Berprestasi Dapat Insentif, Mendagri Tito Siapkan Rp1 Triliun
  • Bayi diikat di daycare Yogyakarta, polisi usahakan segera ungkap kasus
  • Gaji Tim Cook Sebagai CEO Apple, Bonusnya Tembus Triliunan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan
Ekonomi

Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan
Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan(Istimewa)

KEBERHASILAN panen perdana padi di Distrik Wanam, Merauke, Papua Selatan pada Mei ini mendapat perhatian berbagai pihak. Capaian ini dinilai menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah memiliki potensi besar dalam mendukung program strategis ketahanan pangan nasional.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menyebut keberhasilan panen di wilayah yang sebelumnya diragukan banyak pihak sebagai sesuatu yang patut diapresiasi. Menurutnya, banyak pihak awalnya pesimistis terhadap rencana penanaman satu juta hektare padi di Papua karena kondisi geografis yang berbeda dibanding wilayah pertanian utama seperti Jawa dan Sumatera.

“Harus jujur diakui, program swasembada pangan dengan menanam satu juta hektar padi di Merauke yang baru dipanen bulan Mei ini sangat mengejutkan. Kenapa? Karena banyak orang yang mengaku pesimistis terhadap program tersebut, apalagi ditanam di wilayah Papua, bukan Jawa atau Sumatera,” katanya, Senin,(26/5/2025).

Baca juga : Prabowo Tinjau Panen Padi di Merauke

Yang lebih mengejutkan lagi, panen padi yang menghasilkan sekitar 2,8 ton per hektare itu ternyata tidak menggunakan teknologi modern. Kecuali, saat pembukaan lahan yang menggunakan sekitar 2000 eskavator yang dipesan  pengusaha asal Kalimantan Selatan, Haji Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam dari Tiongkok

“Saya kira semua orang, termasuk pakar pertanian, awalnya pesimistis bahwa Papua bisa dijadikan lumbung pangan nasional untuk menanam padi. Faktanya, program ini berhasil dan telah membuat Indonesia memiliki stok beras berlimpah dengan tak lagi impor,” ungkapnya.

Menurut Toto, peran besar yang disumbangkan Bos Jhonlin Grup kelahiran 1 Januari 1997 itu idealnya mampu menginspirasi para pengusaha besar nasional lainnya. Termasuk, dalam kontek kemampuan Haji Isam dalam menerjemahkan misi Prabowo dalam hal ketahanan pangan nasional. 

Baca juga : Pastikan Ketahanan Pangan, DPR Tinjau Langsung Lumbung Pangan Papua di Merauke

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut juga menunjukkan pentingnya kesiapan dan komitmen dari kalangan pelaku usaha untuk mengambil risiko dalam proyek-proyek strategis nasional, tidak semata-mata untuk keuntungan pribadi, tetapi demi kepentingan lebih luas, seperti penciptaan lapangan kerja dan pembangunan wilayah terluar.

“Indonesia ke depan butuh banyak pengusaha besar seperti Haji Isam. Dan saya melihat Pak Prabowo sedang memberi ruang untuk tumbuh dan berkembangnya pengusaha-pengusaha besar yang peduli dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat seperti haji Isam,” tuturnya.

Ia juga mencontohkan bagaimana Presiden Prabowo kerap mengajak Haji Isam hadir di berbagai momen penting, termasuk dalam pertemuan dengan tokoh dunia seperti Bill Gates.

“Sikap Prabowo seperti itu harus dimaknai sebagai pesan bahwa Indonesia butuh pengusaha besar yang punya nasionalime dan peduli terhadap nasib bangsa ini. Bukan pengusaha rakus yang hanya berpikir untung dengan mengeruk sebanyak-banyaknya uang negara,” kata Toto. (P-4)

dalam Dunia Jadi Ketahanan Nasional Pangan Patut peran Teladan Usaha
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gaji Tim Cook Sebagai CEO Apple, Bonusnya Tembus Triliunan

30 April 2026

7 cara mengatur anggaran bulanan ala kakeibo dari ibu rumah tangga Jepang

30 April 2026

Laba Bersih PEHA Melonjak 113% di Kuartal I 2026

30 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ini Bukan Derbi, Tapi Pesta! Pesan Haru Bonek Nyalakan Semangat Persebaya Jelang Lawan Arema FC

30 April 2026

Setelah kecelakaan, atlet tinju emas Asian Games pulang dari rumah sakit, ini ujar Pino Bahari

30 April 2026

11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya

30 April 2026

Jadwal Kapal Kupang-Waingapu Mei 2026, Termasuk Harga Tiket KM Wilis

30 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?